Dugaan Ijazah Palsu Calon DPRD Dapil 6 Lampung Selatan Terbongkar

- Jurnalis

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Atmosfirnews.id

Ketua LSM GEPAK, Wahyudi, beberapa waktu yang lalu melaporkan dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Supriati, calon anggota DPRD Lampung Selatan dari Dapil 6, kepada Kepolisian Daerah (Polda) Lampung.

Perkembangan terbaru mengungkap keterlibatan oknum berinisial SN, Kepala PKBM Bogenvil Lampung Selatan, yang mengakui pembuatan ijazah palsu itu untuk meloloskan calon tersebut atas dasar permintaan dan perintah, Kamis (25/7/2024).

SN menceritakan bahwa dirinya menerima dokumen dari seseorang bernama Merik untuk Supriati atas perintah seorang wanita yang disebut “ibu”. “Saya membuat ijazah itu dalam waktu tiga hari. Kemudian, Merik menelpon saya untuk datang ke kantor BBHR DPC PDIP Lampung Selatan untuk melakukan sidik jari ijazah. Setelah itu, saya diberi uang sebesar Rp1.500.000,” ungkap SN.

SN menambahkan bahwa ketika permasalahan ini mencuat, dirinya diminta untuk mengikuti pernyataan di Bawaslu Lampung Selatan sesuai instruksi mereka. “Setelah saya mengikuti semua keinginan mereka, kenapa saya yang dikorbankan dalam permasalahan ini?” keluh SN.

Merik Havith, S.H., M.H., Kepala BBHR DPC PDIP Lampung Selatan dan calon anggota DPRD partai PDI Perjuangan, membantah tuduhan tersebut ketika dikonfirmasi melalui telepon. “Saya tidak kenal dengan SN, dan terkait persoalan ijazah palsu tersebut, Bawaslu Lampung Selatan menyatakan tidak ada masalah. Saya tidak pernah menerima perintah dari ibu Bupati untuk membuat ijazah palsu untuk Supriati. Saya minta tolong nama saya jangan disudutkan dalam persoalan ini,” kilah Merik.

Baca Juga :  KEJATI LAMPUNG PENERANGAN HUKUM UPAYA PENCEGAHAN TIPIKOR DALAM PELAKSANAAN BSPS TA.2024

Wahyudi, SE, Ketua DPD GEPAK Provinsi Lampung, menyatakan kepada media bahwa mereka menerima aduan tentang dugaan ijazah palsu yang digunakan oleh seorang caleg. “Setelah penyelidikan awal, kami menemukan bahwa nomor induk siswa nasional (NISN) yang tertera di ijazah tidak terdaftar di Dapodik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, penyelidikan LSM GEPAK mengungkap bahwa Supriati sebenarnya adalah peserta uji kesetaraan Paket C di PKBM Anggrek, namun belum lulus saat membutuhkan ijazah untuk mendaftarkan diri sebagai caleg. “Ini menimbulkan pertanyaan serius tentang keaslian ijazah yang digunakan,” tambah Wahyudi.

Setelah menerima laporan dari GEPAK, Gakkumdu Kabupaten Lampung Selatan segera mengambil tindakan. “Kami sudah menerima laporan dari GEPAK dan menyarankan pihak kepolisian untuk mengambil alih penyelidikan,” ujar seorang pejabat Gakkumdu.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Korban Penganiayaan Minta Polisi Segera Menindak-lanjuti Laporan dan Tangkap Pelaku

LSM GEPAK mengharapkan kerja sama dari semua pihak terkait untuk mendukung proses penyelidikan ini. Wahyudi menekankan pentingnya Pemilu yang jujur dan adil. “Kami berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran bahwa integritas dalam setiap proses demokrasi adalah hal yang sangat penting,” ucapnya.

Investigasi ini diharapkan akan segera mencapai kesimpulan untuk memastikan bahwa proses pemilihan umum di Kabupaten Lampung Selatan berlangsung dengan integritas dan kejujuran yang tinggi, serta memastikan bahwa hanya kandidat yang memenuhi syarat yang dapat berpartisipasi dalam pemilu.

Wahyudi menambahkan, “Ini bukan soal siapa dan mengapa, tetapi kami berjanji untuk konsen pada setiap pengaduan masyarakat, apalagi yang mengarah pada perbuatan melawan hukum. Jika ada cukup bukti pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu, kami tidak akan segan-segan melaporkan persoalan ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).” tutupnya

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Nuryadin dan Cahya Gandara Resmikan Masjid di Pangandaran, Salurkan 1.000 Paket Sembako
HKA Siagakan 25 Personel Antisipasi Karhutla di Tol Palindra
201 Calon Jemaah Haji Way Kanan Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Tahapan Menuju Tanah Suci 2027 Dimulai
Solar Langka Berlarut-larut di Sumut, Ada Apa dengan Distribusi Pertamina?
Ketua PMI Way Kanan Ajak PMR Makan Bersama, Dorong Generasi Muda Aktif dan Berprestasi
7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka
Dorong Reformasi Perdagangan Nasional, FIM Sebut Harvick Hasnul Qolbi Layak Jadi Penggerak Baru
Prosedur Dipertanyakan, Pemanggilan via WhatsApp oleh Kejari Way Kanan Picu Keresahan
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Nuryadin dan Cahya Gandara Resmikan Masjid di Pangandaran, Salurkan 1.000 Paket Sembako

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:11 WIB

HKA Siagakan 25 Personel Antisipasi Karhutla di Tol Palindra

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:24 WIB

201 Calon Jemaah Haji Way Kanan Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Tahapan Menuju Tanah Suci 2027 Dimulai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Solar Langka Berlarut-larut di Sumut, Ada Apa dengan Distribusi Pertamina?

Sabtu, 26 September 2026 - 15:52 WIB

Ketua PMI Way Kanan Ajak PMR Makan Bersama, Dorong Generasi Muda Aktif dan Berprestasi

Berita Terbaru

Berita Utama

HKA Siagakan 25 Personel Antisipasi Karhutla di Tol Palindra

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:11 WIB