Kritikan Aktivis GEPAK Berujung Perubahan Maskot KPU Lampung

- Jurnalis

Minggu, 14 Juli 2024 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id
KPU Provinsi Lampung telah melakukan perubahan design maskot Pilgub Lampung 2024 yaitu sepasang harimau yang diberi nama Maung dan Raung, dengan harapan dapat lebih diterima oleh masyarakat adat setempat.

Wahyudi, koordinator Gepak Lampung dan aktivis antikorupsi, sebelumnya mengkritik keputusan KPU yang menetapkan Raung dan Maung sebagai maskot tanpa melibatkan simbol siger, lambang kewibawaan masyarakat adat Lampung. Minggu (14-7-2024).

“Dengan diubahnya maskot ini, saya berharap semua pihak dapat menerimanya,” ujar Wahyudi. Dia menambahkan bahwa masyarakat Lampung tidak ingin ada permasalahan lain muncul, terutama mengingat tahapan pilkada sudah mulai digelar.

Wahyudi juga berharap pemangku adat dapat berkumpul dan merumuskan aturan penggunaan pakaian adat dalam sebuah ketetapan adat agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Lebih lanjut, Wahyudi mengharapkan pemerintah, khususnya KPU, dapat menanggapi kejadian ini dengan positif dan bijak. Menurutnya, sinergitas antara pemangku adat dan pihak pemerintah harus terus terjalin dengan baik sehingga tidak ada masalah yang merugikan kedua belah pihak.

Baca Juga :  Oknum Anggota DPRD Lampung Tengah Terlibat Penembakan, Ketua Gepak: Ini Pelanggaran Pidana

“Kami berharap segala bentuk kegiatan bisa terus melibatkan tokoh adat dengan tujuan mempertahankan adat budaya dan mengembangkan potensi budaya secara nyata,” pungkas Wahyudi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemerintahan di DPP Laskar Lampung.

Menurut Wahyudi, keterlibatan tokoh adat dalam kegiatan pembangunan Provinsi Lampung sangat penting untuk menjaga dan mengembangkan budaya setempat. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan pemangku adat untuk mencegah kesalahpahaman dan menjaga keharmonisan.

Wahyudi juga mengingatkan bahwa peran serta tokoh adat dalam pembangunan tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam kemajuan Provinsi Lampung.

Ia berharap kejadian perubahan maskot ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih menghargai dan melibatkan masyarakat adat dalam setiap keputusan penting yang diambil.

Baca Juga :  Kembali Bangkit, Kini Amel Dipercaya Menjadi Distributor Booster Up di Lampung

Dengan demikian, sinergitas yang baik antara pemerintah dan masyarakat adat diharapkan dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi seluruh warga Lampung.

Seperti diketahui bahwa KPU Provinsi Lampung telah mengumumkan perubahan desaign atau atribut maskot Pilgub Lampung 2024 pada Minggu (14/7/2024).

Pengumuman itu disampaikan melalui Surat KPU Provinsi Lampung Nomor 488/HM.03.1-SD/2.2/18/2024 Tentang Perubahan Desaign/Atribut Maskot Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Lampung yang disampaikan kepada KPU Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.

Dijelaskan dalam surat tersebut bahwa maskot Pilgub Lampung 2024 mengambil wujud sepasang harimau sumatera yang diberi nama Maung dan Raung.

Maung menggenggam paku dan mengenakan topi dengan angka 27 (hari pemungutan suara tanggal 27 November 2024), baju putih, celana hitam, ID Card berlogo KPU, dengan satu jari ungu.
Sedangkan Raung memegang satu surat suara dengan atribut lainnya sama dengan Maung.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Hutama Karya Paparkan Trase Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Minta Ekonomi Rakyat Jadi Prioritas
Setahun Kasus Tabrakan Kapal Tewaskan Dua Orang Tak Tuntas, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kinerja Polres Muna
Tak Sekadar Berbisnis, Dua Pengusaha Kompak Bangun Masjid dan Tebar Kepedulian di Pangandaran
Nuryadin dan Cahya Gandara Resmikan Masjid di Pangandaran, Salurkan 1.000 Paket Sembako
HKA Siagakan 25 Personel Antisipasi Karhutla di Tol Palindra
201 Calon Jemaah Haji Way Kanan Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Tahapan Menuju Tanah Suci 2027 Dimulai
Solar Langka Berlarut-larut di Sumut, Ada Apa dengan Distribusi Pertamina?
Ketua PMI Way Kanan Ajak PMR Makan Bersama, Dorong Generasi Muda Aktif dan Berprestasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Hutama Karya Paparkan Trase Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Minta Ekonomi Rakyat Jadi Prioritas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Setahun Kasus Tabrakan Kapal Tewaskan Dua Orang Tak Tuntas, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kinerja Polres Muna

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Tak Sekadar Berbisnis, Dua Pengusaha Kompak Bangun Masjid dan Tebar Kepedulian di Pangandaran

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Nuryadin dan Cahya Gandara Resmikan Masjid di Pangandaran, Salurkan 1.000 Paket Sembako

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:11 WIB

HKA Siagakan 25 Personel Antisipasi Karhutla di Tol Palindra

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB