
Way Kanan, Atmosfirnews.id
Heboh dan viral video 2 polisi dan satu orang keamanan PT AKG bernama Fendi dengan arogan memasuki rumah seseorang yang dianggap sebagai penadah buah kelapa sawit di kampung Sungsang, Sabtu pagi (21 /12/2024).
Karena dianggap meresahkan, puluhan Ibu-ibu Kampung Sungsang menghadang 2 Polisi yang bersenjata laras panjang dan Fendi, keamanan perusahaan, agar jangan bersikap arogan dengan menuduh dan memeriksa rumah warga kampung Sungsang.
Sebelumnya sekitar pukul 07.30 Wib di jembatan gantung Way Besar, terjadi tembakan yang menakut-nakuti warga Kampung Sungsang.
Untungnya gerakan ibu-ibu Kampung Sungsang yang tidak gentar akan mengeroyok 2 anggota Polisi dan satu keamanan perusahaan itu, walaupun polisi ini memakai senjata laras panjang, dihalau oleh tokoh masyarakat Kampung Sungsang, Anjani.
Menurut Anjani, gerakan ibu-ibu ini dilakukan karena sudah merasa kesal dengan kelakuan oknum polisi yang jadi keamanan PT AKG, menakut-nakuti warga dengan tembakan.
” Kampung kami bukan kampung teroris, yang didatangi oleh oknum-oknum Polisi yang memakai senjata laras panjang. ‘ imbuhnya.
” Ini kampung baik-baik Kampung Adat atau Kampung tua, diperlakukan seperti ini oleh oknum Polisi Perusahaan, dengan masuk kampung pakai senjata laras panjang. ” tegas Anjani.
“Kami juga mendapatkan laporan dari masyarakat yang pernah dipukuli dan digebuk pakai senjata laras panjang, karena dianggap mencuri Buah sawit perusahaan,” ujarnya lagi.
” Kami harap agar diproses oknum Polisi yang meresahkan warga dan minta jangan ada lagi polisi berjaga di PT AKG Sungsang, ” tutupnya.
Pernyataan Anjani sangat beralasan karena saat ini, di era Presiden RI Prabowo minta agar pihak-pihak kepolisian jangan menjadi kacung pengusaha, tapi mengayomi masyarakat.
Diharapkan Pihak Mabes Polri segera memeriksa perusahaan yang ada di Lampung, yang masih memperkerjakan anggota untuk mengamankan perusahaan, yang kerap membuat resah warga.
Penulis : Redaksi









