
Bandar Lampung, Atmosfirnews.id
Kabar duka menyelimuti keluarga besar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi.
Kabag Umum BNNP Jambi, H. Rohmansyah, S.E., M.Kes., tutup usia pada Kamis, 8 Mei 2025, setelah berjuang melawan penyakit radang otak yang dideritanya.
Almarhum sempat mendapatkan perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Jambi sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUAM) di Bandar Lampung.
Sayangnya, takdir berkata lain. Rohmansyah menghembuskan napas terakhir di RSUAM dalam usia yang penuh dedikasi bagi negara.
“Beliau mengalami peradangan otak dan sempat mendapatkan perawatan intensif. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi tadi malam sekitar pukul 03:00 Allah lebih sayang pada beliau,” ujar salah satu anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui di rumah duka.
Suasana haru menyelimuti rumah duka di kawasan Way Halim, Bandar Lampung, tempat almarhum dimakamkan, Sejumlah pelayat dari berbagai daerah hadir, mulai dari rekan kerja, sahabat, hingga kerabat dekat, untuk memberikan penghormatan terakhir.
Wahyudi, salah satu sahabat almarhum yang telah mengenalnya sejak lama menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas kepergian sahabatnya itu.
Menurutnya, Rohmansyah adalah sosok yang tak hanya berdedikasi tinggi dalam pekerjaan, tetapi juga hangat dalam pergaulan.
“Beliau itu pribadi yang bersahaja, sangat peduli dengan orang di sekitarnya. Bukan hanya atasan yang tegas dan bijak, tapi juga sahabat yang selalu ada di saat kami butuh. Kami sangat kehilangan,” kenangnya dengan mata berkaca-kaca.
Semasa hidupnya, Rohmansyah dikenal sebagai birokrat yang disiplin, humanis, dan memiliki komitmen kuat dalam memerangi narkoba.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, terutama bagi keluarga tercinta. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang putri.
Jenazah dimakamkan dengan prosesi yang penuh khidmat, disaksikan oleh pelayat dan keluarga, Doa-doa pun mengalir, mengiringi kepergian seorang abdi negara yang telah mengabdikan hidupnya demi kebaikan masyarakat.
Penulis : Redaksi



