Polisi Tangkap 3 Pelaku Terkait Aksi Pengeroyokan Tewaskan Remaja di Bandar Lampung

- Jurnalis

Jumat, 20 Desember 2024 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung – Atmosfirnews.id
Satreskrim Polresta Bandar Lampung berhasil meringkus 3 orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan yang mengakibatkan seorang remaja berinisial FS (15) meninggal dunia.

MRP (14), IS Alias Bagong (15), dan CSG (15), ketiganya diamankan petugas disejumlah lokasi berbeda di Kota Bandar Lampung.

“Saksi saksi yang sudah kita periksa ada tujuh orang, dan tiga orang kita tetapkan sebagai tersangka terkait kepemilikan senjata tajam dan penganiayaan secara bersama sama,” Kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto, Jumat (20/12/2024).

Kasat Reskrim menambahkan bahwa kini pihaknya tengah mengejar dua pelaku lainnya dimana salah satunya merupakan pelaku utama penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Lampung Ajak Masyarakat Lakukan Uji Emisi: Udara Bersih Dimulai Dari Kendaraan Kita Sendiri

“AB, ini adalah salah satu pelaku utama yang melakukan penyabetan (melukai) korban sehingga meninggal dunia. Kami sudah mengantongi identitasnya,” Kata Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto.

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Rabu (18/12/2024), sekitar pukul 02.00 WIB, di jalan dokter Harun I, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.

Korban FS (15) bersama rekan rekannya pulang dari lapangan Saburai melewati jalan dokter harun, Saat melintas di jalan tersebut, laju sepeda motor korban dan rekannya dihadang oleh sekelompok remaja dengan membawa senjata tajam.

Karena takut, korban sempat akan mencoba melarikan diri dengan berputar arah, namun terjatuh sehingga sekolompok remaja ini langsung mengejar korban dan menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam hingga korban meninggal dunia dengan luka robek dibagian dada.

Baca Juga :  Dewan Pembina IWO Lampung, Wahyudi Hasyim Tegaskan Edi Arsadad Jangan Asbun

Terkait motif pelaku, Kompol Hendrik menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Masih kita dalami, terkait apa motif dari aksi pengeroyokan ini,” Kata kasat Reskrim.

Hendrik juga mengimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi anak anaknya, memperhatikan saat anak beraktivitas di luar rumah.

“Kami mohon bantuannya agar tidak terulang kembali, agar para orang tua mengawasi anaknya agar tidak terjerumus dalam kegiatan atau tindakan yang dapat merugikan diri sendiri ataupun orang lain” pesan Kompol Hendrik.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Keluarga Pengurus PWI Lampung Lapor Polisi Usai Diduga Diancam Tetangga, Legislator dan Jurnalis Mengawal
Lapor Bunda Eva! SDN 2 Rawa Laut Diduga Sengsarakan Wali Murid, Paksa Beli Buku Bupena Rp140 Ribu
Lurah Tanjung Agung Raya Sampaikan Klarifikasi Terkait Kronologi Insiden dan Dugaan Pengancaman Antarwarga
Terseret Dugaan Makelar Jabatan, Kakak Kepala Inspektorat Bandar Lampung Dilaporkan ke Polda Lampung
Kabur Dari Tanggung Jawab! Kabag Kesra Balam Sok Sibuk Saat di Konfirmasi Terkait Skandal Umrah Rp38 Juta
Mengusung Nama Lampung, Satelit Ini Ternyata Bukan Milik Pemerintah Provinsi
Mengusung Nama Lampung, Satelit Ini Ternyata Bukan Milik Pemerintah Provinsi
Di Atas Harga Pasar, Biaya Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Rp38 Juta per Jamaah Dipertanyakan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Keluarga Pengurus PWI Lampung Lapor Polisi Usai Diduga Diancam Tetangga, Legislator dan Jurnalis Mengawal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Lapor Bunda Eva! SDN 2 Rawa Laut Diduga Sengsarakan Wali Murid, Paksa Beli Buku Bupena Rp140 Ribu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Terseret Dugaan Makelar Jabatan, Kakak Kepala Inspektorat Bandar Lampung Dilaporkan ke Polda Lampung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Kabur Dari Tanggung Jawab! Kabag Kesra Balam Sok Sibuk Saat di Konfirmasi Terkait Skandal Umrah Rp38 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Mengusung Nama Lampung, Satelit Ini Ternyata Bukan Milik Pemerintah Provinsi

Berita Terbaru