Atmosfirnews.id — DPRD Kota Bandar Lampung meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan perhatian lebih besar terhadap isu disabilitas dalam perencanaan program serta penganggaran tahun 2026.
Dorongan tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Widodo, saat mengikuti rapat paripurna di gedung dewan, Kamis, 3 Desember 2025.
Agus menegaskan bahwa penyandang disabilitas merupakan bagian dari warga kota yang berhak memperoleh pelayanan yang setara, perlindungan memadai, serta aksesibilitas yang ramah dan aman.
“Karena itu, saya berharap Pemkot mengutamakan isu disabilitas dalam perencanaan maupun alokasi anggaran tahun 2026,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang aksesibel, penguatan layanan sosial, penyediaan pendidikan inklusif, hingga peningkatan layanan kesehatan dan perlindungan bagi penyandang disabilitas, merupakan kebutuhan mendesak.
“Ruang-ruang publik harus benar-benar inklusif. Faktanya, masih banyak penyandang disabilitas yang belum terakomodasi dalam kebijakan kota,” ujar Agus.
Lebih lanjut, ia menyebut DPRD harus menjadi wadah bagi seluruh masyarakat tanpa kecuali. “Bulan Disabilitas harus menjadi pengingat bahwa pembangunan mesti inklusif dan adil bagi semua,” tambahnya.
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Deddy Amarullah, menyampaikan bahwa pemerintah kota tengah berupaya mewujudkan Bandar Lampung sebagai kota yang lebih ramah bagi kelompok disabilitas.
Ia menjelaskan, beberapa langkah telah dilakukan, seperti keberadaan sekolah khusus disabilitas dan pemenuhan fasilitas publik yang menyediakan ruang bagi kelompok tersebut.
Selain itu, penyesuaian pada infrastruktur jalan dan trotoar juga dilakukan secara bertahap.
“Pembangunan trotoar yang ramah disabilitas dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran,” tuturnya.



