
Bandar Lampung, Atmosfirnews.id
Ketegangan pecah di Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Senin (7/4), akibat konflik internal yayasan yang diduga melibatkan tarik-menarik kepentingan keluarga pendiri kampus.
Suasana mencekam terlihat sejak pagi, dengan penjagaan ketat oleh puluhan satpam dan aparat kepolisian di berbagai titik kampus.
Massa dari dua kubu saling berhadapan di gerbang kampus, buntut dari perseteruan antara Rusli Bintang Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Alih Teknologi (ALTEK) dengan istri pertama dan anak-anaknya soal pengambilalihan kepemimpinan kampus.
Aksi damai juga digelar sejumlah mahasiswa. Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Semuanya karena konflik, mahasiswa jadi korbannya”, sambil menyuarakan penolakan terhadap campur tangan keluarga dalam pengelolaan institusi pendidikan.
Mahasiswa bahkan sempat menahan pihak yang dianggap sebagai “lawan” agar tidak masuk ke dalam kampus, sebagai bentuk perlawanan terhadap dominasi yayasan yang dinilai tidak transparan.
Kini, Universitas Malahayati menjadi sorotan publik. Bukan karena prestasi, tapi karena kisruh internal yang memicu keresahan di lingkungan akademik.
Menjelang sore, massa mulai membubarkan diri secara tertib, namun mahasiswa menyatakan akan tetap mengawal situasi hingga ada kejelasan dan penyelesaian yang adil.
Penulis : Redaksi



