Makin Panas! Ormas Islam Resmi Polisikan Hercules Terkait Dugaan Penyekapan dan Intimidasi Kejam Terhadap Putri Penulis Ahmad Bahar…

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Atmosfirnews.id

Jagat hukum dan persilangan ormas kembali dibuat meledak oleh laporan pidana tingkat tinggi yang menyeret nama besar Rosario de Marshall alias Hercules! Koalisi ormas Islam secara berani resmi menyeret pimpinan GRIB Jaya tersebut ke meja penyidik Polda Metro Jaya. Langkah hukum super ekstrem ini dipicu oleh dugaan aksi premanisme berupa intimidasi, penyekapan, hingga ancaman senjata api yang menyasar anak perempuan dari penulis kondang tanah air!

Poin-Poin Panas Informasi Terbaru:

Bongkar habis pertarungan argumen hukum dan saling lapor antara kubu ormas terbesar dengan perwakilan korban berikut ini:

Seret Hercules Ke Polda Metro: Koalisi Ormas Islam untuk Perlindungan Perempuan, didampingi LBHPP Muhammadiyah dan LBH Hidayatullah, resmi melaporkan Hercules ke SPKT Polda Metro Jaya. Laporan ini memuat pasal berlapis mulai dari pembatasan kemerdekaan fisik, intimidasi psikis, pelecehan kehormatan wanita, hingga pelanggaran data pribadi.

Baca Juga :  Terkait Uka-Uka, Ketum PPWI: Kegiatan Ilegal, Tanpa Dasar Hukum

Dugaan Penyekapan Di Markas: Pihak pelapor mengklaim mengantongi bukti kuat bahwa Ilma Sani Fitriana (putri Ahmad Bahar) dipaksa ikut ke markas GRIB Jaya di Kedoya. Di sana, korban mengaku mengalami guncangan psikis hebat karena didesak dengan interogasi bernada ancaman serta visualisasi senjata api yang meruntuhkan mentalnya.

Klaim Tabayun Kubu GRIB: Tak tinggal diam, Sekjen DPP GRIB Jaya, Zulfikar, langsung mementahkan seluruh tuduhan kejam tersebut. Kubu Hercules bersikeras bahwa kedatangan Ilma murni atas dasar sukarela guna mengklarifikasi pesan ancaman WhatsApp yang dikirim ke istri Hercules, bahkan pertemuan tersebut diklaim dikawal ketat oleh Ketua RW setempat.

Saling Lapor Polres Depok: Perseteruan ini kian rumit setelah pihak GRIB Jaya mengaku telah lebih dulu mempolisikan keluarga Ahmad Bahar ke Polres Metro Depok atas dugaan teror digital. Kini, kedua belah pihak siap bertarung habis-habisan di meja hijau kepolisian demi membunting fakta siapa pihak yang memutarbalikkan fakta sebenarnya di lapangan.

Baca Juga :  Ketua BPKN RI: Saran Tiga Skenario Pulihkan Hak Calon Jemaah Gagal Berangkat Haji Furoda 2025

Kesimpulan Atau Penutup Narasi:

Saling lapor antara kubu Hercules dan keluarga penulis Ahmad Bahar ini membuktikan betapa tipisnya batas antara tabayun kekeluargaan dan tindakan main hakim sendiri di ruang publik. Menyeret pimpinan ormas sebesar GRIB Jaya ke ranah pidana Polda Metro tentu membutuhkan nyali besar dan bukti-bukti digital yang sangat solid. Akankah penyidik kepolisian bertindak kesatria dengan mengusut tuntas laporan penyekapan wanita ini, ataukah konflik panas antargolongan ini justru akan diredam lewat mediasi damai di balik layar?.

Berita Terkait

Menolak Buta Sejarah: Mengapa Percuma Belajar Hukum Jika Asal-usul ‘Dewi Keadilan’ Saja Tidak Tahu?
Anggaran MBG Tak Dipangkas, Presiden Prabowo: “Lebih Baik Rakyat Makan daripada Uang Dikorupsi “.
Sambangi Kantor Satgas PKH di Jakarta Selatan, Ardho Desak Penyitaan Aset dan Stop Aktivitas di Register 44
Alumni UI Isunya Monopoli Proyek Legal PLN Sejak Dir LHC Jadi Ketua Iluni FH, Mark Up Anggaran Jumbo Mencuat
Polri dan Kepolisian Singapura Bekerja Sama Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi Lintas Negara
Ketua Umum Bara JP dan Jajaran Yang Baru Resmi Dilantik.
MANTAN PEJABAT KEPALA DINAS PUPR LAMTIM MENINGGAL DUNIA
IWO: Tidak Koperatif, KPK Bisa Jemput Paksa Atau Tangkap Rektor USU
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:55 WIB

Makin Panas! Ormas Islam Resmi Polisikan Hercules Terkait Dugaan Penyekapan dan Intimidasi Kejam Terhadap Putri Penulis Ahmad Bahar…

Senin, 25 Mei 2026 - 09:36 WIB

Menolak Buta Sejarah: Mengapa Percuma Belajar Hukum Jika Asal-usul ‘Dewi Keadilan’ Saja Tidak Tahu?

Senin, 23 Maret 2026 - 07:57 WIB

Anggaran MBG Tak Dipangkas, Presiden Prabowo: “Lebih Baik Rakyat Makan daripada Uang Dikorupsi “.

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:28 WIB

Sambangi Kantor Satgas PKH di Jakarta Selatan, Ardho Desak Penyitaan Aset dan Stop Aktivitas di Register 44

Sabtu, 20 September 2025 - 17:54 WIB

Alumni UI Isunya Monopoli Proyek Legal PLN Sejak Dir LHC Jadi Ketua Iluni FH, Mark Up Anggaran Jumbo Mencuat

Berita Terbaru