Stabilitas Ekonomi Terjaga, Ardho Nilai Kebijakan Prabowo Subianto Tepat Sasaran

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Di tengah tekanan ekonomi global akibat lonjakan harga minyak dunia, pemerintah dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Arun Lampung, Ardho Adam Saputra, SE, yang secara khusus menilai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi di dalam negeri.

Ardho menyoroti kompleksitas tantangan yang dihadapi pemerintah, mulai dari meningkatnya beban impor akibat kebutuhan valuta asing yang lebih besar, tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena subsidi bahan bakar minyak (BBM), hingga pergeseran sentimen investor global yang cenderung mencari aset aman seperti dolar AS.

“Di tengah kenaikan harga minyak dunia yang sangat signifikan, tentu tekanan terhadap APBN meningkat, terutama dari sisi subsidi energi. Belum lagi kebutuhan dolar untuk impor yang semakin besar serta sentimen investor global yang beralih ke aset safe haven,” ujar Ardho, kepada wartawan, Minggu, (26/4/2026)

Baca Juga :  Rapor Merah Prabowo-Gibran, Aliansi Lampung Melawan Gugat Karhutla hingga BBM

Meski demikian, Ardho menegaskan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi secara terukur dan terkendali.

“Kami mengapresiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global yang tidak ringan. Ini menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan terarah,” tegasnya.

Ia menilai stabilitas nilai tukar rupiah menjadi salah satu indikator kuat bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang solid.

“Dengan beratnya berbagai faktor tersebut, kendali terhadap rupiah masih sangat baik. Ini menunjukkan bahwa indikator ekonomi makro kita cukup kuat,” lanjutnya.

Lebih jauh, Ardho menyebut kebijakan strategis seperti hilirisasi industri di berbagai sektor menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Stabilitas politik yang terjaga juga dinilai memberikan dampak positif terhadap kepercayaan investor.

Selain itu, ia turut mengapresiasi berbagai program unggulan pemerintah yang dinilai langsung menyentuh masyarakat, seperti program makan bergizi gratis, koperasi Merah Putih, hingga pengembangan kampung nelayan.

Baca Juga :  Komisi 3 DPRD Kunjungi Dishub Kota Bandar Lampung, Gali Aspirasi Mitra Kerja OPD

“Program-program tersebut menyentuh langsung ekonomi kerakyatan. Ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat daya beli masyarakat,” ujarnya.

Di sektor pangan, Ardho menilai upaya pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan menjadi kunci penting menuju kemandirian ekonomi nasional.

Ia optimistis Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi besar di dunia.

“Saya yakin Indonesia akan menjadi negara yang kuat secara ekonomi di dunia. Target Presiden dalam sektor pangan dan energi menjadi fondasi utama,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kepastian hukum yang adil dan tegas sebagai faktor penunjang iklim investasi.

“Hukum tidak boleh pandang bulu. Kepastian hukum yang jelas dan adil akan semakin meningkatkan kepercayaan investor,” ucapnya.

Meski demikian, Ardho mengingatkan bahwa pemerintah tetap perlu melakukan pembenahan di sejumlah sektor.

“Tentu masih ada kekurangan, dan itu harus terus dibenahi. Pemerintah perlu tetap adaptif terhadap dinamika global dan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut
Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan
Antisipasi Banjir, Camat Enggal Turun Langsung Bersihkan Drainase
Tiga Tahun Mencari Keadilan! Ofpy Arianti Desak Polisi Tegak Lurus, Tolak Penangguhan Penahanan Terlapor
Bungkam Kabid-Kadis DPMPTSP Bandar Lampung soal Izin Alfamart: Menghindar, Memblokir Wartawan, atau Ada yang Ditutupi?
Rekening PT PSMI Diblokir, Nasib 60 Ribu Warga Terancam! FORSAL dan For-WIN Minta Kejaksaan Jangan Abaikan Rakyat
Bandar Lampung Sekarat: Menelanjangi Celah Izin Perumahan Berkedok Tambang Ilegal
Coreng Institusi Adhyaksa: Oknum Kejari Lampung Barat Diduga Nyabu, Desakan PTDH Menguat!
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 06:41 WIB

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Kamis, 5 November 2026 - 14:52 WIB

Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan

Rabu, 4 November 2026 - 11:59 WIB

Antisipasi Banjir, Camat Enggal Turun Langsung Bersihkan Drainase

Senin, 2 November 2026 - 22:11 WIB

Tiga Tahun Mencari Keadilan! Ofpy Arianti Desak Polisi Tegak Lurus, Tolak Penangguhan Penahanan Terlapor

Senin, 2 November 2026 - 15:31 WIB

Bungkam Kabid-Kadis DPMPTSP Bandar Lampung soal Izin Alfamart: Menghindar, Memblokir Wartawan, atau Ada yang Ditutupi?

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB