300 Karyawan Mengeluh Tak Digaji: PDAM Way Khilau Diduga Gelapkan Hak Pekerja

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id, Jum’at, 9 Mei 2025.

Puluhan bahkan ratusan pekerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Khilau Kota Bandar Lampung mengeluhkan kejanggalan dalam sistem penggajian selama dua bulan terakhir.

Mereka mengaku tidak menerima gaji secara utuh, bahkan sebagian tidak menerima sama sekali, meski dalam slip gaji tertera jumlah nominal yang seharusnya mereka terima.

“Kami ini, Pak, hampir dua bulan lebih tidak menerima gaji. Tapi di struk gaji itu masih ada nominalnya. Sementara di bank, yang masuk cuma sisa-sisa gaji. Bahkan ada yang tidak menerima transferan gaji sama sekali, padahal di struknya masih tertulis ada,” ungkap salah satu pekerja kepada wartawan, Kamis (8/5).

Karyawan tersebut juga menyebutkan bahwa kondisi ini terjadi sejak Maret hingga Mei 2025, dan dialami secara masif oleh para pegawai.

Baca Juga :  Heboh Penemuan Bayi, Wali Kota Bandar Lampung: Ini Menjadi Tanggung Jawab Pemerintah

“Di struknya masih ada nominal gaji kita, tapi kita tidak terima karena kita pikir mungkin dipotong buat cicilan bank atau apa. Tapi tetap aja aneh, karena kita nggak dikasih tahu. Itu udah dari bulan Maret sampai sekarang,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa persoalan ini bermula sejak tiga bulan lalu, saat manajemen PDAM mulai memotong tunjangan pegawai tanpa sosialisasi yang jelas.

“Awalnya cuma potong tunjangan. Bulan berikutnya potongannya makin besar. Tapi bingungnya, gaji kita di struk masih utuh, tapi yang masuk ke rekening nggak ada. Kita juga bingung, uangnya ke mana?” ujarnya dengan nada kecewa.

Ironisnya, menurut sumber tersebut, kebijakan pemotongan gaji ini tidak hanya menyasar pegawai tetap, tetapi juga sekitar 300 pekerja kontrak yang juga merasakan dampaknya.

Baca Juga :  BANJIR BANDAR LAMPUNG: BENCANA KEBIJAKAN YANG DIRESTUI PELANGGARAN STRUKTURAL

“Mayoritas pekerja, termasuk tenaga kontrak, mengalami ini. Rata-rata tunjangan dipotong semua. Tunjangan pelaksana dipotong 100 persen, tunjangan konvensi kerja dihapus, uang makan hilang total, tunjangan transportasi juga sudah nggak ada,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PDAM Way Khilau belum memberikan keterangan resmi. Namun keluhan para pekerja semakin hari semakin membesar, menyisakan pertanyaan serius tentang transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan di tubuh BUMD milik Pemerintah Kota Bandar Lampung itu.

Apakah ini bagian dari kebijakan efisiensi atau justru dugaan praktik maladministrasi? Publik menanti penjelasan tegas dari direksi PDAM dan Wali Kota Bandar Lampung sebagai pemegang kewenangan tertinggi.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut
Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan
Antisipasi Banjir, Camat Enggal Turun Langsung Bersihkan Drainase
Tiga Tahun Mencari Keadilan! Ofpy Arianti Desak Polisi Tegak Lurus, Tolak Penangguhan Penahanan Terlapor
Bungkam Kabid-Kadis DPMPTSP Bandar Lampung soal Izin Alfamart: Menghindar, Memblokir Wartawan, atau Ada yang Ditutupi?
Rekening PT PSMI Diblokir, Nasib 60 Ribu Warga Terancam! FORSAL dan For-WIN Minta Kejaksaan Jangan Abaikan Rakyat
Bandar Lampung Sekarat: Menelanjangi Celah Izin Perumahan Berkedok Tambang Ilegal
Coreng Institusi Adhyaksa: Oknum Kejari Lampung Barat Diduga Nyabu, Desakan PTDH Menguat!
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 06:41 WIB

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Kamis, 5 November 2026 - 14:52 WIB

Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan

Rabu, 4 November 2026 - 11:59 WIB

Antisipasi Banjir, Camat Enggal Turun Langsung Bersihkan Drainase

Senin, 2 November 2026 - 22:11 WIB

Tiga Tahun Mencari Keadilan! Ofpy Arianti Desak Polisi Tegak Lurus, Tolak Penangguhan Penahanan Terlapor

Senin, 2 November 2026 - 15:31 WIB

Bungkam Kabid-Kadis DPMPTSP Bandar Lampung soal Izin Alfamart: Menghindar, Memblokir Wartawan, atau Ada yang Ditutupi?

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB