Dukungan Penuh untuk SMA Siger, Wahyudi: Ini Peta Konflik Yang Berbuah Manis

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Pemerintah Provinsi Lampung resmi memberikan dukungan penuh terhadap pendirian SMA Siger, sebuah inisiatif pendidikan yang diusulkan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dukungan ini menjadi bukti nyata terjalinnya kolaborasi positif antara dua pemimpin daerah, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Lampung pada Senin (14/7/2025), Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan langsung empat poin penting kepada gubernur, salah satunya percepatan realisasi SMA Siger.

“Alhamdulillah, Bapak Gubernur memberikan dukungan yang luar biasa untuk kami. Kami berharap sekolah Siger dapat mulai terealisasi pada tahun ajaran ini,” ujar Eva Dwiana usai pertemuan.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik permintaan tersebut dan menegaskan komitmennya mendukung pembangunan SMA Siger di Bandar Lampung.

“Kami menyambut baik dan memberikan dukungan penuh. Izin operasionalnya dari Pemerintah Provinsi Lampung, dan kami mengizinkan, tataran teknisnya di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung,” kata Mirza.

Ia juga menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur pendidikan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Kami mendorong siapa pun yang ingin mendirikan SMA atau SMK swasta, asalkan memenuhi persyaratan dan mendapatkan izin operasional dari pemerintah provinsi,” tambahnya.

Baca Juga :  Kadisdikbud Lampung Pacu Calon Guru Unila Berinovasi: “Di Sekolah Tak Ada Google Maps”

Merespons perkembangan ini, Ketua Gepak Lampung Hi. Wahyudi, S.E., mengapresiasi langkah yang ditempuh dua pemimpin daerah tersebut. Ia menyebut pertemuan Gubernur dan Wali Kota sebagai momentum penting yang menggambarkan keharmonisan setelah sempat muncul perbedaan pandangan.“Ini merupakan peta konflik yang berbuah manis,” kata Wahyudi, Selasa, 15/7/2025.

Ia menilai bahwa pertemuan tersebut sekaligus membuka mata publik bahwa hubungan antara Gubernur dan Wali Kota terjalin baik. Salah satu poin penting dalam pertemuan itu adalah terkait program sekolah rakyat.

Sebelumnya, Johan Syahril TB dari Ormas Garuda Berwarna Nusantara sempat melontarkan kekecewaannya terhadap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico.

Johan menilai pernyataan Thomas yang menyebut tidak ada koordinasi terkait program sekolah gratis jenjang SMA oleh Pemkot Bandar Lampung sebagai bentuk pelecehan terhadap inisiatif yang sudah berjalan. Bahkan, ia meminta Gubernur untuk mengevaluasi jabatan Thomas.

Menanggapi situasi yang sempat menegang itu, Wahyudi menyampaikan bahwa dirinya memiliki sejarah panjang dengan Johan Syahril.

Baca Juga :  Polresta Bandar Lampung Bersama PT Asia Makmur Bagikan Ratusan Sembako Bagi Warga Korban Banjir

“Johan Syahril adalah sahabat lama saya. Kami pernah satu lembaga, LSM MI, tepatnya 25 tahun yang lalu, dan saat ini kami sudah mendirikan lembaga masing-masing,” ungkap Wahyudi.

“Walau sedikit berbeda pandangan, namun tujuan kami satu: untuk bisa berkontribusi bagi pemerintahan, khususnya Lampung,” lanjutnya.

Sebagai pimpinan Gepak Lampung, Wahyudi menegaskan bahwa pihaknya akan tetap berada di jalur yang objektif dalam menyikapi berbagai kebijakan pemerintah.

“Saya sampaikan juga bahwa kami dari Lembaga Gepak Lampung akan selalu mendukung semua kebijakan Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Provinsi Lampung yang kami anggap baik. Namun jika ada kebijakan yang menurut kami salah, maka dengan tegas akan kami kritik sesuai dengan tupoksi kontrol kami sebagai lembaga,” ujar Yudhi.

Di akhir pernyataannya, Wahyudi berharap agar langkah ini menjadi refleksi penting dalam menjaga keharmonisan dan menyatukan visi demi masa depan pendidikan Lampung.

“Harapan kami ke depan, ini bisa menjadi evaluasi bahwa harmonisasi itu penting untuk mencapai suatu tujuan, apalagi ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan keberlangsungan dunia pendidikan anak bangsa yang berkesinambungan,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut
Dubes Rusia Pastikan Hadiri HUT ke-19 PPWI di Lampung, Ingin Bertemu Gubernur dan Kunjungi UIN
IPM Lampung Naik Jadi 74,74 pada 2026, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Penopang
Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan
Redi Sanjaya, Tersangka Kasus Narkoba, Dikabarkan Tak Lagi Ditahan, Kabid Humas: Ditindaklanjuti Propam
Pemprov Lampung Tegaskan Penegakan Hukum Lingkungan Tak Ganggu Iklim Investasi
Antisipasi Banjir, Camat Enggal Turun Langsung Bersihkan Drainase
Perkuat Layanan Kanker, RSUDAM Libatkan BAPETEN Evaluasi Pembangunan Fasilitas
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 06:41 WIB

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Kamis, 5 November 2026 - 19:51 WIB

Dubes Rusia Pastikan Hadiri HUT ke-19 PPWI di Lampung, Ingin Bertemu Gubernur dan Kunjungi UIN

Kamis, 5 November 2026 - 14:54 WIB

IPM Lampung Naik Jadi 74,74 pada 2026, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Penopang

Kamis, 5 November 2026 - 14:52 WIB

Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan

Kamis, 5 November 2026 - 09:52 WIB

Redi Sanjaya, Tersangka Kasus Narkoba, Dikabarkan Tak Lagi Ditahan, Kabid Humas: Ditindaklanjuti Propam

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB