Kolaborasi Kampus dan Polri Kian Erat, Universitas Saburai Resmikan Pusat Studi Kepolisian

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Admin

Bandar Lampung – Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi strategis dengan berbagai institusi.

Kali ini, kampus yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi tertua di Provinsi Lampung itu meresmikan Pusat Studi Kepolisian sekaligus menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Polda Lampung, Kamis (30/7/2026).

Peresmian tersebut menjadi langkah penting Universitas Saburai dalam memperluas perannya, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mencetak sumber daya manusia berkualitas, tetapi juga sebagai pusat lahirnya kajian ilmiah, riset, dan gagasan strategis yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah, khususnya di bidang keamanan, ketertiban masyarakat, dan pelayanan publik.

Rektor Universitas Saburai, Dr. Sodirin, S.E., M.M., mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi dan kepolisian merupakan kebutuhan di tengah semakin kompleksnya dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menghadirkan solusi melalui riset dan kajian akademik yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Universitas Saburai, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jajaran Polda Lampung. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Kerja sama seperti ini sesungguhnya sudah lama kami harapkan, karena kami percaya kampus tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan berbagai institusi menjadi kunci agar ilmu pengetahuan dapat diterapkan secara nyata untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Sodirin.

Baca Juga :  Terkuak! Kematian Bayi Alesha di RSUDAM Bukan Karena Alat, Tapi Layanan Pasca Operasi

Ia menjelaskan, Universitas Saburai memiliki kekuatan akademik melalui dosen, peneliti, mahasiswa, dan berbagai hasil kajian ilmiah.

Sementara itu, Polda Lampung memiliki pengalaman empiris yang sangat kaya dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat di lapangan.

“Ketika kekuatan akademik dipadukan dengan pengalaman lapangan yang dimiliki kepolisian, saya yakin akan lahir berbagai gagasan, inovasi, dan rekomendasi yang bukan hanya bermanfaat bagi Universitas Saburai maupun Polda Lampung, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sodirin menegaskan penandatanganan kerja sama tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni belaka.

Ia berharap setelah peresmian ini, kedua institusi segera merealisasikan berbagai program kolaboratif, mulai dari penelitian bersama, seminar, kuliah umum, pelatihan, pengembangan sumber daya manusia, hingga pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin kerja sama ini benar-benar hidup melalui kegiatan yang nyata. Harapannya akan lahir berbagai kajian ilmiah yang mampu menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan, sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan keamanan, penegakan hukum, dan pelayanan publik yang terus berkembang,” ucapnya.

Menurutnya, keberadaan Pusat Studi Kepolisian juga harus menjadi ruang intelektual yang produktif, bukan sekadar simbol kerja sama antarlembaga.

“Kami tidak ingin pusat studi ini hanya menjadi nama di papan atau sekadar tercantum dalam dokumen. Kami ingin tempat ini menjadi ruang berdiskusi, bertukar gagasan, melakukan riset, sekaligus melahirkan pemikiran-pemikiran yang mampu memberikan manfaat bagi dunia kepolisian maupun masyarakat luas,” tegasnya.

Baca Juga :  Sumpah Pemuda, Descatama: Pemuda Subjek Pembangunan Nasional dan Daerah

Sementara itu, Ketua Satgas Pusat Studi Kepolisian Polda Lampung, Edi Purnomo, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan apresiasi atas komitmen Universitas Saburai membangun kemitraan strategis bersama Polda Lampung.

Menurutnya, pembentukan Pusat Studi Kepolisian merupakan langkah konkret dalam mempertemukan pendekatan akademik dengan pengalaman praktis kepolisian untuk menghasilkan kebijakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen administratif, tetapi merupakan langkah nyata dalam membangun sinergi antara institusi kepolisian dengan perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Edi.

Ia menilai tantangan kepolisian saat ini semakin kompleks, mulai dari kejahatan siber, penyalahgunaan narkotika, perdagangan orang, hingga berbagai ancaman keamanan lainnya.

Karena itu, kebijakan kepolisian perlu diperkuat dengan hasil riset yang komprehensif dan berbasis data.

“Pusat Studi Kepolisian diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara akademisi dan praktisi kepolisian dalam menghasilkan kajian strategis, rekomendasi kebijakan, inovasi pelayanan publik, sekaligus menjadi laboratorium pemikiran bagi pembangunan keamanan di Provinsi Lampung,” katanya.

Melalui kerja sama tersebut, Universitas Saburai dan Polda Lampung berkomitmen menjadikan Pusat Studi Kepolisian sebagai pusat pengembangan ilmu kepolisian (center of excellence) yang mampu menghasilkan penelitian berkualitas, memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus mendukung transformasi Polri yang Presisi melalui pendekatan ilmiah, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(*)

Penulis : Admin

Editor : Jm

Berita Terkait

Jelang TKA SMA-SMK, Disdikbud Lampung Perkuat Kompetensi Guru dan Asesmen
Di Tengah Polemik Trotoar dan Halte, GEPAK Lampung Dorong Kritik Berbasis Fakta dan Solusi
Pemkot Bandar Lampung Gaspol Rapikan Kabel Fiber Optik, Estetika Kota Jadi Prioritas
Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham
Jelang Penutupan Bandar Lampung Expo 2026, Stand Disdukcapil Dipadati Warga
IPDA Amar Daffa dan IPDA Oschio Galang, Alumni Brata Jaya Academy, Resmi Dilantik dalam PRASPA 2026
Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:43 WIB

Kolaborasi Kampus dan Polri Kian Erat, Universitas Saburai Resmikan Pusat Studi Kepolisian

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:58 WIB

Jelang TKA SMA-SMK, Disdikbud Lampung Perkuat Kompetensi Guru dan Asesmen

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:20 WIB

Di Tengah Polemik Trotoar dan Halte, GEPAK Lampung Dorong Kritik Berbasis Fakta dan Solusi

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:48 WIB

Pemkot Bandar Lampung Gaspol Rapikan Kabel Fiber Optik, Estetika Kota Jadi Prioritas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Berita Terbaru