Gepak Lampung Desak SPPG Bertanggung Jawab atas Keracunan Puluhan Siswa

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung,, Atmosfirnews.id

Keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandar Lampung terus menjadi sorotan.

Puluhan siswa dari SDN 2 Sukabumi, SMP 31 Campang Raya, hingga SMK 5 Bandar Lampung mengalami diare, sakit perut, muntah-muntah, dan pusing. Bahkan salah satu siswa SMK 5 hingga kini masih mengeluhkan demam, pusing, dan diare.

Sementara itu, pihak sekolah mengaku belum bisa memastikan penyebab pasti keracunan karena masih menunggu pemeriksaan terhadap MBG yang disediakan oleh SPPG, pihak yang membuat makanan tersebut.

Baca Juga :  Sejumlah Tokoh Lampung Utara Gruduk Mahan Agung Temui Pj Gubernur, Ini Masalahnya..

Ketua Umum Gepak Lampung, Wahyudi, menegaskan keprihatinannya dan mendesak SPPG bertindak cepat serta bertanggung jawab.

“Kami dari lembaga sangat prihatin dengan peristiwa ini. Masalah yang timbul berdampak bagi orang tua siswa, karena sampai saat ini pihak sekolah belum ada tindakan pertanggungjawaban ke wali murid. Ini harus disikapi secara cepat, jangan sampai berakibat fatal,” tegas Wahyudi, Sabtu (30/8/2025).

Wahyudi menambahkan bahwa jika kesalahan terbukti berasal dari pihak SPPG, pihaknya akan menuntut pertanggungjawaban penuh.

Baca Juga :  Kemenag Bandar Lampung Hadir Langsung Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Satiman, Jamaah Haji Asal Bandar Lampung

“Jangan biarkan siswa menjadi korban dari kesalahan pihak MBG. Bahkan jika terbukti ada pelanggaran pidana yang timbul dari perbuatan ini, kami tidak akan segan-segan melaporkan ke aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, SPPG maupun dinas terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai langkah konkret yang akan diambil untuk menangani keracunan siswa.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan
Antisipasi Banjir, Camat Enggal Turun Langsung Bersihkan Drainase
Tiga Tahun Mencari Keadilan! Ofpy Arianti Desak Polisi Tegak Lurus, Tolak Penangguhan Penahanan Terlapor
Bungkam Kabid-Kadis DPMPTSP Bandar Lampung soal Izin Alfamart: Menghindar, Memblokir Wartawan, atau Ada yang Ditutupi?
Rekening PT PSMI Diblokir, Nasib 60 Ribu Warga Terancam! FORSAL dan For-WIN Minta Kejaksaan Jangan Abaikan Rakyat
Bandar Lampung Sekarat: Menelanjangi Celah Izin Perumahan Berkedok Tambang Ilegal
Coreng Institusi Adhyaksa: Oknum Kejari Lampung Barat Diduga Nyabu, Desakan PTDH Menguat!
Rapor Merah Prabowo-Gibran, Aliansi Lampung Melawan Gugat Karhutla hingga BBM
Berita ini 251 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:52 WIB

Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan

Senin, 2 November 2026 - 22:11 WIB

Tiga Tahun Mencari Keadilan! Ofpy Arianti Desak Polisi Tegak Lurus, Tolak Penangguhan Penahanan Terlapor

Senin, 2 November 2026 - 15:31 WIB

Bungkam Kabid-Kadis DPMPTSP Bandar Lampung soal Izin Alfamart: Menghindar, Memblokir Wartawan, atau Ada yang Ditutupi?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Rekening PT PSMI Diblokir, Nasib 60 Ribu Warga Terancam! FORSAL dan For-WIN Minta Kejaksaan Jangan Abaikan Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Bandar Lampung Sekarat: Menelanjangi Celah Izin Perumahan Berkedok Tambang Ilegal

Berita Terbaru