Pemerintah Terkesan Tutup Mata, Puluhan Tahun Banjir Akibat Tumpukan Sampah

- Jurnalis

Minggu, 9 Februari 2025 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Lampung Selatan – Atmosfirnews.id

Hujan deras yang mengguyur 2 Dusun, Desa Tarahan, Lampung Selatan, pada Sabtu malam (8/2/2025) menyebabkan banjir yang merendam permukiman warga, perkebunan, hingga tempat wisata Sembalang.
Banjir ini diduga akibat tumpukan sampah yang menyumbat hilir sungai, sehingga air meluap ke daratan.

Salah seorang warga, BG, mengungkapkan bahwa banjir sudah menjadi permasalahan rutin setiap kali hujan deras melanda.

“Kami selalu banjir, mas, kalau hujan deras. Bahkan sudah langganan banjir,” ujarnya dengan nada pasrah.

Ia menjelaskan bahwa penyumbatan di hilir sungai disebabkan oleh berbagai jenis sampah yang terbawa arus dari hulu.

“Itu airnya meluap akibat penyumbatan sampah dari hulu sungai. Banyak sampah bambu, kayu, dedaunan, yang jumlahnya sangat banyak,” katanya.

Baca Juga :  Polda Lampung Tetapkan Tersangka Ijazah Palsu, Gepak Puji Kinerja Dan Integritas Polda Lampung

Tak hanya itu, ia juga menyoroti kecilnya lubang pembuangan air di hilir sungai yang mengarah langsung ke laut.

Menurutnya, lubang tersebut tidak mampu menampung volume air dan sampah yang datang dari hulu, sehingga sampah yang lolos justru mencemari laut.

“Sampah yang berhasil lolos ke laut bikin air jadi kotor. Bambu, kayu, dedaunan semua menumpuk di sana,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan mengatasi permasalahan ini. Pasalnya, mereka merasa sudah cukup lama menghadapi banjir dan dampak buruknya tanpa ada solusi nyata.

“Kami bingung mau mengadu ke siapa lagi. Kejadian seperti ini sudah berlarut-larut bertahun-tahun. Pemerintah dulu berjanji mau menyelesaikan masalah ini, tapi nyatanya hanya omong kosong. Sampai sekarang, tetap tidak ada perubahan,” keluh BG.

Baca Juga :  SPBU 24.353.75 Tanjung Bintang Diduga Berkerjasama Dengan Kendaraan Pengecor BBM Subsidi

Banjir kali ini juga berdampak pada sektor wisata. Salah satu pemilik tempat wisata di daerah tersebut bahkan rela mengeluarkan uang pribadi untuk menyediakan konsumsi bagi warga yang bergotong royong membersihkan sungai dari tumpukan sampah.

Dari pantauan di lokasi, hingga saat ini sampah masih menumpuk di sungai, meskipun warga terus berusaha membersihkannya secara swadaya.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menangani masalah sampah di hilir sungai, agar banjir ini tidak terus berulang.

Bahkan, jika pemerintah tidak memperdulikan permasalahan ini, warga akan mengadukan persoalan ini ke DPRD lampung selatan, agar bisa ditindaklanjuti.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PLTP Rajabasa Dibidik Mulai 2027, PGK Lamsel Desak Pemda dan Investor Buka-bukaan soal Lahan dan Dampak Lingkungan
Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPRD Lampung Selatan Ajak Warga Kokohkan Persatuan
DPO Narkoba Bareskrim ‘Dilepas’ di Lampung Selatan, Polisi Sebut Diajukan Rehab
Proyek Tanggul Way Ketibung–Way Sulan Rp23,9 Miliar Disorot, Diduga Pakai Batu Bekas Bronjong dan Solar Subsidi
8 Hari, Posko Waspada Bencara Karang Taruna Distribusikan 25 Ribu Masker, Biskuit, Susu, hingga 150 Ribu Liter Air
Krakatau Raya Resmi Jadi Korda IJTI, Heri Fulistiawan Pimpin Jurnalis TV Lamsel-Lamtim
Ketua DPRD Lampung Selatan Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Berbagai Perlombaan
AKBP Deddy Kurniawan Resmi Pimpin Polres Lampung Selatan, Ajak Personel Lanjutkan Pengabdian yang Profesional dan Humanis
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:45 WIB

PLTP Rajabasa Dibidik Mulai 2027, PGK Lamsel Desak Pemda dan Investor Buka-bukaan soal Lahan dan Dampak Lingkungan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPRD Lampung Selatan Ajak Warga Kokohkan Persatuan

Selasa, 29 September 2026 - 22:17 WIB

DPO Narkoba Bareskrim ‘Dilepas’ di Lampung Selatan, Polisi Sebut Diajukan Rehab

Jumat, 25 September 2026 - 12:37 WIB

Proyek Tanggul Way Ketibung–Way Sulan Rp23,9 Miliar Disorot, Diduga Pakai Batu Bekas Bronjong dan Solar Subsidi

Minggu, 20 September 2026 - 15:57 WIB

8 Hari, Posko Waspada Bencara Karang Taruna Distribusikan 25 Ribu Masker, Biskuit, Susu, hingga 150 Ribu Liter Air

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB