Polresta

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Polresta Bandar Lampung berhasil mengamankan situasi yang memanas di lingkungan Universitas Malahayati, Senin, 7 April 2025.

Sejak pagi hingga malam hari, aparat kepolisian yang juga melibatkan personel Brimob Polda Lampung, diterjunkan untuk menengahi kericuhan yang terjadi di antara keluarga Rusli Bintang, Pembina Yayasan Altek Bandar Lampung, dengan istri sahnya serta anak-anaknya.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, turun langsung ke lokasi guna memantau jalannya pengamanan dan menegaskan bahwa kekuatan penuh telah dikerahkan untuk menghindari potensi gesekan.

“Dua peleton dari Brimob Polda Lampung serta jajaran Polresta diterjunkan di lokasi,” ujar Kombes Alfret, Senin malam.

Ia menyebutkan bahwa situasi di Universitas Malahayati saat ini memiliki tingkat kerawanan tinggi yang membutuhkan perhatian ekstra dari aparat keamanan.

“Kami harap kedua belah pihak yang sedang berkonflik, serta pihak terkait lainnya, dapat menenangkan massa yang berkumpul di lokasi agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Baca Juga :  Dukungan Penuh untuk SMA Siger, Wahyudi: Ini Peta Konflik Yang Berbuah Manis

Kapolresta mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengambil langkah antisipatif sejak empat hari sebelum kejadian. Koordinasi intensif dilakukan demi mencegah terjadinya bentrok yang bisa merugikan banyak pihak.

“Tentu saja kami tidak menginginkan keributan. Namun, dinamika di lapangan kadang tidak sesuai dengan rencana. Jika terjadi sesuatu di luar kendali, kami harus siap mengambil tindakan cepat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan preventif dan komunikasi yang baik terus dijalankan dengan semua pihak, demi menghindari dampak buruk terhadap mahasiswa dan civitas akademika.

“Kampus adalah tempat pendidikan, bukan tempat konflik. Kami akan pastikan bahwa aktivitas akademik tidak terganggu,” tambahnya.

Terkait netralitas, Kapolresta menegaskan bahwa pihaknya hanya bertindak sebagai penengah.

“Kami tidak memihak siapapun. Tugas kami adalah menjaga ketertiban dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya lagi.

Baca Juga :  Purna Bakti, 7 Personel Polresta Bandar Lampung Dilepas Dengan Naik Mobil Odong-Odong

Sempat terjadi keributan kecil saat massa dari kedua belah pihak memanas. Namun, situasi berhasil diredam setelah aparat kepolisian melerai dengan cepat.

Akhirnya, sekitar pukul 21.00 WIB, massa membubarkan diri secara tertib dan situasi kembali kondusif.

Usai kejadian, Kapolresta memastikan bahwa penjagaan akan tetap dilakukan secara ketat di lingkungan Universitas Malahayati.

“Kami akan terus berjaga dan memonitor agar kampus tetap steril. Tidak boleh ada oknum preman di sekitar area. Hanya pihak kampus dan petugas keamanan resmi seperti satpam yang diperbolehkan berada di lingkungan universitas,” tutupnya.

Langkah tegas ini diambil demi memastikan Universitas Malahayati tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh mahasiswa dan tenaga pendidik yang ada di dalamnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Barang Bukti Masih Ada, Terduga Pelaku Tak Jelas: Hiwala Curigai Penanganan Kasus Mafia Minyak Goreng
Disiplin Aparat Rutan Diuji, Perintah Pimpinan Tak Boleh Sekadar Seremonial
Polemik Tembak di Tempat Begal, Ardho: Polisi Bertindak Sesuai SOP dan Demi Keselamatan Masyarakat
Ketua SMSI Minta Kaban dan Sekretaris Kesbangpol Way Kanan Diberi Sanksi Tegas, Diduga Tutupi ASN Tak Masuk Kerja Berbulan-bulan
Ardho: Program Ekonomi Kerakyatan Jadi Tameng Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global
Dua Pemimpin Redaksi Media Siber di Lampung Gagas Terbentuknya HIWALA
Laskar Lampung Pasang Badan Bela Warga Gotong Royong, Destra: Jangan Ada Lagi Intimidasi
Kasus Dugaan Pemerasan RSU Abdoel Moeloek Berakhir, Vonis 7 Bulan 20 Hari
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:31 WIB

Barang Bukti Masih Ada, Terduga Pelaku Tak Jelas: Hiwala Curigai Penanganan Kasus Mafia Minyak Goreng

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:23 WIB

Disiplin Aparat Rutan Diuji, Perintah Pimpinan Tak Boleh Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:37 WIB

Polemik Tembak di Tempat Begal, Ardho: Polisi Bertindak Sesuai SOP dan Demi Keselamatan Masyarakat

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:21 WIB

Ketua SMSI Minta Kaban dan Sekretaris Kesbangpol Way Kanan Diberi Sanksi Tegas, Diduga Tutupi ASN Tak Masuk Kerja Berbulan-bulan

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:14 WIB

Ardho: Program Ekonomi Kerakyatan Jadi Tameng Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global

Berita Terbaru