Gepak Lampung Desak APH Tindak Tegas Dua Kendaraan L300 Modifikasi Penghisap BBM Subsidi Diduga Milik Warga Inisial RN dan AM

- Jurnalis

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Atmosfirnews.id
Maraknya praktek penyalahgunaan BBM Subsidi kerap terjadi. Fenomena tersebut sudah tidak menjadi rahasia umum lagi. Kendati, para pemain bahkan hingga pemilik bisnis penyalah-gunaan BBM subsidi itu sendiri dari kalangan warga sipil dan institusi aparat. Hal ini menjadi sorotan Ketua Umum Gepak Lampung, Wahyudi, yang menilai Aparat Penegak Hukum (APH) harus segera menindak tegas dan berikan sanksi tegas kepada para pelaku .

Wahyudi tegaskan dirinya akan berkoordinasi dengan APH untuk segera menindak tegas kendaraan – kendaraan modifikasi yang kerap ditemukan berulang kali, keliling SPBU yang melakukan pengisian BBM subsidi.

Baca Juga :  KEJATI LAMPUNG KEMBALI GELAR PASAR MURAH, RAMADHAN BERKAH BAKTI KEJAKSAAN UNTUK MASYARAKAT

“Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan pihak penegak hukum, Migas, dan Pertamina yang mana dugaan aktivitas kendaraan – kendaraan modifikasi memuat BBM bersubsidi telah marak berjamur di Kota Bandar Lampung,” tegas Wahyudi.

“Iya, para pelaku bisnis ilegal itu harus segera ditindak, kami akan laporkan dan surati pihak terkait,” ungkapnya saat dimintai tanggapan.

‘Ini sudah jelas, semua yang terlibat harus segera ditindak dan pihak terkait berikan sanksi efek jera,” imbuhnya.

Baca Juga :  Perang Melawan Narkoba, Kapolda Lampung Tegaskan Komitmen Tanpa Kompromi

Diketahui sebelum terendus terdapat dua kendaraan modifikasi jenis L300 dengan nopol BH 8309 dan B9013 BOR diduga mengunakan Barcode palsu dan plat palsu wara – wiri di sejumlah SPBU di Kota Bandar Lampung dan diduga menghisap BBM subsidi jenis solar untuk dijual kembali ke sejumlah gudang penimbunan BBM subsidi.

“Dari informasi yang diperoleh, pemilik kendaraan tersebut warga berinisial RN dan AM.
“Itu mobil milik pengecor inisial RN dan AM ,”ucap sumber yang tidak ingin sebutkan namanya.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemerasan RSU Abdoel Moeloek Berakhir, Vonis 7 Bulan 20 Hari
Terungkap, Ini Mobil Terakhir yang Ditumpangi Arinal Djunaidi Sebelum Naik Mobil Tahanan di Kejati Lampung
Stabilitas Ekonomi Terjaga, Ardho Nilai Kebijakan Prabowo Subianto Tepat Sasaran
Dituntut 10 Bulan, Dua Tersangka OTT RSUD Abdoel Moeloek Siap Ajukan Pembelaan
Sidang OTT LSM Lampung; Keterangan Saksi Ahli Ditolak Hakim
Di Tengah Krisis BBM, Dugaan “Mafia Solar” Kembali Beraksi di SPBU Langkapura
Blokade Perlintasan Rel Kereta Api, Ini Tanggapan Dishub.
Jejak Karier dari Lampung, Medyanta Raih Pangkat Brigjen di Polda Sulut
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:10 WIB

Kasus Dugaan Pemerasan RSU Abdoel Moeloek Berakhir, Vonis 7 Bulan 20 Hari

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:37 WIB

Terungkap, Ini Mobil Terakhir yang Ditumpangi Arinal Djunaidi Sebelum Naik Mobil Tahanan di Kejati Lampung

Minggu, 26 April 2026 - 11:54 WIB

Stabilitas Ekonomi Terjaga, Ardho Nilai Kebijakan Prabowo Subianto Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 18:50 WIB

Sidang OTT LSM Lampung; Keterangan Saksi Ahli Ditolak Hakim

Rabu, 1 April 2026 - 15:05 WIB

Di Tengah Krisis BBM, Dugaan “Mafia Solar” Kembali Beraksi di SPBU Langkapura

Berita Terbaru