Memprediksi Ekonomi Lampung Triwulan II 2024 Melalui Penyelenggaraan PRL yang Buruk

- Jurnalis

Senin, 8 Juli 2024 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung.Atmosfirnews.id
PEMERINTAH sebentar lagi akan mengumumkan kinerja pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2024. Dan sebagai informasi awal, Bank Indonesia memperkirakan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh di atas 5 persen di Triwulan II-2024. Bagaimana dengan pertumbuhan ekonomi Lampung?

Tidak banyak data dan momentum yang dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan itu.
Namun melihat kondisi masih rendahnya penyerapan anggaran APBD 2024 akibat sempitnya ruang fiskal hingga memaksa APBD-P dimajukan, maka pertumbuhan ekonomi Lampung Triwulan II 2024 diperkirakan masih di bawah target pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung sebesar 4,5-5,5 persen.

Baca Juga :  Tim Gabungan Tekan 308 Bekuk 3 Pelaku Premanisme Modus Pungli di Lampung Utara

Sebagaimana diketahui, kinerja perekonomian Lampung pada Triwulan I-2024 hanya tumbuh 3,30% (y-o-y), melambat dibandingkan triwulan sebelumnya.

Dengan perlambatan yang terjadi secara beruntun pada dua triwulan sebelumnya, maka pertumbuhan ekonomi Lampung Triwulan II 2024 diprediksi masih dalam tekanan, bahkan berpotensi dapat mengoreksi pola pertumbuhan ekonomi di Triwulanan II yang biasanya berada pada posisi puncak.

Diketahui, Pemprov Lampung terus berupaya mencapai target pertumbuhan ekonomi 2024 sebesar 4,5-5,5 persen.
Upaya tersebut dilakukan melalui diversifikasi sumber pertumbuhan dengan mengandalkan tiga lapangan usaha utama, yaitu pertanian, industri pengolahan dan perdagangan.

Baca Juga :  Menakar Jalan Tengah Kemitraan Dewan Pendidikan dan Dinas Pendidikan di Tengah Defisit Fiskal Lampung

Sementara lapangan usaha di sektor lain, seperti pariwisata yang sesungguhnya dapat menjadi lapangan usaha utama belum dijamah serius.
Pelaksanaan Pekan Raya Lampung (PRL) yang menjadi agenda tahunan belum menjadi kancah penggerak pertumbuhan ekonomi bahkan dinilai gagal membangkitkan ekonomi kerakyatan (UMKM) dan kepariwisataan.

Penyelenggaraan PRL gagal menjadi peredam kejut terhadap guncangan (Shock Absorber).
Lebih buruk lagi, pihak swasta yang menjadi penyelenggara PRL enggan membayar pajak hiburan ke Pemerintah Kota Bandar Lampung. Pemprov Lampung pun terkesan membiarkannya.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka
Dorong Reformasi Perdagangan Nasional, FIM Sebut Harvick Hasnul Qolbi Layak Jadi Penggerak Baru
Prosedur Dipertanyakan, Pemanggilan via WhatsApp oleh Kejari Way Kanan Picu Keresahan
Kelangkaan BBM Sengsarakan Masyarakat di Sumut, Pertamina Diminta Bertanggung Jawab
Dishub Kota Bandar Lampung Gruduk Tugu Adipura, Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-344
Raja Jawa di Tanah Lampung: Ketika Gelar Adat dan Simbol Politik Bertemu
Interupsi Hukum atas Sidang Terbuka Pansus DPRD Gowa
Diduga Tipu Investasi Dapur MBG Rp300 Juta, Anggota DPRD Lampung Tengah Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:42 WIB

7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:46 WIB

Dorong Reformasi Perdagangan Nasional, FIM Sebut Harvick Hasnul Qolbi Layak Jadi Penggerak Baru

Senin, 20 Juli 2026 - 15:49 WIB

Prosedur Dipertanyakan, Pemanggilan via WhatsApp oleh Kejari Way Kanan Picu Keresahan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:04 WIB

Kelangkaan BBM Sengsarakan Masyarakat di Sumut, Pertamina Diminta Bertanggung Jawab

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:11 WIB

Dishub Kota Bandar Lampung Gruduk Tugu Adipura, Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-344

Berita Terbaru