Polemik Keluarga Pendiri, Universitas Malahayati Dijaga Ketat Polisi

- Jurnalis

Senin, 7 April 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Ketegangan pecah di Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Senin (7/4), akibat konflik internal yayasan yang diduga melibatkan tarik-menarik kepentingan keluarga pendiri kampus.

Suasana mencekam terlihat sejak pagi, dengan penjagaan ketat oleh puluhan satpam dan aparat kepolisian di berbagai titik kampus.

Massa dari dua kubu saling berhadapan di gerbang kampus, buntut dari perseteruan antara Rusli Bintang Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Alih Teknologi (ALTEK) dengan istri pertama dan anak-anaknya soal pengambilalihan kepemimpinan kampus.

Baca Juga :  Marindo Kurniawan: Bandar Lampung Expo 2025 Momentum Strategis Bangkitkan Ekonomi Kreatif dan Wisata Lokal

Aksi damai juga digelar sejumlah mahasiswa. Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Semuanya karena konflik, mahasiswa jadi korbannya”, sambil menyuarakan penolakan terhadap campur tangan keluarga dalam pengelolaan institusi pendidikan.

Mahasiswa bahkan sempat menahan pihak yang dianggap sebagai “lawan” agar tidak masuk ke dalam kampus, sebagai bentuk perlawanan terhadap dominasi yayasan yang dinilai tidak transparan.

Baca Juga :  Mantan Pj Gubernur Lampung, Samsudin Diperiksa Kejati dalam Kasus PI 10 Persen

Kini, Universitas Malahayati menjadi sorotan publik. Bukan karena prestasi, tapi karena kisruh internal yang memicu keresahan di lingkungan akademik.

Menjelang sore, massa mulai membubarkan diri secara tertib, namun mahasiswa menyatakan akan tetap mengawal situasi hingga ada kejelasan dan penyelesaian yang adil.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ardho: Program Ekonomi Kerakyatan Jadi Tameng Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global
Dua Pemimpin Redaksi Media Siber di Lampung Gagas Terbentuknya HIWALA
Laskar Lampung Pasang Badan Bela Warga Gotong Royong, Destra: Jangan Ada Lagi Intimidasi
Kasus Dugaan Pemerasan RSU Abdoel Moeloek Berakhir, Vonis 7 Bulan 20 Hari
Terungkap, Ini Mobil Terakhir yang Ditumpangi Arinal Djunaidi Sebelum Naik Mobil Tahanan di Kejati Lampung
Stabilitas Ekonomi Terjaga, Ardho Nilai Kebijakan Prabowo Subianto Tepat Sasaran
Dituntut 10 Bulan, Dua Tersangka OTT RSUD Abdoel Moeloek Siap Ajukan Pembelaan
Sidang OTT LSM Lampung; Keterangan Saksi Ahli Ditolak Hakim
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:14 WIB

Ardho: Program Ekonomi Kerakyatan Jadi Tameng Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:18 WIB

Dua Pemimpin Redaksi Media Siber di Lampung Gagas Terbentuknya HIWALA

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:31 WIB

Laskar Lampung Pasang Badan Bela Warga Gotong Royong, Destra: Jangan Ada Lagi Intimidasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:10 WIB

Kasus Dugaan Pemerasan RSU Abdoel Moeloek Berakhir, Vonis 7 Bulan 20 Hari

Minggu, 26 April 2026 - 11:54 WIB

Stabilitas Ekonomi Terjaga, Ardho Nilai Kebijakan Prabowo Subianto Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Dua Pemimpin Redaksi Media Siber di Lampung Gagas Terbentuknya HIWALA

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:18 WIB