Terong, Pisang, dan Jeruk Jadi Maskot Perlombaan Warga Gria Sukarame RT 17 Rayakan HUT ke-80 RI

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Ada yang berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gria Sukarame RT 17 tahun ini.

Warga tidak hanya menggelar lomba khas tujuh belasan, tetapi juga menghadirkan perlombaan unik dengan terong, pisang, dan jeruk sebagai buah andalan.

Perlombaan yang digelar pada Minggu, 17 Agustus 2025, berlangsung meriah di lokasi yang ditentukan panitia, tepatnya di blok G3/14, pinggir sungai. Suasana guyub dan penuh tawa mewarnai setiap jalannya lomba, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Dalam surat undangan resmi, panitia menegaskan bahwa kegiatan ini diperuntukkan bagi seluruh warga tanpa terkecuali.

“Untuk anak-anak diundang untuk ikut serta dalam perlombaan. Dan kepada orang tua tanpa terkecuali diharapkan dapat hadir dalam kemeriahan di RT 17. Kita akan lanjutkan dengan makan bersama. Tempat seperti disampaikan di atas di blok G3/14, pinggir sungai,” demikian bunyi undangan yang disebarkan panitia.

Baca Juga :  Calon Jamaah Haji Asal Bandar Lampung Wafat, Kemenag: Bisa Digantikan Ahli Waris Tahun Depan

Kategori perlombaan pun cukup beragam. Untuk dewasa, warga harus menggiring jeruk, menggelindingkan terong yang diikat dengan tali, hingga lomba makan pisang berpasangan dengan mata tertutup.

Sementara untuk anak-anak, tawa pecah ketika mereka berebut makan kerupuk dan adu konsentrasi memasukkan paku ke dalam botol.

Ketua panitia, Angelia, menegaskan bahwa inti dari kegiatan ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan menjaga kebersamaan antarwarga.

“Harapan saya dengan kegiatan ini kita bisa terus menjalin silaturahmi dengan jajaran tetangga, sekaligus mengenang jasa-jasa para pahlawan kemerdekaan,” kata Angelia.

Baca Juga :  Warga Bandar Lampung Tewas Terseret Banjir, Terjebak dalam Mobil Hingga Masuk Drainase

Ketua RT 17, Hartono, turut memberikan pandangannya. Ia menekankan bahwa perayaan kali ini memang dibuat sederhana, namun tetap hangat dan penuh makna.

“Kegiatan tahun ini belum bisa kita adakan semeriah tahun-tahun sebelumnya, karena warga baru saja selesai menghadapi biaya anak sekolah. Jadi ya kita sederhana saja. Dengan gagasan Ibu Engel ia dibantu ibu-ibu lainnya, maka terlaksanalah kegiatan ini. Acara diakhiri dengan makan-makan dan nyanyi bersama,” ujar Hartono

Kemeriahan tak berhenti pada perlombaan. Setelah semua agenda selesai, warga RT 17 melanjutkan acara dengan makan bersama di pinggir sungai.

Pemandangan sederhana namun hangat ini semakin menegaskan makna kemerdekaan: kebersamaan, persaudaraan, dan rasa syukur.

Berita Terkait

H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum PAOI, Siap Satukan Perantau Ogan hingga Tingkat Nasional
Menakar Keadilan di Polda Lampung: Mengapa Sanksi Etik Saja Tidak Cukup bagi Oknum Polisi Penganiaya (Telaah Kasus Laporan Iptu Dedi Karmiadi Kanitbinmas Polsek Tanjungkarang Barat)
Carut Marut PB FORKI, Konflik Logo LEMKARI Diduga Rugikan Atlet Karate
KORMI Lampung Gelar Raker dan Luncurkan Maskot FORPROV I 2026
Barang Bukti Masih Ada, Terduga Pelaku Tak Jelas: Hiwala Curigai Penanganan Kasus Mafia Minyak Goreng
Disiplin Aparat Rutan Diuji, Perintah Pimpinan Tak Boleh Sekadar Seremonial
Polemik Tembak di Tempat Begal, Ardho: Polisi Bertindak Sesuai SOP dan Demi Keselamatan Masyarakat
Ketua SMSI Minta Kaban dan Sekretaris Kesbangpol Way Kanan Diberi Sanksi Tegas, Diduga Tutupi ASN Tak Masuk Kerja Berbulan-bulan
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:15 WIB

H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum PAOI, Siap Satukan Perantau Ogan hingga Tingkat Nasional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43 WIB

Menakar Keadilan di Polda Lampung: Mengapa Sanksi Etik Saja Tidak Cukup bagi Oknum Polisi Penganiaya (Telaah Kasus Laporan Iptu Dedi Karmiadi Kanitbinmas Polsek Tanjungkarang Barat)

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:22 WIB

Carut Marut PB FORKI, Konflik Logo LEMKARI Diduga Rugikan Atlet Karate

Senin, 25 Mei 2026 - 13:31 WIB

Barang Bukti Masih Ada, Terduga Pelaku Tak Jelas: Hiwala Curigai Penanganan Kasus Mafia Minyak Goreng

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:23 WIB

Disiplin Aparat Rutan Diuji, Perintah Pimpinan Tak Boleh Sekadar Seremonial

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Carut Marut PB FORKI, Konflik Logo LEMKARI Diduga Rugikan Atlet Karate

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:22 WIB