IAI Darul Fattah Lampung Usung Moto Moderat Bermartabat 

- Jurnalis

Minggu, 15 Desember 2024 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Atmosfirnews.
Institut Agama Islam (IAI) Darul Fattah Lampung mengusung moto moderat dan bermartabat. Rektor IAI Darul Fattah Lampung, Dr. Nurkholis LC, M.A menyebutkan, moto itu sebagai perwujudan dari visi misi kampus. 

“IAI Darul Fattah Lampung menjadi referensi terdepan studi Islam di Provinsi Lampung, maka moderat dan bermartabat telah menjadi moto besar sivitas akademika IAI Darul Fattah,” kata Nurkholis pada launching dan peresmian IAI Darul Fattah Lampung, Sabtu, 14 Desember 2024. 

Menurut Nurkholis, IAI Darul Fattah Lampung berdiri tegak untuk semua golongan dalam membangun ukhuwah islamiyah, insaniyah dan wathaniyah. Hal itu sesuai dengan tema kegiatan yang diangkat “Melangkah bersama menuju pendidikan Islam yang moderat dan berdaya saing”. 

Dijelaskannya, kampus Darul Fattah Lampung bediri sejak 2007 sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT). Kemudian, bertransformasi menjadi IAI setelah mendapat izin perubahan bentuk dari Kemenag RI No. 905 Tahun 2024, tepatnya pada 27 Agustus 2024. 

IAI saat ini memiliki dua fakultas: Tarbiyah dan Ushuluddin dengan 4 program studi: pendidikan bahasa arab, pendidikan agama Islam, pendidikan guru MI dan pendidikan ilmu al-Quran dan tafsir. 

Adapun tenaga pendidik sebanyak 50 orang dengan mahasiswa aktif yang saat ini berjumlah 1.200. IAI Darul Fattah memiliki standar kompetensi lulusan dengan kemampuan bahasa arab, tahsin, tahfidz, dakwah, dan menguasai ilmu al-Quran. 

“Kita sudah memiliki kurang lebih 800 alumni yang berkiprah dibidang pendidikan dan dakwah sosial kemasyarakatan,” ungkap Nurkholis, di kampus setempat, di Jalan Panglima Polim No. 2A, Segala Mider, Tanjungkarang Barat, Bandarampung. 

Baca Juga :  BEM FEB Universitas Saburai Gelar Bagi-Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama: Wujud Kepedulian dan Eratkan Silaturahmi

Nurkholis juga mengungkapkan optimisme bahwa institut ini dapat menjadi lembaga pendidikan unggulan yang adaptif dan progresif. 

“Peresmian ini menjadi momentum untuk memulai perjalanan IAI Darul Fattah sebagai lembaga pendidikan Islam yang siap menghadapi tantangan global,” ujarnya. 

Dengan kombinasi tradisi keislaman yang kuat dan pendekatan modern, institut ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam menghadapi era yang semakin kompleks. 

Peresmian tersebut dihadiri langsung Plt. Deputi VI Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK RI Prof. Dr. Warsito S.Si.,DEA.,Phd., yang didampingi Prof. Asep Sunandar selaku Asisten Deputi Bidang Moderasi Beragama. 

Prof. Warsito mengapresiasi visi besar IAI Darul Fattah Lampung dan mengucapkan selamat atas diraihnya alih status yang menjadi institut, yang diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat kedepannya. 

Dia berharap, dalam waktu dua tahun, IAI Darul Fattah dapat beralih status menjadi universitas. “Ya, kita yakin dua tahun IAI Darul Fattah bisa bertranformasi menjadi universitas”. 

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Lampung, Dr. H. Puji Raharjo, S.Ag, S.S, M.Hum, yang juga hadir, berharap, IAI Darul Fattah bisa survive menghadapi era BANI (Brittle, Anxious, Nonlinear, Incomprehensible). 

“Era BANI membawa perubahan yang sangat cepat. Dunia menjadi semakin rapuh, penuh kecemasan, tidak terduga, dan sulit dipahami. Pendidikan, termasuk pendidikan Islam, harus mampu beradaptasi, agar tetap relevan,” kata Puji. 

Baca Juga :  EMBEGE Tak Membuat Si Kecil Kenyang, Si Besar Justru Mengaum "Kelaparan"

Dia menilai, ini menjadi momen penting untuk menegaskan peran pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan global. Menurutnya untuk bertahan di era BANI, diperlukan pendekatan yang strategis. 

Dia menyoroti pentingnya membangun ketahanan (resilience) dalam sistem pendidikan, mengurangi kecemasan dengan menanamkan nilai-nilai spiritual, dan mengintegrasikan teknologi modern dengan pembelajaran berbasis keislaman. 

Menurutnya, IAI Darul Fattah memiliki potensi besar untuk menjadi mercusuar pendidikan Islam yang tidak hanya bertahan, tetapi juga unggul dalam menghadapi perubahan global. 

“Institut ini harus menjadi rumah ilmu yang membangun generasi tangguh, bukan hanya secara intelektual, tetapi juga spiritual. Generasi yang lahir dari lembaga ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dengan iman dan ilmu sebagai landasan,” ungkapnya. 

Ditempat yang sama, Ketua Yayasan Darul Fattah, KH. Abu Azzam Aryasin, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Perubahan status dari sekolah tinggi menjadi institut ini adanya campur tangan dari Allah SWT. 

“Jangan terlalu euforia dan terlena dengan sudah beralihnya dari sekolah tinggi menjadi institut. Mari kita buat program yang membangun dan mengacu ketakwaan kepada Allah SWT,” ucapnya. 

Dia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk memastikan keberlangsungan pendidikan Islam yang berkualitas. 

Turut hadir pula Pj. Gubernur Lampung yang diwakilkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Lampung, Dani Wahyudi, S.STP., M.Si. dan Kasubdit Ketenagaan Kementerian Agama RI, Muhammad Aziz Hakim, M.H.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”
Gruduk Kejati Lampung, ALMAS Desak Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam Kasus Korupsi Batu Bara PLTU
Dugaan Permainan Kuota SPMB SMPN 2 Bandar Lampung Disorot, GEPAK: Jangan Main Mata!
Soroti Dugaan Oknum Polisi dalam Kasus Narkoba, GEPAK Lampung Desak Polda Lampung Bertindak Transparan
GPL Awards 2026 Jadi Ajang Apresiasi Penggerak Pendidikan Muda Lampung
Pemprov Lampung Apresiasi Komitmen Masyarakat Adat Gunom Ragom Sungkay Bunga Mayang Lestarikan Warisan Leluhur
Masyarakat Adat Gunom Ragom Sungkai Bunga Mayang Gelar Diklat Titi Puranti Begawi 2026
Anak Berisiko Stunting di Desa Gunung Terang Tak Mendapat Penanganan Gizi,Camat Kalianda Diduga “Ngaur”
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:54 WIB

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:24 WIB

Gruduk Kejati Lampung, ALMAS Desak Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam Kasus Korupsi Batu Bara PLTU

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:49 WIB

Dugaan Permainan Kuota SPMB SMPN 2 Bandar Lampung Disorot, GEPAK: Jangan Main Mata!

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:51 WIB

Soroti Dugaan Oknum Polisi dalam Kasus Narkoba, GEPAK Lampung Desak Polda Lampung Bertindak Transparan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:14 WIB

GPL Awards 2026 Jadi Ajang Apresiasi Penggerak Pendidikan Muda Lampung

Berita Terbaru

Bandar Lampung

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”

Jumat, 10 Jul 2026 - 06:54 WIB