Pemprov Lampung Apresiasi Bazar OK OCE Qalam–Universitas Saburai

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi penyelenggaraan Bazar Ramadhan OK OCE Qalam Provinsi Lampung yang berkolaborasi dengan Universitas Saburai.

Kegiatan yang digelar di halaman Rektorat Universitas Saburai selama bulan Ramadhan ini dinilai menjadi momentum strategis dalam mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Mohammad Zimmi Skil, S.E., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Lampung, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya bazar tersebut.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Lampung sangat mengapresiasi terselenggaranya Bazar Ramadhan OK OCE Qalam yang berkolaborasi dengan Universitas Saburai. Ini adalah bentuk sinergi nyata antara komunitas penggerak UMKM dan dunia pendidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemprov Lampung berkomitmen penuh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan memberi perhatian serius pada penguatan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian.

“Fokus kami jelas, bagaimana pelaku usaha mikro dan kecil bisa berkembang, produknya semakin baik kualitasnya, memiliki daya saing, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan mereka,” kata Zimmi.

Menurutnya, Lampung memiliki potensi besar dari beragam produk unggulan UMKM. Salah satu yang paling menonjol adalah keripik pisang yang telah lama menjadi ikon daerah dengan berbagai merek yang beredar di pasaran.

Baca Juga :  Bersama Laskar Lampung dan Babang Tampan, Ribuan Warga Lampung Suarakan Hentikan Genosida di Palestina

“Kita lihat begitu banyak produk keripik pisang di Lampung dengan berbagai merek. Potensinya besar, tetapi untuk menaikkan kelasnya agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional tentu tidak mudah,” jelasnya.

Karena itu, ia mendorong kolaborasi antarpelaku UMKM untuk membangun kekuatan bersama, termasuk melalui penguatan satu brand kolektif yang akan difasilitasi penuh oleh pemerintah hingga mampu menembus pasar ekspor.

“Ke depan, kita dorong penguatan merek bersama. Pemerintah Provinsi siap memfasilitasi secara penuh sampai ke tingkat ekspor. Ini penting untuk memperkuat posisi tawar produk UMKM Lampung,” tegasnya.

Ia juga mengakui, salah satu tantangan utama UMKM adalah keterbatasan bahan baku dan kapasitas produksi. Dengan kolaborasi, persoalan tersebut diyakini dapat diatasi.

“Kalau UMKM bergabung, bahan baku akan lebih terjamin dan berlimpah. Permintaan buyer untuk ekspor pun bisa kita penuhi secara konsisten,” katanya.

Baca Juga :  HRD PT. Visi Prima Arta Sebut Berita PHK Hoax, Gepak Lampung Soroti Adanya Pekerja Selama 8 Tahun di-PHK Jelang Ramadhan Tanpa Pesangon

Selain itu, pemerintah akan memberikan dukungan dalam bentuk fasilitasi perizinan dan sertifikasi, termasuk standar higienitas dan Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), agar produk memenuhi persyaratan pasar modern dan ekspor.

“Kita bantu dari sisi perizinan, sertifikasi higienis, HACCP, dan berbagai standar lainnya. Tujuannya agar produk UMKM Lampung benar-benar siap bersaing,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Zimmi berpesan agar para pelaku UMKM tidak mudah menyerah
dalam menghadapi tantangan usaha.

“Teruslah mencoba. Kalau gagal, bangkit lagi. Gagal, bangkit lagi. Yakin saja, kalau ada penjual pasti ada pembeli. Itu sudah ketentuan Allah. Selama ada yang berusaha menjual, insyaallah ada yang membeli,” pesannya.

Ia menambahkan, dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang terus diperkuat di daerah. Pengalaman saat pandemi menjadi bukti ketangguhan sektor ini.

“Indonesia bisa bangkit saat pandemi COVID-19 karena UMKM tetap bergerak. Itu sebabnya pemerintah akan terus hadir membantu dan memperkuat UMKM,” tegasnya.

Berita Terkait

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut
Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan
Antisipasi Banjir, Camat Enggal Turun Langsung Bersihkan Drainase
Tiga Tahun Mencari Keadilan! Ofpy Arianti Desak Polisi Tegak Lurus, Tolak Penangguhan Penahanan Terlapor
Bungkam Kabid-Kadis DPMPTSP Bandar Lampung soal Izin Alfamart: Menghindar, Memblokir Wartawan, atau Ada yang Ditutupi?
Rekening PT PSMI Diblokir, Nasib 60 Ribu Warga Terancam! FORSAL dan For-WIN Minta Kejaksaan Jangan Abaikan Rakyat
Bandar Lampung Sekarat: Menelanjangi Celah Izin Perumahan Berkedok Tambang Ilegal
Coreng Institusi Adhyaksa: Oknum Kejari Lampung Barat Diduga Nyabu, Desakan PTDH Menguat!
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 06:41 WIB

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Kamis, 5 November 2026 - 14:52 WIB

Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan

Rabu, 4 November 2026 - 11:59 WIB

Antisipasi Banjir, Camat Enggal Turun Langsung Bersihkan Drainase

Senin, 2 November 2026 - 22:11 WIB

Tiga Tahun Mencari Keadilan! Ofpy Arianti Desak Polisi Tegak Lurus, Tolak Penangguhan Penahanan Terlapor

Senin, 2 November 2026 - 15:31 WIB

Bungkam Kabid-Kadis DPMPTSP Bandar Lampung soal Izin Alfamart: Menghindar, Memblokir Wartawan, atau Ada yang Ditutupi?

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB