Satu Hati untuk Azis: Sikambara dan PERTI Lampung Galang Solidaritas Kemanusiaan

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, Atmosfinews.id

Kisah haru datang dari seorang bocah bernama Azis Triawan (13), murid kelas 4 SDN 2 Gunung Terang, Tanjungkarang Barat. Sejak usia 4 tahun, Azis harus berjuang melawan penyakit jantung bocor sekaligus leukemia (kanker darah) yang dideritanya. Saat ini, ia tengah menjalani perawatan intensif di Ruang Alamanda No. 206 RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung.

Di usianya yang masih belia, Azis menunjukkan semangat luar biasa meski tubuhnya kerap lemah akibat dua penyakit berat yang menggerogoti. Orang tua Azis pun tidak mampu menanggung seluruh biaya pengobatan yang besar. Kondisi ini menggugah banyak pihak untuk menggalang solidaritas dan donasi.

Ketua Sikambara Lampung, Junaedi, menyampaikan bahwa kasus Azis adalah panggilan kemanusiaan. “Kami dari Sikambara mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk bersama-sama membantu Azis. Ini bukan hanya soal materi, tapi juga doa dan dukungan moral agar ia kuat menghadapi ujian ini,” ujar Junaedi, Senin (15/9/2025).

Baca Juga :  Menjadi Sorotan Besar : Lagi - Lagi Lokasi Diduga Gudang Pengolahan Minyak Mentah Di Tanjung Bintang Terbakar, Milik Inisial DS

Hal senada disampaikan Ketua Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Lampung, Dr. Ir. H. Firmansyah Y Alfian. Menurut dia, nilai kepedulian sosial harus terus digelorakan di tengah masyarakat.

 

“Azis adalah anak bangsa yang berhak mendapat kesempatan untuk sembuh dan melanjutkan pendidikannya. Saya mengimbau seluruh jaringan PERTI dan masyarakat luas agar menyalurkan donasi seikhlasnya. Semoga kebaikan kita menjadi jalan kesembuhan bagi Azis,” ucapnya penuh harap.

Dukungan juga datang dari Ketua Ladies Sikambara, Nova Indriani. Ia menegaskan bahwa gerakan solidaritas ini bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan wujud nyata kepedulian sosial. “Kami para ibu sangat tersentuh dengan kondisi Azis. Mari kita jadikan kepedulian ini sebagai amal jariyah. Sedikit bantuan kita, sangat berarti bagi masa depan seorang anak,” ungkap Nova.

Sejak informasi kondisi Azis menyebar, berbagai pihak mulai menghubungi keluarga dan pengurus Sikambara untuk menyalurkan bantuan kepada bocah laki-laki yang harus jauh dari sang ayah karena perpisahan dengan ibunya, Maya. Donasi akan difokuskan untuk mendukung biaya perawatan, kebutuhan obat-obatan, serta transportasi keluarga selama mendampingi Azis di rumah sakit.

Baca Juga :  Wujudkan Asta Cita Presiden, Polda Lampung Upayakan Kondusifitas dan Masyarakat Berkeadilan

Menurut Maya, Azis membutuhkan penanganan jangka panjang dengan biaya tinggi. Bahkan, menurut rencana Azis harus dirujuk ke rumah sakit di Jakarta. “Hanya kondisi kami tidak mampu dan sangat memberatkan. Aziz anak semata wayang saya,” kata Maya.

Baik Firmansyah dan Junaidi berharap para relawan bergerak agar dapat mengetuk hati masyarakat luas, khususnya di Lampung. Mereka mengingatkan bahwa di balik angka dan statistik kesehatan, ada wajah polos seorang anak yang mendambakan kesempatan hidup lebih baik.

“Kisah Azis menjadi cermin bahwa kepedulian adalah kekuatan besar yang dapat menyelamatkan nyawa. Semoga doa, kepedulian, dan gotong royong masyarakat menjadi cahaya harapan di tengah perjuangan berat seorang anak bernama Azis Triawan,” kata Firmansyah yang juga Sekretaris Yayasan Alfian Husin.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sidang OTT LSM Lampung; Keterangan Saksi Ahli Ditolak Hakim
Di Tengah Krisis BBM, Dugaan “Mafia Solar” Kembali Beraksi di SPBU Langkapura
Blokade Perlintasan Rel Kereta Api, Ini Tanggapan Dishub.
Jejak Karier dari Lampung, Medyanta Raih Pangkat Brigjen di Polda Sulut
Gudang BBM Terbakar, Diduga Melibatkan Oknum Brimob, Provam Polda Lampung Bertindak
Viral Curanmor, AKP Ivan Tegaskan Penyelidikan Intensif oleh Tekab 308 Polres Lampung Utara.
Kasus Dugaan Pemerasan Oknum LSM Terungkap di Sidang, Saksi: Terdakwa Tak Pernah Minta Uang
Apresiasi Penegakan Hukum Tambang Ilegal, Rahmad Roni Minta Nasib Buruh Dipertimbangkan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 18:50 WIB

Sidang OTT LSM Lampung; Keterangan Saksi Ahli Ditolak Hakim

Rabu, 1 April 2026 - 15:05 WIB

Di Tengah Krisis BBM, Dugaan “Mafia Solar” Kembali Beraksi di SPBU Langkapura

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:05 WIB

Blokade Perlintasan Rel Kereta Api, Ini Tanggapan Dishub.

Senin, 23 Maret 2026 - 22:05 WIB

Jejak Karier dari Lampung, Medyanta Raih Pangkat Brigjen di Polda Sulut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:13 WIB

Gudang BBM Terbakar, Diduga Melibatkan Oknum Brimob, Provam Polda Lampung Bertindak

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Wow…Polda Lampung Amankan 15,7 kg Sabu di Bakauheni

Sabtu, 11 Apr 2026 - 12:12 WIB

Bandar Lampung

Sidang OTT LSM Lampung; Keterangan Saksi Ahli Ditolak Hakim

Jumat, 3 Apr 2026 - 18:50 WIB

Bandar Lampung

Blokade Perlintasan Rel Kereta Api, Ini Tanggapan Dishub.

Selasa, 31 Mar 2026 - 14:05 WIB