Masyarakat Lampung Bersatu Tuntut Kadafi Dan Rusli Bintang Minta Maaf Secara Terbuka

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Beberapa tokoh Lampung yang tergabung dalam Masyarakat Lampung Bersatu (MLB) berkumpul dan bermusyawarah untuk menyatakan sikap terkait adanya rombongan massa dari Flores dan NTT ke Universitas Malahayati Lampung baru-baru ini.

Pernyataan sikap tersebut diambil setelah beberapa tokoh Lampung tersebut berkumpul dan bermusyawarah untuk menyatakan sikap dan menuntut pertanggungjawaban dari Muhammad Kadafi dan Rusli Bintang, yang dilaksanakan di Sekretariat DPP Laskar Lampung Indonesia, di jalan Amir Hamzah, Kelurahan Gotong Royong, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Senin (03/03/2025).

Adapun pernyataan sikap para tokoh Lampung tersebut dibacakan oleh Ketua DPC Laskar Lampung Kota Bandar Lampung, Destra Yudha S.H., M.Si., dihadapan semua tokoh Lampung yang hadir.

Baca Juga :  Dirga Al-Fatih Siap Mewakili Lampung dalam ajang FLS3N Tingkat Nasional

“Terkait adanya rombongan massa dari Flores dan NTT ke Universitas Malahayati Lampung baru-baru ini. Sehubungan dengan peristiwa tersebut warga Masyarakat Lampung Bersatu mengecam tindakan tersebut. Karena kami warga masyarakat Lampung merasa terganggu dan terusik dengan peristiwa tersebut,” ucap Destra dalam membaca pernyataan sikap.

Selanjutnya para tokoh Lampung itu menuntut beberapa poin yang disampaikan kepada M Kadafi dan Rusli Bintang.

“Kami meminta kepada pihak yang bertanggung jawab dalam hal ini, Bapak M. Kadafi dan Bapak Rusli Bintang untuk:
1. Menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Lampung.
2. Berjanji untuk tidak akan mengulangi kegiatan tersebut diatas.
Sekian pernyataan sikap dari kami untuk menjadi perhatian.” tutup Destra.

Baca Juga :  Pengamat UGM, Bisik - Bisik Sekian Kalinya Proses Kasus Kebakaran Gudang Penimbunan BBM di Lampung Kembali Menjadi Legenda Urban Tanpa Hasil

Adapun tokoh-tokoh Lampung yang hadir dan menyatakan sikap tersebut diantaranya:
1. Ir Nerozelli Agung Putra (Ketum DPP Laskar Lampung Indonesia).
2. .Panji Nugraha Ab SH (Sekjen)
3.. Wahyudi SE (Waka Pemerintahan)
4. Destra Yudha S.H., M.Si., (Ketua DPC Laskar Lampung, Kota Bandar Lampung).
5. Kolonel (Purn) Sukardiansyah (AMBL)
6. H. Johan Nasri (Laskar Merah Putih)
7. M. Arif Sanjaya Sakti (Tokoh Mergo Unyi)
8. .Edi Syamsuri (GEMUL).
9. Toni M. Zakaria Batin Ratu (Keratuan Lampung).
10. Drs. Andri Budiman M.M. (DPD ProJo Lampung).
11. Basrin Suttan Buai Aji (Forum Komunikasi Adat Lampung Pepadun).

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Barang Bukti Masih Ada, Terduga Pelaku Tak Jelas: Hiwala Curigai Penanganan Kasus Mafia Minyak Goreng
Disiplin Aparat Rutan Diuji, Perintah Pimpinan Tak Boleh Sekadar Seremonial
Polemik Tembak di Tempat Begal, Ardho: Polisi Bertindak Sesuai SOP dan Demi Keselamatan Masyarakat
Ketua SMSI Minta Kaban dan Sekretaris Kesbangpol Way Kanan Diberi Sanksi Tegas, Diduga Tutupi ASN Tak Masuk Kerja Berbulan-bulan
Ardho: Program Ekonomi Kerakyatan Jadi Tameng Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global
Dua Pemimpin Redaksi Media Siber di Lampung Gagas Terbentuknya HIWALA
Laskar Lampung Pasang Badan Bela Warga Gotong Royong, Destra: Jangan Ada Lagi Intimidasi
Kasus Dugaan Pemerasan RSU Abdoel Moeloek Berakhir, Vonis 7 Bulan 20 Hari
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:31 WIB

Barang Bukti Masih Ada, Terduga Pelaku Tak Jelas: Hiwala Curigai Penanganan Kasus Mafia Minyak Goreng

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:23 WIB

Disiplin Aparat Rutan Diuji, Perintah Pimpinan Tak Boleh Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:37 WIB

Polemik Tembak di Tempat Begal, Ardho: Polisi Bertindak Sesuai SOP dan Demi Keselamatan Masyarakat

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:21 WIB

Ketua SMSI Minta Kaban dan Sekretaris Kesbangpol Way Kanan Diberi Sanksi Tegas, Diduga Tutupi ASN Tak Masuk Kerja Berbulan-bulan

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:14 WIB

Ardho: Program Ekonomi Kerakyatan Jadi Tameng Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global

Berita Terbaru