Belum Rampung Sudah Jebol! Proyek Rp4,8 M Dinas BMBK Lampung Jadi Sorotan

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Lampung Utara – Kemarahan publik memuncak setelah video kondisi memprihatinkan proyek rekonstruksi jalan di Kabupaten Lampung Utara beredar luas di media sosial.

Proyek senilai Rp4,8 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Lampung itu justru memperlihatkan tanda-tanda kerusakan parah pada talut, padahal masa pengerjaan masih bergulir.

Video yang diunggah akun Facebook Pendi Sungkai pada 25 Juli 2026 itu sontak menjadi buah bibir warganet. Dalam rekaman berdurasi singkat, tampak struktur talut yang seharusnya menahan tanah ambrol dan tidak layak. Seorang pria yang mengaku warga setempat dengan lantang meluapkan kekecewaannya.

“Ini proyek jalan baru dibangun, tapi talut yang terpasang sudah ambrol! Kami sudah puluhan tahun menunggu pembangunan, tapi tolong jangan asal-asalan!” hardik perekam video.

Baca Juga :  Sekda Pringsewu Ditetapkan Jadi Tersangka, Gepak Apresiasi Kinerja Kejari Bukan Omong Kosong

Ungkapan pedas warga itu mencerminkan kekecewaan mendalam. Bagi mereka, proyek yang telah dinantikan puluhan tahun ini bukan hanya soal aspal dan beton, tetapi menyangkut keselamatan dan masa depan.

Warga mendesak agar pembangunan infrastruktur dikerjakan dengan spesifikasi teknis ketat dan standar mutu yang tidak bisa ditawar.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terekam dalam video, pekerjaan yang dimaksud adalah Rekonstruksi Jalan Ruas Negara Ratu – SP Tujok (Link. 067). Proyek ini digarap oleh CV. Putra Nirywana dengan kontrak senilai Rp4.846.301.000 dan masa pelaksanaan 180 hari kerja.

Instansi pengawasnya adalah Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, dengan nomor kontrak 01/KTR/PPK-JLN.1/RKN-067/V.03/VI/2026 yang ditandatangani pada 11 Mei 2026.

Baca Juga :  Ada Apa Dengan Subdit 1 Ditres Narkoba Polda Lampung ?

Hingga berita ini diturunkan, Dinas BMBK Provinsi Lampung dan pihak CV. Putra Nirywana bungkam seribu bahasa. Tak satu pun klarifikasi resmi keluar terkait dugaan kuat adanya pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

Masyarakat menuntut instansi terkait segera turun ke lapangan.

“Kami ingin ada pemeriksaan dan evaluasi menyeluruh. Kalau memang ada kesalahan, perbaiki sesuai kontrak. Jangan biarkan uang rakyat menguap sia-sia,” tegas seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Redaksi terus berupaya menggali konfirmasi dari Dinas BMBK dan pelaksana proyek untuk mendapatkan hak jawab. Pemberitaan ini akan segera diperbarui setelah ada penjelasan resmi. Publik menunggu. Pertanggungjawaban adalah harga mati. (*)

Penulis : Wahyudi

Editor : Dinda

Berita Terkait

Membangun Dapur Bangsa, Merawat Ekonomi dari Lampung
Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham
IPDA Amar Daffa dan IPDA Oschio Galang, Alumni Brata Jaya Academy, Resmi Dilantik dalam PRASPA 2026
Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel
Diduga Tipu Berkedok Janji Proyek, Eks Ketua PDIP Lampung Sutono Dipolisikan ASN Pesawaran
Ketua DPRD Lampung Selatan: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Membangun Generasi Emas Indonesia
Prosedur Dipertanyakan, Pemanggilan via WhatsApp oleh Kejari Way Kanan Picu Keresahan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:35 WIB

Belum Rampung Sudah Jebol! Proyek Rp4,8 M Dinas BMBK Lampung Jadi Sorotan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:49 WIB

Membangun Dapur Bangsa, Merawat Ekonomi dari Lampung

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:14 WIB

Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:37 WIB

Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel

Berita Terbaru

Nasional

Dari Pemburu Koruptor ke Penghuni Rutan KPK

Sabtu, 25 Jul 2026 - 17:14 WIB

Lampung

Membangun Dapur Bangsa, Merawat Ekonomi dari Lampung

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:49 WIB

Bandar Lampung

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:40 WIB