Dinas PU Bandar Lampung Lakukan Normalisasi Sungai di Perumahan Taman Prashanti 2 Untuk Cegah Banjir

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Dalam upaya mencegah banjir yang kerap melanda kawasan Perumahan Taman Prashanti 2, Jl. Pulau Sebesi No.14, Sukarame, Pemerintah Kota Bandar Lampung (Pemkot) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung melakukan pengerukan dan penggalian sungai pada Rabu, 26/2/2024.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PU Bandar Lampung, Dedy Sutiyoso.
Dimana proses normalisasi sungai ini dilakukan menggunakan satu unit ekskavator yang menggali tanah serta sampah yang menyumbat aliran air.

Sementara itu, material hasil pengerukan kemudian diangkut menggunakan 4 unit truk ke lokasi pembuangan yang telah disiapkan.

Menurut Dedy Sutiyoso, pengerukan akan dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir sungai agar tidak ada lagi hambatan yang menyebabkan luapan air hingga ke pemukiman warga.

Baca Juga :  Kemenag Bandar Lampung Bekali Karom dan Karu, Tekankan Konsolidasi Jelang Keberangkatan Haji 2025

Ia menegaskan bahwa normalisasi ini merupakan langkah awal dalam mengatasi masalah banjir di kawasan tersebut.

“Kami akan melakukan pengerukan dari ujung ke ujung sungai untuk memastikan aliran air kembali lancar. Sebelumnya, banjir melanda daerah ini akibat luapan air yang tidak bisa tertampung, sehingga masuk ke rumah warga,” ujar Dedy saat ditemui di lokasi pengerukan.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mencari solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami tidak hanya melakukan pengerukan, tetapi juga akan mengevaluasi sistem drainase dan mencari solusi terbaik untuk mencegah banjir kembali terjadi di kawasan ini. Ini akan dilakukan secara bertahap agar hasilnya bisa maksimal maksimal,” jelasnya.

Baca Juga :  KAJATI LAMPUNG BERI KULIAH UMUM DI KAMPUS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Sejumlah warga sekitar yang turut menyaksikan proses pengerukan mengaku senang dengan langkah yang diambil oleh pemerintah kota.

Salah seorang warga, Rudi (45), mengatakan bahwa banjir yang terjadi beberapa waktu lalu sangat mengganggu aktivitas mereka.

“Air masuk ke rumah dengan cepat, kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang. Dengan adanya pengerukan ini, kami berharap tidak ada lagi banjir di masa mendatang,” ujar Rudi.

Dinas PU Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran aliran sungai dan mencegah bencana banjir di wilayah permukiman.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dakwah Menembus Lapas, MCMI Lampung dan Tim Safari Dakwah Wakafkan 520 Al-Qur’an untuk Warga Binaan
KKN Universitas Saburai di Sukoharjo: Kampus Turun ke Desa, Dorong Sampah Terpilah, UMKM Digital hingga Pendidikan Antibullying
Geger Skandal Hotel! Suami JA Laporkan EH ke Polda Lampung, PAN Kini Didesak Bertindak
Hampir Rp 1 Miliar Telan APBD, Jalan Lorong Usaha Sudah Patah. GEPAK Desak PUPR dan Kontraktor Bertanggung Jawab
RSUDAM Minta Biaya Klaim Rp. 5,7 Juta Sebagai Syarat Mencabut Status Kematian dan Memulihkan Kepesertaannya, Wiwik : Kan Saya Masih Hidup
Ketua GEPAK Ingatkan Bahaya Trial by The Press di Tengah Isu Perselingkuhan Dua Anggota DPRD Bandar Lampung
Sengkarut BPJS dan RSUD Abdul Moeloek Diungkap Korban Wiwik Kusumawati
Cabdin Pendidikan Wilayah II Gandeng UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Perkuat Ekosistem Literasi Sekolah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Dakwah Menembus Lapas, MCMI Lampung dan Tim Safari Dakwah Wakafkan 520 Al-Qur’an untuk Warga Binaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:56 WIB

KKN Universitas Saburai di Sukoharjo: Kampus Turun ke Desa, Dorong Sampah Terpilah, UMKM Digital hingga Pendidikan Antibullying

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Geger Skandal Hotel! Suami JA Laporkan EH ke Polda Lampung, PAN Kini Didesak Bertindak

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Hampir Rp 1 Miliar Telan APBD, Jalan Lorong Usaha Sudah Patah. GEPAK Desak PUPR dan Kontraktor Bertanggung Jawab

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:38 WIB

RSUDAM Minta Biaya Klaim Rp. 5,7 Juta Sebagai Syarat Mencabut Status Kematian dan Memulihkan Kepesertaannya, Wiwik : Kan Saya Masih Hidup

Berita Terbaru