Dorong Mutu Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Motivasi 543 Guru TU dan Operator PPPK se-Tanggamus

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus, Atmosfirnews.id

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menggelar kegiatan Pembinaan Guru Tata Usaha (TU) dan Tenaga Operator PPPK se-Kabupaten Tanggamus di SMA Negeri 1 Talang Padang, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan ini diikuti 543 peserta yang berasal dari SMA, SMK, dan SLB Negeri di seluruh wilayah Tanggamus.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Jhoni Efendi, ST., MT, menegaskan pentingnya kegiatan pembinaan ini untuk memperkuat kompetensi dan profesionalitas tenaga PPPK, terutama dalam tata kelola administrasi pendidikan dan layanan akademik.

“Kegiatan ini kami selenggarakan untuk memotivasi para guru TU dan operator PPPK agar semakin meningkatkan kinerjanya. Mereka adalah garda depan yang menentukan kualitas layanan pendidikan di sekolah,” ujar Jhoni.

Ia menekankan bahwa kualitas pendidikan di Lampung masih harus ditingkatkan secara serius, terutama pada aspek Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Angka Partisipasi Murni (APM) yang masih berada di level rendah.

Baca Juga :  Menelusuri Makna _Negik_ : Belajar Dari Kasus Dokter-Pasien RSAM

“IPM dan APM kita masih rendah. Ini menjadi alarm bahwa pola pembelajaran dan tata kelola pendidikan harus kita ubah. Kita tidak bisa bekerja dengan cara lama. Dibutuhkan kecepatan, ketepatan, profesionalitas, dan inovasi dalam memberikan layanan kepada siswa dan orang tua,” tegas Jhoni.

Jhoni juga menekankan bahwa peran tenaga TU dan operator PPPK sangat krusial dalam mendukung transformasi digital pendidikan.

“Para operator dan TU memiliki posisi strategis. Mereka memastikan seluruh sistem berjalan mulai dari data dapodik, administrasi akademik, pelayanan siswa, sampai pengelolaan program pemerintah. Kalau administrasi kuat, maka pendidikan akan jauh lebih maju,” jelasnya.

Ia berharap para peserta yang hadir dapat menerapkan ilmu dan pembinaan yang diterima, kemudian membawa perubahan nyata di sekolah masing-masing.

“Kami ingin melihat perubahan. Bukan hanya hadir dalam pembinaan, tetapi membawa dampaknya langsung ke sekolah. Itulah ukuran keberhasilan kita bersama,” tambah Jhoni.

Baca Juga :  Pj Bupati Pringsewu Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua FKWKP di Akhir Masa Jabatan Pringsewu

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Wilayah II, Rodi Hayani Samsun, S.H., M.IP, turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan pembinaan tersebut.

Ia menilai kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pelayanan pendidikan di wilayah Tanggamus.

“Pembinaan seperti ini sangat penting karena langsung menyasar tenaga administrasi pendidikan yang selama ini bekerja memastikan seluruh layanan berjalan baik. Kami di wilayah II berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan agar sekolah-sekolah kita bisa bersaing,” ujar Rodi.

Rodi menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong setiap sekolah meningkatkan kinerja tata usaha dan operator, terutama dalam pengelolaan dapodik serta layanan akademik yang akurat dan cepat.

“Data yang benar akan menghasilkan kebijakan yang tepat. Karena itu, kami berharap pasca pembinaan ini seluruh sekolah semakin disiplin dan semakin profesional dalam pengelolaan administrasi pendidikan,” tegasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”
Gruduk Kejati Lampung, ALMAS Desak Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam Kasus Korupsi Batu Bara PLTU
Dugaan Permainan Kuota SPMB SMPN 2 Bandar Lampung Disorot, GEPAK: Jangan Main Mata!
Soroti Dugaan Oknum Polisi dalam Kasus Narkoba, GEPAK Lampung Desak Polda Lampung Bertindak Transparan
GPL Awards 2026 Jadi Ajang Apresiasi Penggerak Pendidikan Muda Lampung
Pemprov Lampung Apresiasi Komitmen Masyarakat Adat Gunom Ragom Sungkay Bunga Mayang Lestarikan Warisan Leluhur
Masyarakat Adat Gunom Ragom Sungkai Bunga Mayang Gelar Diklat Titi Puranti Begawi 2026
Anak Berisiko Stunting di Desa Gunung Terang Tak Mendapat Penanganan Gizi,Camat Kalianda Diduga “Ngaur”
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:54 WIB

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:24 WIB

Gruduk Kejati Lampung, ALMAS Desak Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam Kasus Korupsi Batu Bara PLTU

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:49 WIB

Dugaan Permainan Kuota SPMB SMPN 2 Bandar Lampung Disorot, GEPAK: Jangan Main Mata!

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:51 WIB

Soroti Dugaan Oknum Polisi dalam Kasus Narkoba, GEPAK Lampung Desak Polda Lampung Bertindak Transparan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:14 WIB

GPL Awards 2026 Jadi Ajang Apresiasi Penggerak Pendidikan Muda Lampung

Berita Terbaru

Bandar Lampung

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”

Jumat, 10 Jul 2026 - 06:54 WIB