DLH Tindak-lanjuti Dengan Sigap Laporan Gepak, Gepak Paparkan Arti Bencana Alam, Ini Katanya…

- Jurnalis

Minggu, 19 Januari 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Pengurus Gepak Kota Bandar Lampung mendapat laporan terkait keluhan masyarakat yang ada di sekitar lokasi musibah banjir, dimana paska banjir menyisakan tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat dan mengganggu masyarakat sekitar dan yang lalu lalang di sekitar lokasi musibah banjir yaitu di RT 36 Kelurahan Pesawahan Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung pada Minggu (19/01/2025).


Laporan ini oleh Pengurus Gepak Kota Bandar Lampung diteruskan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna yang juga menjabat sebagai Asisten 3 Kota Bandar Lampung, yang kemudian langsung memerintahkan 2 team turun langsung bergerak ke lokasi musibah.

Baca Juga :  Tanpa Kerudung Merah (PDI-P) Bunda Eva Tetap Walikota, Gepak Lampung Ucapkan Selamat

M. Taupik, Ketua Gepak Kota Bandar Lampung saat ditemui di lokasi musibah banjir menyampaikan rasa terimakasih yang mendalam atas kesigapan Pemda Kota Bandar Lampung, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Banda Lampung dalam mengatasi persoalan ini.

“Kami juga masih terus bersama sama masyarakat, bergotong-royong ikut bersama masyarakat, karena kebetulan keluarga pengurus kami juga ada beberapa yang terkena musibah banjir kemarin,” ujar M. Taufik.


Sementara itu sore harinya Ketua Umum Gepak Lampung, Wahyudi bersama pengurus Gepak Kota Bandar Lampung berkumpul di Posko Bencana menyerahkan 200 nasi kotak untuk 100 kepala keluarga/rumah.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Bandar Lampung Alihkan Arus Lalu Lintas Saat Bank Lampung Run 2025, Polda Lampung Imbau Masyarakat Patuhi Aturan

Wahyudi mengatakan bahwa banjir ini merupakan bentuk bencana alam.
” Banjir ini adalah bencana alam. Kita tidak dapat menyalahkan siapa-siapa. Salah satu penyebabnya adalah kelalaian kita juga, membuang sampah sembarangan. Kita mesti edukasi saudara-saudara kita, terutama yang kediamannya dibantaran sungai Way Belaw ini.” ujar Wahyudi.

“Kedepan semoga dampak bencana ini bisa teratasi dengan cepat dan tidak terjadi lagi banjir yang parah seperti ini,” tutup Wahyudi.

Bencana banjir yang cukup besar telah menimpa Kota Bandar Lampung sejak hujan deras yang turun sejak Jum’at (17/01/2025).

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

FMPKL Tuntut Pertanggung-jawaban PT SGC Atas Dugaan Kerugian Masyarakat Rp18 Triliun
Pentas Seni SMAN 3 Bandar Lampung, Ruang Ekspresi dan Pematangan Karakter Siswa Kelas XII
Mediasi Memanas, Warga Talang Desak Penutupan Arwana Homestay
Diduga Bermasalah, Kadis PKPCK Lampung Bungkam Soal Proyek TPU Pengajaran
ARUN Dukung Langkah Kapolda Lampung Tegakkan HGU 20 Persen
Belanja Bagian Umum Pemkot Bandar Lampung Disorot, Dugaan Anggaran Bermasalah Rp11,5 Miliar Mencuat
Tak Kantongi Izin, Aktivitas Tambang CV Sari Karya di Sukabumi Bandar Lampung Resahkan Warga
Momentum Hari Guru 2025 Jadi Pengingat Pentingnya Meningkatkan Kesejahteraan dan Kompetensi Guru
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:43 WIB

FMPKL Tuntut Pertanggung-jawaban PT SGC Atas Dugaan Kerugian Masyarakat Rp18 Triliun

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:35 WIB

Pentas Seni SMAN 3 Bandar Lampung, Ruang Ekspresi dan Pematangan Karakter Siswa Kelas XII

Senin, 12 Januari 2026 - 19:18 WIB

Mediasi Memanas, Warga Talang Desak Penutupan Arwana Homestay

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Diduga Bermasalah, Kadis PKPCK Lampung Bungkam Soal Proyek TPU Pengajaran

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:42 WIB

ARUN Dukung Langkah Kapolda Lampung Tegakkan HGU 20 Persen

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Mediasi Memanas, Warga Talang Desak Penutupan Arwana Homestay

Senin, 12 Jan 2026 - 19:18 WIB

Bandar Lampung

ARUN Dukung Langkah Kapolda Lampung Tegakkan HGU 20 Persen

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:42 WIB