Gepak Lampung Desak APH Tindak Tegas Dua Kendaraan L300 Modifikasi Penghisap BBM Subsidi Diduga Milik Warga Inisial RN dan AM

- Jurnalis

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Atmosfirnews.id
Maraknya praktek penyalahgunaan BBM Subsidi kerap terjadi. Fenomena tersebut sudah tidak menjadi rahasia umum lagi. Kendati, para pemain bahkan hingga pemilik bisnis penyalah-gunaan BBM subsidi itu sendiri dari kalangan warga sipil dan institusi aparat. Hal ini menjadi sorotan Ketua Umum Gepak Lampung, Wahyudi, yang menilai Aparat Penegak Hukum (APH) harus segera menindak tegas dan berikan sanksi tegas kepada para pelaku .

Wahyudi tegaskan dirinya akan berkoordinasi dengan APH untuk segera menindak tegas kendaraan – kendaraan modifikasi yang kerap ditemukan berulang kali, keliling SPBU yang melakukan pengisian BBM subsidi.

Baca Juga :  Jempol Buat 36 Anggota Ditlantas Polda Lampung Sukses Lakukan Pengawalan PON XXI

“Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan pihak penegak hukum, Migas, dan Pertamina yang mana dugaan aktivitas kendaraan – kendaraan modifikasi memuat BBM bersubsidi telah marak berjamur di Kota Bandar Lampung,” tegas Wahyudi.

“Iya, para pelaku bisnis ilegal itu harus segera ditindak, kami akan laporkan dan surati pihak terkait,” ungkapnya saat dimintai tanggapan.

‘Ini sudah jelas, semua yang terlibat harus segera ditindak dan pihak terkait berikan sanksi efek jera,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kapolda Lampung Dukung Program Pemutihan Pajak, Ajak Masyarakat Manfaatkan Kesempatan Emas Ini

Diketahui sebelum terendus terdapat dua kendaraan modifikasi jenis L300 dengan nopol BH 8309 dan B9013 BOR diduga mengunakan Barcode palsu dan plat palsu wara – wiri di sejumlah SPBU di Kota Bandar Lampung dan diduga menghisap BBM subsidi jenis solar untuk dijual kembali ke sejumlah gudang penimbunan BBM subsidi.

“Dari informasi yang diperoleh, pemilik kendaraan tersebut warga berinisial RN dan AM.
“Itu mobil milik pengecor inisial RN dan AM ,”ucap sumber yang tidak ingin sebutkan namanya.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Lapor Bunda Eva! SDN 2 Rawa Laut Diduga Sengsarakan Wali Murid, Paksa Beli Buku Bupena Rp140 Ribu
Dikaitkan dengan Peralihan Lahan Ryacudu, Sekdaprov Marindo Tegaskan Tak Ada Perubahan Aset
Lurah Tanjung Agung Raya Sampaikan Klarifikasi Terkait Kronologi Insiden dan Dugaan Pengancaman Antarwarga
Rp1,3 Triliun Diduga Raib, 13 Penambang Emas Ilegal Way Kanan Hanya Divonis 1 Tahun, “Bos Besar” Tak Tersentuh
Diduga Langgar GSB, Bangunan Point Coffee di Area Parkir Indomaret Jalan Kartini Disorot, Pemkot Balam Diminta Tindak Tegas
Terseret Dugaan Makelar Jabatan, Kakak Kepala Inspektorat Bandar Lampung Dilaporkan ke Polda Lampung
Kabur Dari Tanggung Jawab! Kabag Kesra Balam Sok Sibuk Saat di Konfirmasi Terkait Skandal Umrah Rp38 Juta
Mengusung Nama Lampung, Satelit Ini Ternyata Bukan Milik Pemerintah Provinsi
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Lapor Bunda Eva! SDN 2 Rawa Laut Diduga Sengsarakan Wali Murid, Paksa Beli Buku Bupena Rp140 Ribu

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Dikaitkan dengan Peralihan Lahan Ryacudu, Sekdaprov Marindo Tegaskan Tak Ada Perubahan Aset

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Lurah Tanjung Agung Raya Sampaikan Klarifikasi Terkait Kronologi Insiden dan Dugaan Pengancaman Antarwarga

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Diduga Langgar GSB, Bangunan Point Coffee di Area Parkir Indomaret Jalan Kartini Disorot, Pemkot Balam Diminta Tindak Tegas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Terseret Dugaan Makelar Jabatan, Kakak Kepala Inspektorat Bandar Lampung Dilaporkan ke Polda Lampung

Berita Terbaru