Jika Kadisdik Tolak Kebijakan Pj. Gubernur, Panglima Nero Dukung Pj. Gubernur, Karena Ini Pembangkangan.

- Jurnalis

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id
Desas desus perombakan yang akan dilakukan Pj. Gubernur di tubuh Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan isu penolakan oleh Kadisdik, Zulpakar semakin merebak.

Mungkin dengan adanya campur tangan dari Pj Gubernur, Zulpakar merasa terganggu, seolah-olah kinerja beliau sebagai Kadis terlihat kurang baik, sehingga ada kebijakan yang semestinya dilakukan oleh Kadis Pendidikan tetapi saat ini diambil alih. Apapun alasannya yang pasti demi perbaikan dan kebutuhan organisasi, seperti yang sering dijadikan alasan oleh pihak Pemerintah Provinsi Lampung.

Zulpakar tidak salah, mungkin dia merasa ini semua otoritas kewenangannya sebagai Kadis Pendidikan, apalagi beliau dikenal khalayak ramai memiliki kedekatan khusus dengan Mendagri yang biasa dipanggil wak Tito. Kemungkinan ini yang menjadi alasan mengapa Zulpakar menentang kebijakan yang akan dijalankan oleh Pj. Gubernur.

Bahkan bukan hanya itu, sepertinya ada perlawanan yang dilakukan untuk mempertahankan kursi jabatannya sebagai Kadis Pendidikan yang diisukan juga akan bergeser, yang sudah digenggamnya selama kepemimpinan Arinal Junaidi.

Baca Juga :  Kapolda Lampung: Ibadah Ramadan Bentuk Keimanan dan Kesadaran Takdir Allah

Terbukti hingga saat ini belum juga ada mutasi Eselon 2, yang sebelumnya gencar diisukan akan dilakukan dan salah satu yang diisukan terkena mutasi adalah Kadis Pendidikan.

Menanggapi situasi itu, Panglima Laskar Lampung Indonesia, Ir. Nerozeli Koenang justru mendukung semua langkah yang sudah diambil oleh Pj. Gubernur Lampung , Samsudin.

” Laskar Lampung mendukung kebijakan Rolling yang dilakukan Pj. Gubernur, jika ada kadis menentang kebijakan Pj. Gubernur maka itu tidak etis dan pembangkangan, sudah seharusnya Pj. Gubernur mencopot kadis tersebut, agar Pj. Gubernur juga ada muka di kalangan bawahannya,” ujar Nero.

“Zulpakar boleh ada kedekatan dengan wak Tito, tapi dia juga harus tahu kalo Samsudin sedang menjalankan perintah tugas dari wak Tito. Biar masyarakat yang menilai siapa yang paling memiliki kewenangan lebih besar,” pungkas Panglima Nero aktivis yang dikenal taktis dan biasa ceplas ceplos.

Baca Juga :  Sejak 2022, Sudah Tiga Korban Tertipu Oknum Deplover Feri Octara, Modus Operandi Catat Perjanjian Di Kantor Notaris Sulistyo Sri Rahayu

Sementara itu Wahyudi, Ketua GEPAK Lampung, yang sejak awal selalu menyoroti soal pergeseran jabatan yang dilakukan oleh Pj. Samsudin berpendapat bahwa sudah benar apa yang disampaikan Zulpakar, namun lebijakan Pj. Samsudin ini adalah kepanjangan tangan dari pimpinan pusat, secara otomatis melekat
dan Kadis Pendidikan harusnya patuh.

“Kalau sikap Zulpakar ini pembangkangan jabatan seharusnya Pj. Gubernur tidak ragu untuk segera melengserkan jabatan Zulpakar dari Kadis Pendidikan, publik juga sudah tahu apa yang melatar-belakangi semua ini, pesanan dan upeti, itu hal yang biasanya terjadi, mudah-mudahan persoalan ini adalah terkecuali,” pungkas Wahyudi alias Yudhi Hasyim menutup pembicaraan.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Barang Bukti Masih Ada, Terduga Pelaku Tak Jelas: Hiwala Curigai Penanganan Kasus Mafia Minyak Goreng
Disiplin Aparat Rutan Diuji, Perintah Pimpinan Tak Boleh Sekadar Seremonial
Polemik Tembak di Tempat Begal, Ardho: Polisi Bertindak Sesuai SOP dan Demi Keselamatan Masyarakat
Ketua SMSI Minta Kaban dan Sekretaris Kesbangpol Way Kanan Diberi Sanksi Tegas, Diduga Tutupi ASN Tak Masuk Kerja Berbulan-bulan
Ardho: Program Ekonomi Kerakyatan Jadi Tameng Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global
Dua Pemimpin Redaksi Media Siber di Lampung Gagas Terbentuknya HIWALA
Laskar Lampung Pasang Badan Bela Warga Gotong Royong, Destra: Jangan Ada Lagi Intimidasi
Kasus Dugaan Pemerasan RSU Abdoel Moeloek Berakhir, Vonis 7 Bulan 20 Hari
Berita ini 442 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:31 WIB

Barang Bukti Masih Ada, Terduga Pelaku Tak Jelas: Hiwala Curigai Penanganan Kasus Mafia Minyak Goreng

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:23 WIB

Disiplin Aparat Rutan Diuji, Perintah Pimpinan Tak Boleh Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:37 WIB

Polemik Tembak di Tempat Begal, Ardho: Polisi Bertindak Sesuai SOP dan Demi Keselamatan Masyarakat

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:21 WIB

Ketua SMSI Minta Kaban dan Sekretaris Kesbangpol Way Kanan Diberi Sanksi Tegas, Diduga Tutupi ASN Tak Masuk Kerja Berbulan-bulan

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:14 WIB

Ardho: Program Ekonomi Kerakyatan Jadi Tameng Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global

Berita Terbaru