Puluhan Jeep Willys Eks Perang Dunia II Curi Perhatian di HUT ke-344 Bandar Lampung, Panglima Gun: Semangat Kebersamaan Harus Terus Hidup

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: istimewa

Bandar Lampung—Deru mesin khas Jeep Willys buatan era Perang Dunia II menggema di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (19/7/2026).

Puluhan kendaraan legendaris yang tergabung dalam Willys Lampung Community (WLC) menjadi magnet utama dalam Festival Kendaraan Hias dan Parade Budaya yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung.

Sejak pagi, kendaraan-kendaraan klasik tersebut berjejer rapi sebelum mengikuti iring-iringan parade. Kehadirannya langsung menyedot perhatian ribuan warga yang memadati kawasan pusat kota.

Tak sedikit pengunjung rela mengantre untuk berfoto bersama Jeep Willys yang masih mempertahankan bentuk orisinal dan suara mesin ikoniknya.

Di tengah dominasi kendaraan hias modern, kemunculan Jeep Willys menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus mengingatkan masyarakat pada sejarah panjang kendaraan yang pernah digunakan dalam Perang Dunia II. Penampilan komunitas ini pun menjadi salah satu atraksi yang paling banyak mendapat sambutan dari masyarakat.

Baca Juga :  Bongkar-Bongkaran Jabatan Di Pemprov Lampung, Empat Pejabat Dinas BMBK Lampung Dimutasi

Festival yang dipusatkan di kawasan Tugu Adipura tersebut menampilkan beragam kendaraan hias dari instansi pemerintah, komunitas, organisasi masyarakat, hingga parade seni budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi Kota Bandar Lampung. Ribuan warga tampak memadati sepanjang rute parade untuk menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan.

Keikutsertaan Willys Lampung Community tidak sekadar memamerkan koleksi otomotif klasik. Kehadiran kendaraan bersejarah itu juga menjadi media edukasi bagi generasi muda agar mengenal sejarah sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian kendaraan klasik sebagai bagian dari warisan otomotif dunia.

Salah satu peserta yang tergabung dalam rombongan, Panglima Gunawan Pandawa, mengatakan peringatan HUT Kota Bandar Lampung tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

Baca Juga :  100 Hari Kerja Gubernur Seputar Harga Bawang, Bukan Rintihan Kaum Kecil Buruh Yang Terjajah

“Semangat kebersamaan yang kita rasakan hari ini jangan hanya berhenti di acara seremonial. Mari kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk bersama-sama mengisi pembangunan Kota Bandar Lampung yang kita cintai,” kata Gunawan.

Menurutnya, semangat gotong royong menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan kota.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat terus menjaga kekompakan dan berkontribusi sesuai peran masing-masing.

“Selamat ulang tahun ke-344 Kota Bandar Lampung. Semoga kota ini semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan semangat persatuan terus terjaga,” ujarnya.

Keikutsertaan Willys Lampung Community menjadi warna tersendiri dalam festival tahun ini. Selain menampilkan koleksi kendaraan klasik, komunitas tersebut juga memperkenalkan nilai sejarah kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga parade tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sarana edukasi sejarah dan pelestarian otomotif klasik.(*)

Penulis : Wahyudi

Editor : Jm

Berita Terkait

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham
Jelang Penutupan Bandar Lampung Expo 2026, Stand Disdukcapil Dipadati Warga
IPDA Amar Daffa dan IPDA Oschio Galang, Alumni Brata Jaya Academy, Resmi Dilantik dalam PRASPA 2026
Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel
AMPL: Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Ada yang Kebal Hukum
Dinas Perdagangan Libatkan UMKM Isi Stan Pameran di Bandar Lampung Expo 2026
Dana Pengembangan Lingkungan Mak Jelas, Lurah Gunung Sulah “Kebakaran Jenggot” Lempar Bola Panas Ke Kaling
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Jelang Penutupan Bandar Lampung Expo 2026, Stand Disdukcapil Dipadati Warga

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:14 WIB

IPDA Amar Daffa dan IPDA Oschio Galang, Alumni Brata Jaya Academy, Resmi Dilantik dalam PRASPA 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:37 WIB

Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:27 WIB

AMPL: Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Ada yang Kebal Hukum

Berita Terbaru

Nasional

Dari Pemburu Koruptor ke Penghuni Rutan KPK

Sabtu, 25 Jul 2026 - 17:14 WIB

Lampung

Membangun Dapur Bangsa, Merawat Ekonomi dari Lampung

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:49 WIB

Bandar Lampung

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:40 WIB