Memasuki H+2 Operasi Zebra Krakatau, Penertiban Dilakukan Di Beberapa Titik Bandar Lampung

- Jurnalis

Selasa, 15 Oktober 2024 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG – Atmosfirnews.id
Operasi Zebra Krakatau 2024 dimulai di seluruh polres/polresta jajaran Polda Lampung pada Senin, 14 Oktober 2024. Operasi ini akan digelar selama 14 hari hingga 27 Oktober 2024 mendatang.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombespol Umi Fadillah Astutik mengatakan, Polda Lampung menerjunkan sebanyak 711 personel selama pelaksanaan operasi zebra krakatau 2024.

Hari kedua berlangsungnya operasi zebra krakatau 2024 yaitu dengan melakukan penertiban terhadap pengguna jalan di beberapa titik wilayah Polda Lampung oleh personel, Selasa (15/10/2024).

Baca Juga :  Temui Ketua MPR RI, Gubernur Mirza Sampaikan Aspirasi Mahasiswa Lampung.

Umi menambahkan , Dalam pelaksanaan operasi zebra 2024, tidak ada titik operasi yg stasioner. Artinya jajaran personel akan melakukan operasi secara mobile seluruh ruas jalan di wilayah hukum Polda Lampung.

Contoh titik yang di lakukan penertiban oleh para personel yaitu bundaran jl. Hajimena, pasar pasir gintung, jl. Kartini, dll.

Dia menjelaskan bahwa operasi zebra kali ini akan menyasar 14 jenis pelanggaran. Diantaranya menggunakan handphone sambil mengemudi, tidak menggunakan helm,tidak melengkapi kendaraan,melawan arus dan sebagainya.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 3 Pelaku Terkait Aksi Pengeroyokan Tewaskan Remaja di Bandar Lampung

Sedangkan operasi zebra krakatau 2024 adalah 40 persen kegiatan preemptif, 40 persen preventif, dan 20 persen penegakan hukum, yang dilakukan secara elektronik melalui ETLE statis dan mobile, serta teguran langsung.

“Melalui inisiatif ini, Polda Lampung berharap masyarakat lebih untuk disiplin lagi dalam berkendara lebih sadar akan berharga nya nyawa karena dengan melakukan pelanggaran lalu lintas kita bisa kehilangan nyawa kapan saja” ujar Umi.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Ardho: Program Ekonomi Kerakyatan Jadi Tameng Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global
Dua Pemimpin Redaksi Media Siber di Lampung Gagas Terbentuknya HIWALA
Laskar Lampung Pasang Badan Bela Warga Gotong Royong, Destra: Jangan Ada Lagi Intimidasi
Kasus Dugaan Pemerasan RSU Abdoel Moeloek Berakhir, Vonis 7 Bulan 20 Hari
Terungkap, Ini Mobil Terakhir yang Ditumpangi Arinal Djunaidi Sebelum Naik Mobil Tahanan di Kejati Lampung
Stabilitas Ekonomi Terjaga, Ardho Nilai Kebijakan Prabowo Subianto Tepat Sasaran
Dituntut 10 Bulan, Dua Tersangka OTT RSUD Abdoel Moeloek Siap Ajukan Pembelaan
Sidang OTT LSM Lampung; Keterangan Saksi Ahli Ditolak Hakim
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:14 WIB

Ardho: Program Ekonomi Kerakyatan Jadi Tameng Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:18 WIB

Dua Pemimpin Redaksi Media Siber di Lampung Gagas Terbentuknya HIWALA

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:31 WIB

Laskar Lampung Pasang Badan Bela Warga Gotong Royong, Destra: Jangan Ada Lagi Intimidasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:10 WIB

Kasus Dugaan Pemerasan RSU Abdoel Moeloek Berakhir, Vonis 7 Bulan 20 Hari

Minggu, 26 April 2026 - 11:54 WIB

Stabilitas Ekonomi Terjaga, Ardho Nilai Kebijakan Prabowo Subianto Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Dua Pemimpin Redaksi Media Siber di Lampung Gagas Terbentuknya HIWALA

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:18 WIB