Kemenag Bandar Lampung Bekali Karom dan Karu, Tekankan Konsolidasi Jelang Keberangkatan Haji 2025

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung menggelar pembekalan bagi Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) calon jamaah haji tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di aula kantor Kemenag Bandar Lampung, Senin (28/4/2025).

Dalam arahannya, Kepala Kemenag Kota Bandar Lampung, Makmur, menegaskan bahwa pembekalan ini menjadi bagian penting dalam edukasi serta persiapan calon jamaah haji agar perjalanan mereka berjalan lancar dan tertib.

“Pembekalan ini bukan hanya formalitas. Ini adalah bagian dari edukasi untuk seluruh calon jamaah haji tahun 2025, terutama para Karom dan Karu yang akan memimpin kelompok masing-masing,” kata Makmur di hadapan peserta.

Makmur menekankan pentingnya konsolidasi di antara para petugas haji, yang menurutnya tidak bisa hanya dilakukan pada hari pembekalan saja.

“Petugas tidak cukup hanya hari ini berkoordinasi. Sebelum berangkat ke asrama haji, Karom, Karu, dan Ketua Kloter akan berkumpul lagi untuk melakukan konsolidasi lanjutan. Di sana, selama di embarkasi, bahkan saat sudah di Arab Saudi, konsolidasi tetap harus terus berjalan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolda Lampung: Peringati Hari Antikorupsi dengan Komitmen Tanggung Jawab dan Transparansi

Lebih lanjut, Makmur menjelaskan struktur petugas haji yang akan bertugas mendampingi jamaah selama di tanah suci. Ia membedakan antara petugas haji non-kloter dan petugas kloter.

“Petugas haji non-kloter itu bertugas lebih lama, bisa sampai 60 hingga 70 hari. Mereka berangkat lebih dulu dari kita, pulang pun lebih akhir. Tugas mereka mengurus konsumsi, transportasi, hotel, hingga bandara untuk semua jamaah Indonesia,” beber Makmur.

Sementara itu, petugas kloter adalah mereka yang langsung menyertai jamaah dalam satu kelompok keberangkatan.

“Setiap kloter akan didampingi empat petugas: ketua kloter, pembimbing ibadah, dan dua tenaga kesehatan dari TKHI (Tenaga Kesehatan Haji Indonesia). Mereka akan mendampingi jamaah mulai dari embarkasi hingga kembali ke tanah air,” terangnya.

Tak hanya itu, ada pula petugas haji daerah yang direkomendasikan oleh bupati atau gubernur.

“Di setiap kloter biasanya ada dua hingga tiga petugas haji daerah. Mereka bisa berasal dari kabupaten/kota maupun dari provinsi, dan akan bertugas mendukung kebutuhan jamaah di lapangan,” ujar Makmur.

Baca Juga :  EMBEGE Tak Membuat Si Kecil Kenyang, Si Besar Justru Mengaum "Kelaparan"

Dalam kegiatan ini, peserta juga mendapatkan berbagai materi teknis terkait pemberangkatan, proses ibadah, hingga mekanisme pemulangan jamaah ke tanah air.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi Zoom Meeting, di mana seluruh Karom dan Karu se-Bandar Lampung mendengarkan arahan dari Kepala Kemenag Provinsi Lampung. Zoom Meeting ini juga diikuti oleh seluruh Kemenag kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Di sela kegiatan, salah seorang calon jamaah haji, Wahyudi, mengungkapkan rasa syukurnya bisa berangkat tahun ini setelah sempat tertunda akibat pandemi COVID-19.

“Saya sangat bersyukur akhirnya bisa diberangkatkan tahun ini, karena sebelumnya kami sempat terhambat dua tahun akibat COVID-19,” ujar Wahyudi.

Ia mengenang panjangnya proses penantian sejak pertama kali mendaftar.

“Saat mendaftar 12 tahun yang lalu, rasanya begitu lama menunggu. Tapi saat ini, seakan-akan baru kemarin saya mendaftar,” kenangnya.

Wahyudi pun berpesan kepada masyarakat agar tetap semangat dan ikhlas dalam menunaikan niat berhaji.

“Saya berpesan kepada saudara-saudara sekalian, mari niatkan untuk mendaftar, selebihnya kita serahkan kepada Allah,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dituding Gelapkan Mobil Rental, Yunika Bantah dan Klaim Kendaraan Telah Diserahkan
Semarak Harhubnas ke-55, Dishub Bandar Lampung Apresiasi Pegawai Berprestasi
Razia Gabungan di Lapas Kelas I Bandar Lampung, Hasilnya Nihil Narkoba dan Ponsel
Dua Tersangka Minyakita Belum Ditahan, Laskar Lampung Desak Polresta Balam Buka-bukaan
Survei Rakata: Kepuasan Publik terhadap Mirza-Jihan Tembus 80 Persen
733 Siswa dari 98 SMP Adu Bakat Islami di Pentas PAI Bandar Lampung 2026
Berorganisasi Bukan Sekadar Berkumpul, Tetapi Belajar, Bersaudara, dan Berjuang Bersama
Laskar Lampung Bentuk Aliansi Menggugat Hutan Kota Way Halim
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 09:01 WIB

Dituding Gelapkan Mobil Rental, Yunika Bantah dan Klaim Kendaraan Telah Diserahkan

Sabtu, 19 September 2026 - 19:19 WIB

Semarak Harhubnas ke-55, Dishub Bandar Lampung Apresiasi Pegawai Berprestasi

Sabtu, 19 September 2026 - 09:38 WIB

Razia Gabungan di Lapas Kelas I Bandar Lampung, Hasilnya Nihil Narkoba dan Ponsel

Jumat, 18 September 2026 - 21:47 WIB

Dua Tersangka Minyakita Belum Ditahan, Laskar Lampung Desak Polresta Balam Buka-bukaan

Jumat, 18 September 2026 - 13:56 WIB

Survei Rakata: Kepuasan Publik terhadap Mirza-Jihan Tembus 80 Persen

Berita Terbaru

ADVERTORIAL

Selamat Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:42 WIB