Diamankan 5 Excavator dan 7 Mesin TI di Lokasi PTPN 1 Regional 7 Oleh Masyarakat Adat Buay Pemuka Pangeran Udik Blambangan Umpu

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan, Atmosfirnews.id

Ratusan masyarakat dari 4 kebuayan  Buay Pemuka Pangeran Udik Blambangan umpu mengadakan aksi turun ke lokasi PTPN 1 Regional 7 Bapu. Rabu (10/9)

Aksi turun ke lokasi PTPN 1 Regional 7 dimulai dari Lapangan perkantoran menuju ke lokasi yang luasnya mencapai 900 hektaran. Aksi ini dikawal oleh anggota  Polres ,  Kodim, Satpol PP, Polsek, Camat dan Lurah Blambangan umpu.

4 Tokoh Adat kebuayan yang turun ke lokasi  ini adalah Ikroni gelar Sunan Kemala Raja  Penyimbang Marga Lebuh Kampung Kebelah, Drs. Ahmad Ganta gelar Liyu Ngepih Kaca Marga Penyimbang marga kampung balak, Indra Gunawan merupakan penyimbang marga kampung tengah Dan Adi Rahmat Rosadi penyimbang marga kampung bujung .

Aksi ini dipimpin oleh Ketua Tim 12 Cahya Lana mendapat 5 excavator dan 7 mesin TI serta puluhan direjen bahan bakar solat yang di tinggal kan oleh penambangan emas ilegal.

Baca Juga :  Acara Festival Kebudayaan Daerah Kabupaten Way Kanan Tahun 2024 Dibuka Raden Adipati Surya.

Hasil temuan ini langsung diserahkan kepada Pihak Polres Way Kanan yang dibawah pimpinan Waka Polres untuk di amankan serta di bawa ke Mapolres Way Kanan, sedangkan 5 excavator masih di lokasi dengan diberikan polisi line.

Ketua Tim 12 Cahya Lana mengatakan bahwa aksi lihat lapangan ini dilakukan membersihkan lokasi PTPN 1 Regional 7 Bapu dari Penambangan emas ilegal dan perambahan lahan.

” Kami berterimakasih keada pihak Polres, Kodim, PM, Satpol PP, Camat dan Lurah Blambangan umpu yang ikut mendampingi aksi hari ini. ” Ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Kami harap kepada penambangan emas ilegal dan perambahan lahan dilokasi PTP N 1 Regional 7 segera menyetop semua kegiatan dan setiap hari akan kami adakan patroli guna memastikan benar-benar lahan ini bebas dari penambangan emas ilegal dan perambahan lahan.

Baca Juga :  Gugatan Adat Menggema, Bupati Way Kanan Akan Panggil PTPN dan APH

” Kami akan turun secara berganti dari 4 lebuh Buay pemuka Pangeran Udik Blambangan umpu untuk patroli yang akan dilakukan rutin.” Pungkas Cahya.

Pengamanan 5 excavator dan 7 mesin TI serta puluhan dirijen berisi bahan bakar solar membuktikan bahan lahan ini masih bebas berkeliaran oknum-oknum yang merusak lahan garapan PTPN 1 Regional 7 Bapu tanpa takut dengan hukum, karena lokasi penambangan ini hanya berjarak ratusan meter dari Mapolres Way Kanan dan Polsek Blambangan umpu.

4 kebuayan dari penyimbang adat masyarakat Buay pemuka Pangeran Udik Blambangan Umpu minta supaya pihak Polres, Kodim , PM Way Kanan serta Polsek Blambangan Umpu dapat menangkap pelaku yang masih merusak lingkungan garapan PTPN 1 Regional 7 Bapu.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Di Hadapan DPR, BPBR Desak Pengembalian Tanah Adat dan Pengakuan Wilayah Adat dalam RUU Masyarakat Adat
Kapolres Tegaskan Hiburan Malam Lewati Pukul 21.00 WIB Akan Ditindak
Ardho: Ratusan Tahun Masyarakat Adat Hanya Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Ketua SMSI Ungkap Dugaan Modus ASN Akali Sistem, Bupati Diminta Bersikap Tegas
SISTEM ABSENSI PEMKAB WAY KANAN DIDUGA BERMASALAH, ASN HADIR DI ABSENSI TAPI TAK ADA DI RUANGAN
Ketua SMSI Minta Kaban dan Sekretaris Kesbangpol Way Kanan Diberi Sanksi Tegas, Diduga Tutupi ASN Tak Masuk Kerja Berbulan-bulan
Machiavelli HT. S. STP, M. SI , Ditunjuk sebagai Pelaksa Tugas Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Way Kanan.
LSM Gepak Soroti Kasus Pemotongan Honor Satpol PP Way Kanan Yang Mandek di Kejari.
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Di Hadapan DPR, BPBR Desak Pengembalian Tanah Adat dan Pengakuan Wilayah Adat dalam RUU Masyarakat Adat

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:05 WIB

Kapolres Tegaskan Hiburan Malam Lewati Pukul 21.00 WIB Akan Ditindak

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:37 WIB

Ardho: Ratusan Tahun Masyarakat Adat Hanya Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Senin, 25 Mei 2026 - 13:51 WIB

Ketua SMSI Ungkap Dugaan Modus ASN Akali Sistem, Bupati Diminta Bersikap Tegas

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:33 WIB

SISTEM ABSENSI PEMKAB WAY KANAN DIDUGA BERMASALAH, ASN HADIR DI ABSENSI TAPI TAK ADA DI RUANGAN

Berita Terbaru

Nasional

Dari Pemburu Koruptor ke Penghuni Rutan KPK

Sabtu, 25 Jul 2026 - 17:14 WIB

Lampung

Membangun Dapur Bangsa, Merawat Ekonomi dari Lampung

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:49 WIB