Kapolri Dapat Penghargaan Panglima Gagah Pasukan Polis Dari Kerajaan Malaysia

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


JAKARTA – Atmosfirnews.id
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menerima penghargaan berupa Panglima Gagah Pasukan Polis (PGPP) dari Kerajaan Malaysia. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas segala bentuk kerja sama kedua Negara, yang telah terjalin selama ini, khususnya di bidang keamanan maupun penegakkan hukum. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit menerima penghargaan tersebut di Istana Negara Malaysia, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (30/10/2024). 

Panglima Gagah Pasukan Polis sendiri merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kerajaan Malaysia sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen yang kuat dalam menjaga keamanan di kawasan dan kerja sama berkelanjutan dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM).

Baca Juga :  Humas Polda Se-Indonesia Antusias Ikuti Pelatihan AI Divhumas Polri

Penganugerahan PGPP kepada Kapolri akan diberikan langsung oleh Raja Malaysia, Kebawah Duli Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda Yang di Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim Ibni Sultan Iskandar, sebagai penghargaan atas peran penting dalam menjaga keamanan kawasan serta kontribusi signifikan bagi keamanan Malaysia dan Indonesia.

Adapun Penghargaan PGPP pernah diberikan oleh Raja Malaysia kepada Kapolri pada masanya, yaitu, Jenderal Polisi (Purn.) Dibyo Widodo, tahun 1996. Jenderal Polisi (Purn.) Timur Pradopo, tahun 2013. Dan Jenderal Polisi (Purn.) Tito Karnavian, tahun 2017.
Pada tahun ini, penganugerahan PGPP diberikan kepada enam pejabat Kepolisian, yakni;

Baca Juga :  Ketua BPKN RI: Saran Tiga Skenario Pulihkan Hak Calon Jemaah Gagal Berangkat Haji Furoda 2025

Dua kepala Kepolisian;
1. Jenderal Polisi Rommel Francisco 
Dayleg Marbil (Kepala Kepolisian Nasional Filipina). 
2. Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. (Kepala Kepolisian Negara Republik
Indonesia).

Empat Pejabat PDRM; 
1. Komisioner Polis Datuk Seri Khaw Kok Chin;
2. Komisioner Polis Datuk Haji Samsudin Bin 
Basir;
3. Komisioner Polis Datuk TS Ahmad Ramdzan Bin Daud;
4. Komisioner Polis Datuk Mohd Roze Bin Haji Shaari.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Mengawal Isu Sosial dan Keagamaan: Mengenal Aprozi Alam, Politisi Golkar dari Dapil Lampung II
Gepak Lampung Soroti Status Ganda Kepala BGN, Nama Nanik Masih Ada di Jajaran Komisaris Pertamina
Di Hadapan DPR, BPBR Desak Pengembalian Tanah Adat dan Pengakuan Wilayah Adat dalam RUU Masyarakat Adat
RUMAH MANTAN WAMEN DIGELEDAH KPK, BRIMOB BERSENJATA LENGKAP TURUN MENGAMANKAN!
Sony Sonjaya Siap Jadi JC dan Buka Bukaan Siapa Saja Yang Terlibat
Makin Panas! Ormas Islam Resmi Polisikan Hercules Terkait Dugaan Penyekapan dan Intimidasi Kejam Terhadap Putri Penulis Ahmad Bahar…
Menolak Buta Sejarah: Mengapa Percuma Belajar Hukum Jika Asal-usul ‘Dewi Keadilan’ Saja Tidak Tahu?
Anggaran MBG Tak Dipangkas, Presiden Prabowo: “Lebih Baik Rakyat Makan daripada Uang Dikorupsi “.
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:21 WIB

Mengawal Isu Sosial dan Keagamaan: Mengenal Aprozi Alam, Politisi Golkar dari Dapil Lampung II

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:05 WIB

Gepak Lampung Soroti Status Ganda Kepala BGN, Nama Nanik Masih Ada di Jajaran Komisaris Pertamina

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Di Hadapan DPR, BPBR Desak Pengembalian Tanah Adat dan Pengakuan Wilayah Adat dalam RUU Masyarakat Adat

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:57 WIB

RUMAH MANTAN WAMEN DIGELEDAH KPK, BRIMOB BERSENJATA LENGKAP TURUN MENGAMANKAN!

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:30 WIB

Sony Sonjaya Siap Jadi JC dan Buka Bukaan Siapa Saja Yang Terlibat

Berita Terbaru