Gudang Diduga Timbun BBM Ilegal di Tanjung Bintang Terbakar, Dentuman Keras Gegerkan Warga

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di perbatasan Desa Galih Lunik dan Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, ludes dilalap api pada Selasa (3/3/2026) petang.

Kebakaran hebat itu disertai suara dentuman keras yang sempat menggegerkan warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Meski lokasi gudang berada di area perkebunan, kobaran api terlihat membumbung tinggi dan asap hitam pekat tampak dari kejauhan.

“Awalnya terdengar suara ledakan cukup keras, setelah itu api langsung membesar,” ujar seorang warga di sekitar lokasi yang enggan disebutkan namanya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, membenarkan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 18.20 WIB.

Baca Juga :  BEM FEB Universitas Saburai Gelar Bagi-Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama: Wujud Kepedulian dan Eratkan Silaturahmi

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel dari Unit Tanjung Bintang ke lokasi kejadian,” kata Rully dalam keterangannya.

Menurut dia, besarnya kobaran api membuat tim dari Tanjung Bintang harus mendapat bantuan tambahan dari unit Jati Agung dan Natar untuk mempercepat proses pemadaman.

“Api cukup besar, sehingga kami meminta bantuan dari tim Jati Agung dan Natar untuk mendukung upaya pemadaman,” ujarnya.

Api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.00 WIB setelah petugas berjibaku hampir dua jam. Hingga berita ini diturunkan, tim Damkarmat masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna mencegah potensi kebakaran susulan.

Baca Juga :  Ikaspanda 92 Kukuhkan Pengurus Baru, Syahriza Resmi Jadi Ketua Periode 2025–2027

Rully menegaskan pihaknya masih melakukan pendataan dan penyelidikan awal untuk memastikan penyebab kebakaran.

“Kami masih melakukan pendataan di lapangan dan berkoordinasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini,” katanya.

Belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan aktivitas penimbunan BBM ilegal di lokasi tersebut.

Namun, peristiwa ini menambah daftar panjang temuan dugaan praktik distribusi BBM ilegal yang kerap memicu risiko kebakaran dan membahayakan keselamatan warga.

Sejumlah warga berharap aparat berwenang segera melakukan penyelidikan menyeluruh, mengingat lokasi gudang berada tidak jauh dari permukiman dan lahan produktif masyarakat.
Hingga kini, nilai kerugian akibat kebakaran tersebut belum dapat dipastikan. Aparat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Berita Terkait

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham
Jelang Penutupan Bandar Lampung Expo 2026, Stand Disdukcapil Dipadati Warga
IPDA Amar Daffa dan IPDA Oschio Galang, Alumni Brata Jaya Academy, Resmi Dilantik dalam PRASPA 2026
Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel
AMPL: Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Ada yang Kebal Hukum
Dinas Perdagangan Libatkan UMKM Isi Stan Pameran di Bandar Lampung Expo 2026
Dana Pengembangan Lingkungan Mak Jelas, Lurah Gunung Sulah “Kebakaran Jenggot” Lempar Bola Panas Ke Kaling
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Jelang Penutupan Bandar Lampung Expo 2026, Stand Disdukcapil Dipadati Warga

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:14 WIB

Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:37 WIB

Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:27 WIB

AMPL: Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Ada yang Kebal Hukum

Berita Terbaru

Nasional

Dari Pemburu Koruptor ke Penghuni Rutan KPK

Sabtu, 25 Jul 2026 - 17:14 WIB

Lampung

Membangun Dapur Bangsa, Merawat Ekonomi dari Lampung

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:49 WIB

Bandar Lampung

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:40 WIB