
Bandar Lampung, Atmosfirnews.id
Kekesalan atas maraknya aksi curanmor di Lampung sudah sampai pada puncaknya.
Tak hanya di buru polisi yang siap menembak ditempat pelaku curanmor, masyarakat pun kini memilih untuk menghabisi pelaku yang kepergok mencuri sepeda motor.
Ada yang babak belur bahkan ada yang tewas ditempat akibat di keroyok warga tanpa ampun.
Di awal Juni ini saja, tercatat sudah beberapa kasus pelaku curanmor yang di amuk massa.
Pada Jumat (5/6/2026) malam misalnya, seorang pelaku curanmor babak belur diamuk massa setelah kepergok mencuri sepeda motor di halaman Masjid Baitul Muslim, Pekon Kediri, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.
Beruntung, aparat kepolisian yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi dan mengevakuasi pelaku dari kerumunan warga yang geram atas perbuatannya.
“Terduga pelaku yang diamankan berinisial ES (43), warga Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung,” kata Kapolsek Gadingrejo Iptu Sugiyanto, Sabtu (6/6/2026).
Sehari sebelumnya yakni pada Rabu (3/6/2026) malam, warga mengeroyok pelaku curanmor yang kepergok hendak mencuri sepeda motor di wilayah Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.
Seorang pelaku berinisial MH (24) asal Lampung Tengah tewas diamuk warga setempat setelah kepergok melakukan aksinya di Desa Way Huwi.
Kemudian, pada Selasa (2/6/2026) dini hari, dua pelaku curanmor nyaris tewas dihakimi massa.
Polisi dan Satbrimob Polda Lampung mengevakuasi dua terduga pelaku curanmor dari kepungan massa di Desa Sukadamai, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
Evakuasi dilakukan menggunakan kendaraan taktis (Rantis/Baracuda) untuk mencegah amuk massa yang telah memadati rumah Kepala Desa.
Teranyar, seorang pelaku curanmor berinisial M (17) tewas diamuk massa usai aksinya dipergoki warga di wilayah RT 001 RW 001 Desa Marga Agung, Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (6/6/2026) malam sekitar pukul 19.26 WIB.
Kapolsek Jati Agung, Ipda Muhammad Yani memastikan, aksi curanmor itu dilakukan dua orang pelaku yang saat ini baru satu orang berhasil teridentifikasi.
Jadi, pelaku curanmor saat ini tak hanya berhadapan dengan polisi yang siap menembak ditempat bandit jalanan itu, tapi juga berhadapan dengan massa yang siap mengeroyok pelaku tanpa ampun.
Pilihannya, hidup atau mati. Bertaubatlah.



