Sekubal Raksasa Pecahkan Rekor MURI, Ribuan Warga Padati Tugu Adipura di Puncak HUT ke-343 Bandar Lampung

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Lautan manusia memadati kawasan Tugu Adipura sejak pagi buta, Minggu (27/7/2025).

Mereka tumpah ruah menyaksikan momen bersejarah: pemecahan rekor MURI untuk sekubal terbesar yang pernah dibuat di Indonesia.

Acara spektakuler ini merupakan bagian dari puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-343 Kota Bandar Lampung.

Dalam semarak Car Free Day, atmosfer di jantung kota berubah menjadi festival budaya terbuka yang memadukan kuliner, hiburan rakyat, dan ekspresi kebanggaan daerah.

Sekubal raksasa yang disiapkan oleh panitia tercatat memiliki diameter 25 sentimeter dan panjang mencengangkan: 25 meter. Proses pembuatannya dilakukan secara kolaboratif oleh pelaku UMKM, komunitas kuliner, dan warga dari berbagai kelurahan.

“Momentum ini bukan hanya soal pemecahan rekor, tapi bagaimana budaya kita diangkat dengan cara yang meriah dan menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah.

Menurutnya, pemecahan rekor MURI ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap kekayaan kuliner Lampung yang selama ini belum banyak dikenal secara luas.

“Masyarakat juga bisa menikmati sekubal ini bersama-sama, sebagai simbol kebersamaan,” tambahnya.

Baca Juga :  Heboh Penghapusan Uang Komite Bisa Turunkan Inflasi Lampung, Ini Respons Kadis Pendidikan

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang hadir bersama Wakil Wali Kota Deddy Amarullah, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat.

“Kami ingin menjadikan sekubal sebagai ikon kuliner nasional. Ini bukan hanya makanan, ini identitas,” tegas Eva yang akrab disapa Bunda Eva.

Rangkaian acara diawali dengan senam massal, disusul parade budaya, festival jajanan pasar, dan masak bersama ribuan porsi kuliner khas. Semua kegiatan melibatkan masyarakat secara aktif.

Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, juga turut meninjau langsung proses pemecahan rekor.

Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun kebanggaan bersama terhadap tradisi lokal.

Salah satu warga, Rohaya (60), yang datang bersama cucunya dari Kecamatan Way Halim, tampak terharu.

“Dulu saya cuma masak sekubal buat lebaran, nggak pernah kebayang bisa lihat sekubal sepanjang jalan begini,” ucapnya sambil tertawa.

“Ini luar biasa, semoga tiap tahun ada lagi.” lanjutnya.

Pengunjung lain, Rizal (27), mahasiswa asal Gunung Terang, menyebut acara ini sebagai pengalaman budaya yang langka.

“Keren banget. Sekali-sekali kota ini bukan cuma soal macet, tapi soal warisan budaya yang dibanggakan,” katanya.

Baca Juga :  Kapolda Lampung: Pilkada 2024 Aman dan Damai, Apresiasi Untuk Paslon dan Jajaran Kepolisian

Sementara itu, Siti Nurhaliza (34), pelaku UMKM yang ikut dalam festival jajanan pasar, mengaku merasakan dampak positif dari kegiatan ini.

“Saya bawa 300 bungkus lemper dan ludes sebelum siang. Alhamdulillah, acara kayak gini ngangkat ekonomi kami,” ujarnya penuh semangat.

Selain kuliner, pertunjukan seni tari Lampung, musik tradisional, dan instalasi seni turut menghiasi area sepanjang Tugu Adipura hingga Jalan Ahmad Yani.

Panitia menyebut acara ini sebagai bagian dari Begawi Bandar Lampung 2025, agenda budaya tahunan yang terus diperkuat sebagai ruang ekspresi dan promosi potensi lokal.

“Bandar Lampung tak hanya tumbuh sebagai kota besar, tapi juga sebagai kota yang menjaga akar budayanya,” ujar panitia dari atas panggung, mengajak seluruh warga untuk menjadikan Begawi sebagai pesta rakyat yang menyatukan.

Sebagai penutup, panitia mengajak masyarakat terus mendukung pelestarian budaya lokal.

“Jangan cuma jadi penonton. Jadilah pelaku budaya. Mulai dari mengenali, menikmati, dan bangga dengan apa yang kita punya,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham
Jelang Penutupan Bandar Lampung Expo 2026, Stand Disdukcapil Dipadati Warga
IPDA Amar Daffa dan IPDA Oschio Galang, Alumni Brata Jaya Academy, Resmi Dilantik dalam PRASPA 2026
Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel
AMPL: Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Ada yang Kebal Hukum
Dinas Perdagangan Libatkan UMKM Isi Stan Pameran di Bandar Lampung Expo 2026
Dana Pengembangan Lingkungan Mak Jelas, Lurah Gunung Sulah “Kebakaran Jenggot” Lempar Bola Panas Ke Kaling
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Jelang Penutupan Bandar Lampung Expo 2026, Stand Disdukcapil Dipadati Warga

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:14 WIB

Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:37 WIB

Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:27 WIB

AMPL: Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Ada yang Kebal Hukum

Berita Terbaru

Nasional

Dari Pemburu Koruptor ke Penghuni Rutan KPK

Sabtu, 25 Jul 2026 - 17:14 WIB

Lampung

Membangun Dapur Bangsa, Merawat Ekonomi dari Lampung

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:49 WIB

Bandar Lampung

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:40 WIB