Guru Besar Perguruan Keratuan Lampung Ratu Banjar Bumi Batin Ratu Toni M. Zakaria Kecam Keras Isue Sara Di Lampung Utara

- Jurnalis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id
Guru Besar Perguruan Keratuan Lampung Ratu Banjar Bumi Batin Ratu, Toni M Zakaria mengecam keras penyebaran isu SARA di masyarakat Lampung Utara.

Ia juga menyayangkan adanya pernyataan yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat Lampung Utara.

Dikatakan Toni, bahwa masyarakat Lampung Utara telah hidup berdampingan secara harmonis selama ratusan tahun. Sehingga, adanya pernyataan yang bernada provokatif seperti itu sangat tidak pantas dan dapat merusak kerukunan masyarakat yang terjalin selama ini.

Toni menilai, di Lampung Utara sudah tidak ada lagi istilah pendatang dan pribumi.
“Semua masyarakat yang bermukim di Lampung Utara adalah bagian dari masyarakat Lampung,” ujarnya, kepada media ini, pada Rabu (16/10/2024).

Baca Juga :  Proyek Bilik WC Rp 8,1 Miliar yang Dikerjakan CV Aris Putra di Lampung Utara Bermasalah, Pekerja Tinggalkan Pekerjaan

“Kami mewakili Perguruan Keratuan Lampung Ratu Banjar Bumi Batin Ratu sangat menjunjung tinggi keberagaman dan kebhinekaan. Isu SARA ini sangat sensitif dan dapat memicu konflik horizontal,” tegasnya.

Toni pun mengapresiasi adanya laporan dugaan pelanggaran isu SARA yang telah diajukan oleh beberapa pihak.
“Kami mengapresiasi himbauan dari tokoh adat yang meminta agar masalah ini segera ditindaklanjuti. Kami melihat masalah ini bukan semata-mata sebagai persoalan politik, tetapi lebih kepada masalah sosial yang berpotensi mengganggu ketentraman masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Proyek Septik Tank Dua Desa di Lampura Dikerjakan CV Aris Putra Diduga Terbengkalai dan Belum Dibayar

Menurut dia, Lampung Utara memiliki keragaman suku yang sangat kompleks, namun telah hidup rukun sebagai satu kesatuan masyarakat Lampung.

Untuk itu, dia meminta agar pihak yang diduga telah menyebarkan isu SARA untuk segera meminta maaf kepada masyarakat Lampung. Dan dia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

“Kami mengapresiasi langkah cepat yang dilakuka aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti laporan ini,” pungkasnya.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Kasus KDRT Lampura, Korban Mengadu ke Propam
Pengacara Apresiasi Polres Lampura Naikkan Kasus KDRT ke Penyidikan
Korban Alami Luka Serius, Pengacara Minta Suami Ditahan atas Dugaan KDRT
Temu Kangen Dan Reuni Alumni SMA Negeri 1 Kotabumi Angkatan 1993, M. Tio Aliansyah Ditunjuk Sebagai Ketua Peguyuban
Sekda DPD GRIB JAYA LAMPUNG Pertanyakan Legalitas PT. Kencana Acidindo Perkasa
KETUM LSM GEPAK Lampung, Wahyudi,S.E.: DPMPTSP Lampung Utara Mengabaikan Perintah UU dan PP Dalam Pemberian Izin Mendirikan Bangunan PT. Djarum Lampung Utara Tahun 2022
Penutupan TMMD Ke 123 Kodim 0412/LU Di Desa Subik Oleh Kasiter Kasrem 043/Gatam.
Kodim 0412/LU Mantapkan Persiapan Upacara Penutupan TMMD Ke-123 Tahun 2025 di Desa Subik.
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 08:25 WIB

Kasus KDRT Lampura, Korban Mengadu ke Propam

Minggu, 17 Agustus 2025 - 20:54 WIB

Pengacara Apresiasi Polres Lampura Naikkan Kasus KDRT ke Penyidikan

Kamis, 7 Agustus 2025 - 23:35 WIB

Korban Alami Luka Serius, Pengacara Minta Suami Ditahan atas Dugaan KDRT

Sabtu, 14 Juni 2025 - 21:13 WIB

Temu Kangen Dan Reuni Alumni SMA Negeri 1 Kotabumi Angkatan 1993, M. Tio Aliansyah Ditunjuk Sebagai Ketua Peguyuban

Sabtu, 12 April 2025 - 20:27 WIB

Sekda DPD GRIB JAYA LAMPUNG Pertanyakan Legalitas PT. Kencana Acidindo Perkasa

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Mediasi Memanas, Warga Talang Desak Penutupan Arwana Homestay

Senin, 12 Jan 2026 - 19:18 WIB

Bandar Lampung

ARUN Dukung Langkah Kapolda Lampung Tegakkan HGU 20 Persen

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:42 WIB