KPK, Ayo Ke Lampung, Ada Dua Perusahaan Pemenang Tender RSUDAM Kantornya Fiktif!

- Jurnalis

Rabu, 3 Juli 2024 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BANDARLAMPUNG – Atmosfirnews.id
“Benar-benar kelewatan, seolah kebal hukum,” gerutu seorang wartawan kala menginvestigasi adanya temuan dugaan alamat kantor fiktif, dua perusahaan rekanan pemenang tender paket proyek di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

Yakni, perusahaan rekanan pemenang tender paket proyek pekerjaan bidang jasa kebersihan pada Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Tanjungkarang Bandar Lampung tahun anggaran (TA) 2024 dengan nilai pagu anggaran paket proyek sebesar Rp4.092.365.680,00 atau Rp4,092 miliar atas nama PT. Ganendra Wijaya, yang beralamat kantor di Jalan Pahlawan Nomor 20, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.

Dan perusahaan rekanan pemenang tender paket proyek pekerjaan bidang pembangunan Ruang Bedah pada RSUDAM Tanjungkarang Bandar Lampung tahun anggaran (TA) 2024 dengan nilai pagu anggaran paket proyek sebesar Rp38.000.000.000,00 atau Rp38 miliar atas nama PT. Harapan Jejama Waway, yang beralamat kantor di Jalan Kutilang Raya Blok 5A Nomor 20, RT 15 A, Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Baca Juga :  Tanah 106 Hektare Ogan Jaya Memanas, Kades Diancam Laduk: Nama Wabup Ikut Terseret, Dugaan Tambang Batu Bara Mencuat

Penelusuran, berdasar investigasi lapangan, serta yang tengah berproses adalah verifikasi dan validasi data dan fakta lapangan, alamat kantor perusahaan pertama di atas, ternyata cuma sebuah bangunan rumah kosong tak berpenghuni.

Idem, berdasar investigasi lapangan, serta yang tengah berproses adalah verifikasi dan validasi data dan fakta lapangan, alamat kantor perusahaan kedua, merupakan satu bangunan rumah kontrakan yang baru saja berganti penyewa. Saat ini penyewanya merupakan mahasiswa.

Mengagetkannya, nama identik, perusahaan kedua, PT Harapan Jejama Waway, notabene pernah nyaris tersandung perkara rasuah.
Yakni, terkait adanya temuan kerugian negara berdasar Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung Tahun 2022.

Perinci, perusahaan rekanan satu ini wajib mengembalikan kerugian negara dari hasil penilaian BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung dimana selaku rekanan pemenang tender paket proyek pekerjaan Konstruksi Gedung Bedah Terpadu dan pembangunan Gedung Perawatan Neurologi RSUDAM Tanjungkarang Bandar Lampung Tahun Anggaran 2022 lalu, ditemu-kenali, dan sahih menjadi temuan awal, proses pekerjaan bersangkutan dilaksanakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dengan potensi kerugian negara sebesar Rp2,92 miliar dan kurang volume sebesar Rp78,38 juta.

Baca Juga :  Polemik Di Balik Kasus Dugaan Penggelapan Mobil, Polisi Diminta Periksa Pengacara Lampung Prayoga Diduga Terlibat

Lantas, dalam perkembangannya, pihak rekanan telah mengembalikannya ke kas daerah dalam dua termin pembayaran pada tahun itu juga. “Sudah ada macam-macam aplikasi pencegahan tipikor, sudah keroyokan cegah berantas korupsi, masih aja ya. Huh, geregetan saya. Inget mati woy. Kasih makan anak bini tuh dari uang halal, bukan dari duit maling kerah putih!” gerutu sang wartawan investigator alamat kantor tersebut.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Redi Sanjaya, Tersangka Kasus Narkoba, Dikabarkan Tak Lagi Ditahan, Kabid Humas: Ditindaklanjuti Propam
Ukir Prestasi Nasional, Atlet SMA Kebangsaan Lampung Sabet Dua Emas, Faddel Rebut Gelar Best of the Best
Setahun Kasus Tabrakan Kapal Tewaskan Dua Orang Tak Tuntas, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kinerja Polres Muna
Coreng Institusi Adhyaksa: Oknum Kejari Lampung Barat Diduga Nyabu, Desakan PTDH Menguat!
17 Tahun Berkarya, Octopuss Bandar Lampung Perkuat Kepedulian terhadap Sesama
Tak Sekadar Berbisnis, Dua Pengusaha Kompak Bangun Masjid dan Tebar Kepedulian di Pangandaran
Nuryadin dan Cahya Gandara Resmikan Masjid di Pangandaran, Salurkan 1.000 Paket Sembako
Ketua PWDPI Lampung Soroti Kasus Rohadi Alcantara, Minta Proses Hukum Berjalan Adil
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:52 WIB

Redi Sanjaya, Tersangka Kasus Narkoba, Dikabarkan Tak Lagi Ditahan, Kabid Humas: Ditindaklanjuti Propam

Senin, 2 November 2026 - 09:32 WIB

Ukir Prestasi Nasional, Atlet SMA Kebangsaan Lampung Sabet Dua Emas, Faddel Rebut Gelar Best of the Best

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Setahun Kasus Tabrakan Kapal Tewaskan Dua Orang Tak Tuntas, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kinerja Polres Muna

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Coreng Institusi Adhyaksa: Oknum Kejari Lampung Barat Diduga Nyabu, Desakan PTDH Menguat!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

17 Tahun Berkarya, Octopuss Bandar Lampung Perkuat Kepedulian terhadap Sesama

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB