Warga Kampung Bumidana Stop Mobil Pengangkut Batubara Yang Merusak Jalan

- Jurnalis

Rabu, 14 Agustus 2024 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Way Atmosfirnews.id
Sekelompok warga masyrakat Bumidana Kecamatan Way Tuba menstop mobil yang mengakut batu bara karena menggangu dan merusak aktivitas umun jalan yang ada.

Sebelum aksi ini dilakun masyrakat pada tanggal 10 Agustus 2024 telah melakukan musyawarah terkai larangan mobil batu bara melintas di jalan Kampung Bumidana.yang diwakili oleh Wagiman, Supriyansah,Samangun, Sukardi dan Murul Samsi . Dam ratusan warga lainya yang ikut tanda tangan.

Materi dan topik yang di bahas dalam musyawarah ini antara lain.:
Kami masyrakat Kampung Bumi Dana melarang mobil muatan batu bara melintas karena over kapasitas, Kami melarang mobil batu bara melintas karena tidak ada sedikitpun konpensasi sedikitpun dari pengelola batu bara untuk perbaikin jalan yang rusak karena dilintasnya, kami masyrakat Kampung Bumi dana melarang mobil angkutan batu bara melintas karena masyarakat sudah menanti puluhan tahun untuk perbaikan jalan /hotmik dari pemerintah namun sekejab mata akan rusak/hancur dengan dilintasi mobil batubata yang selalu over muatan.

Hari ini bersama masyarakat menstop mobil muatan batu bara yang melintas karna menurut mereka kalau masih melintas jalan umun yang ada akan rusak.

Baca Juga :  Terkait Keributan, Owner Cafe Circle Klaim Hiburan Tersebut Tutup Pukul 12 Malam

Ryan salah satu warga yang melakuka aksi mengatakan bahwa penyetopan mobil batu bara ini karena mobil mereka over muatan yang berpotensi merusak jalan yang ada di kampung Bumi Dana .

Baca Juga :  Musda KNPI Dapuk Erlan Heryanto Ketua KNPI Kota Bandar Lampung

” Kami tidak mau jalan di kampung ini cepat rusak oleh karena kami stop mobil bermuatan hasil tambang batubata melintas disini.” Ujarnya.

“Kami hanya menstop mobil ini agar tidak jalan di jalur kampung, tolong mencari jalur lain yang tidak merusak jalan.” tutup Rian.

Masyrakat kampung Bumi Dana berharap agar pihak Pemkab Way Kanan dalam hal ini Dinas Perhubungan dan pihak Kepolisian untuk melarang mobil batu bara melintas di jalan umun.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka
Dorong Reformasi Perdagangan Nasional, FIM Sebut Harvick Hasnul Qolbi Layak Jadi Penggerak Baru
KPK Respons Laporan Dugaan Permainan Proyek BMBK Lampung, GERMAK: Kami Kawal Hingga Tuntas
Prosedur Dipertanyakan, Pemanggilan via WhatsApp oleh Kejari Way Kanan Picu Keresahan
374 Siswa SMA YP Unila Lolos ke Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri
PN Tipikor Tanjungkarang Vonis Bebas Ketua Bawaslu Mesuji Deden Cahyono
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Nama Dirut PLN Terseret dalam Dugaan Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun
Diresmikan Presiden Prabowo, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:42 WIB

7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:46 WIB

Dorong Reformasi Perdagangan Nasional, FIM Sebut Harvick Hasnul Qolbi Layak Jadi Penggerak Baru

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:49 WIB

KPK Respons Laporan Dugaan Permainan Proyek BMBK Lampung, GERMAK: Kami Kawal Hingga Tuntas

Senin, 20 Juli 2026 - 15:49 WIB

Prosedur Dipertanyakan, Pemanggilan via WhatsApp oleh Kejari Way Kanan Picu Keresahan

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:48 WIB

374 Siswa SMA YP Unila Lolos ke Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri

Berita Terbaru