Gepak Ungkap Luka Lama: Hiburan Malam Bandar Lampung Jadi Lahan Subur Peredaran Narkoba

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Penangkapan seorang petugas keamanan Karaoke & Resto Booster di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, Bandar Lampung, oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Bandar Lampung pada Senin malam, 11 Agustus 2025, memicu sorotan tajam dari Gerakan Pembangunan Anti Korupsi (Gepak) Lampung.

Pelaku berinisial CRPS alias Riski (32) – yang ternyata residivis kasus narkoba – ditangkap saat jam kerja di area parkir karaoke tersebut, ketika tengah menunggu pembeli sabu. Dari tangan dan mobilnya, polisi menyita total lima paket sabu dengan berat keseluruhan 1,8 gram.

Ketua Gepak Lampung, Wahyudi, menilai penangkapan ini bukan sekadar kasus individu, tetapi mengungkap persoalan sistemik di sektor hiburan malam Bandar Lampung.

Baca Juga :  RMD-Jihan dan Eva-Deddy Unggul di Pilgub dan Pilwakot Menurut Survei Litbang Radar Lampung

“Penangkapan terhadap security karaoke dan resto Booster dengan barang bukti narkoba berupa sabu pada Senin lalu menunjukkan bahwa lokasi hiburan malam di Bandar Lampung masih menjadi lokasi empuk peredaran barang haram tersebut,” tegas Wahyudi.

Menurutnya, temuan ini memperburuk citra bisnis hiburan malam yang selama ini sudah kerap dikaitkan dengan narkoba.

“Ini bukan lagi soal satu orang yang nakal. Ini menunjukkan bahwa narkoba sudah mengakar di sebagian dunia hiburan malam kita. Akibatnya, masyarakat akan semakin curiga bahwa tempat hiburan di kota ini tidak aman dari peredaran narkotika,” ujarnya.

Baca Juga :  PERINGATAN HAKORDIA 2024, KEJATI LAMPUNG GELAR FGD DENGAN BUMN & BUMD SE-LAMPUNG BERSAMA BERANTAS KORUPSI MELALUI PERBAIKAN TATA KELOLA

Wahyudi mendesak pihak kepolisian untuk tidak berhenti pada penangkapan pelaku lapangan. Ia meminta aparat membongkar jaringan pemasok dan memeriksa kemungkinan keterlibatan pihak internal manajemen tempat hiburan.

“Kalau security bisa bebas menjual sabu di area kerja, pertanyaannya: siapa yang tutup mata? Jangan-jangan ini sudah jadi lingkaran setan yang dibiarkan berjalan,” kritiknya.

Gepak Lampung juga menuntut Pemkot dan aparat terkait melakukan razia rutin di semua tempat hiburan malam, bukan hanya saat ada kasus besar.

“Kalau kita biarkan, Bandar Lampung akan dikenal sebagai surga narkoba berkedok hiburan malam. Itu sangat memalukan,” pungkas Wahyudi.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Nasional
Ketua PWDPI Lampung Soroti Kasus Rohadi Alcantara, Minta Proses Hukum Berjalan Adil
Samsat Rajabasa Bersama Satlantas dan Jasa Raharja Gelar Razia Sosialisasi Pajak Kendaraan, Ingatkan Keringanan Berakhir 31 Oktober
Wilson Lalengke Kecewa, Berjam-jam di Polda Lampung Tak Ditemui Pejabat: Surat Audiensi Disuruh Buat Ulang
Universitas Saburai Wisuda 349 Lulusan, Rektor: Gelar Harus Dibuktikan dengan Karya Nyata
HUT ke-62 Golkar, Rama Apriditya Tekankan Pentingnya Kerja Nyata dan Kepekaan terhadap Aspirasi Warga
Sengketa Tanah Waris 7,2 Hektare di Natar Bergulir di Pengadilan, Ahli Waris Maryam Gugat Peralihan Hak
Enam Bakal Calon Rebut Kursi Rektor Unila 2027–2031, Senat Segera Saring Jadi Tiga Kandidat
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Ketua PWDPI Lampung Soroti Kasus Rohadi Alcantara, Minta Proses Hukum Berjalan Adil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Samsat Rajabasa Bersama Satlantas dan Jasa Raharja Gelar Razia Sosialisasi Pajak Kendaraan, Ingatkan Keringanan Berakhir 31 Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Wilson Lalengke Kecewa, Berjam-jam di Polda Lampung Tak Ditemui Pejabat: Surat Audiensi Disuruh Buat Ulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Universitas Saburai Wisuda 349 Lulusan, Rektor: Gelar Harus Dibuktikan dengan Karya Nyata

Berita Terbaru

Berita Utama

HKA Siagakan 25 Personel Antisipasi Karhutla di Tol Palindra

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:11 WIB