HUT RI KE 80 MOMENTUM SUARA TELADAS TERIAKKAN KETIDAK- ADILAN SGC

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang, Atmosfirnews.id

Dari tepian Sungai Tulang Bawang hingga hutan yang menjadi saksi sejarah berdirinya Kampung Teladas—kampung tua yang telah memekarkan 11 kampung di Kecamatan Dente Teladas—suara perlawanan kembali bergema. Warga menolak tunduk pada penguasaan lahan oleh PT Sugar Group Companies (SGC).

Perusahaan dalam grup SGC yang memiliki HGU dari ATR/BPN di antaranya PT Indo Lampung Perkasa (ILP), PT Sweet Indo Lampung (SIL), dan PT Gula Putih Mataram (GPM), sebagaimana disampaikan Dirjen pada RDP/RDPU dengan Akar Lampung di DPR RI Jakarta.

Namun, arsip HGU pertama yang masih tersimpan di masyarakat justru mencatat nama PT Indo Lampung Buana Makmur (ILBM), PT Indo Lampung Cahaya Makmur (ILCM), dan PT Indo Lampung Delta Permai (ILDP), dan keseluruhan PT tersebut sahamnya dimiliki oleh PT. Garuda Panca Artha (GPA). Mereka disebut berdiri pongah di atas tanah warisan leluhur.

Selama puluhan tahun, keberadaan raksasa tebu ini memicu deretan keluhan dugaan perluasan areal di luar konsesi, tumpang tindih lahan warga, hingga hilangnya akses masyarakat ke tanah ulayat. Sebagian tanah adat di dalam HGU PT ILP (PT ILBM, PT ILCM/PT ILDP) disebut sebagian belum pernah menerima ganti rugi sejak perusahaan beroperasi.

Baca Juga :  Dukung Ukuran Ulang HGU SGC Warga Bakung Tulang Bawang Siap Berjuang

“Kami diam selama ini, tapi bukan berarti menyerah. Hak tanah kami dirampas, bahkan ada yang tidak masuk HGU tapi tetap dikuasai perusahaan. Kami berharap Pemerintah Pusat dan instansi terkait segera merealisasikan pengukuran ulang,” tegas Mardali. Am, Ketua Marga Tegamo’an Kampung Teladas.

Gelombang perlawanan kini menemukan momentumnya. Gerakan anak-anak muda dari Aliansi Tiga Lembaga Lampung yakni Aliansi Komando Aksi Rakyat (AKAR), Koalisi Rakyat Madani (KERAMAT) dan Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan (PEMATANK), yang di Komandoi Indra Musta’in dari Akar Lampung, Suadi Romli DPP PEMATANK, Sudirman Dewa DPP KRAMAT, mendorong agar lahan SGC diukur ulang. Desakan itu direspons DPR RI yang menyetujui proses ukur ulang HGU PT ILP, SIL, dan GPM dibawah naungan PT. Sugar Group Companies (SGC) . di Tulang Bawang serta Lampung Tengah.

Bagi masyarakat Teladas, ini bukan sekadar agenda teknis, melainkan langkah awal membongkar peta penguasaan lahan yang selama ini tertutup. Syukri Isa, SE.Ak, Ketua Tim Penyelesaian Tanah Ulayat Komunitas Masyarakat Hukum Adat Teladas, menegaskan pengukuran harus dilakukan transparan, melibatkan masyarakat, dan berbasis data riil.

Baca Juga :  Amin Fauzi AT Diterima Ketua DPRD Tulang Bawang, Aliasan , Koordinasi Untuk Pemenangan Winarti - Nata.

“Ini tanah leluhur kami, bukan sekadar lahan bisnis. Kami berdiri di sini bukan untuk mengemis, tapi menuntut hak,” ujarnya lantang, Minggu (17/8/25).

Warga Teladas memastikan akan mengawal langsung proses ini. Pada 25–27 Agustus mendatang, perwakilan warga bersama Tiga Lembaga akan mendatangi DPR RI dan menggelar aksi di Kementerian ATR/BPN Jakarta, menuntut ukur ulang sekaligus pengembalian hak tanah ulayat masyarakat adat Teladas.

“Ya, kami bergerak demi menegakkan kedaulatan dalam tata kelola agraria. Saat masyarakat Teladas bersatu dalam perjuangan ini, kami sangat bersyukur,” jelas Indra Musta’in di kantornya, Minggu (17/8/25).

Langkah DPR RI ini menandai babak baru pertarungan panjang antara kepentingan korporasi dan hak masyarakat hukum adat di Tulang Bawang. Pertanyaannya kini, apakah hasil ukur ulang akan membongkar seluruh peta permainan, atau justru melahirkan kompromi baru yang membungkam suara lantang dari Teladas?

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dukung Ukuran Ulang HGU SGC Warga Bakung Tulang Bawang Siap Berjuang
Gaet Kalangan Militer, Universitas Saburai Tawarkan Program Sarjana dan Pascasarjana di Lanud M. Bunyamin
Dugaan Pelanggaran SOP RSUD Menggala Tulang Bawang, Keluarga Pasien Meninggal Dunia Akan Tempuh Jalur Hukum
LHKPN Korban Perampokan Rp. 3,5 Milyar Pejabat Inspektorat Tulang Bawang Jadi Pergunjingan
Amuri Segera Laporkan Oknum Yang Mengaku Dari Media Tintainformasi Dan Melakukan Pemerasan
Gepak Lampung: Tegaskan Gakkumdu Proses Secara Menyeluruh, Bawaslu : Akan Bekerja On Prosedural dan On The Track
Tim Sukses Pasangan Calon Qudratul-Hankam Terlibat Praktik Money Politic di Tulang Bawang
Mobil Coldiesel Tengki Modifikasi Kuras BBM Solar Di SPBU 24.345114 Tulang Bawang, Petugas SPBU Sebut Milik Oknum Inisial YY
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Agustus 2025 - 18:41 WIB

HUT RI KE 80 MOMENTUM SUARA TELADAS TERIAKKAN KETIDAK- ADILAN SGC

Jumat, 15 Agustus 2025 - 19:40 WIB

Dukung Ukuran Ulang HGU SGC Warga Bakung Tulang Bawang Siap Berjuang

Rabu, 18 Juni 2025 - 21:36 WIB

Gaet Kalangan Militer, Universitas Saburai Tawarkan Program Sarjana dan Pascasarjana di Lanud M. Bunyamin

Sabtu, 12 April 2025 - 06:56 WIB

Dugaan Pelanggaran SOP RSUD Menggala Tulang Bawang, Keluarga Pasien Meninggal Dunia Akan Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 29 Januari 2025 - 19:30 WIB

LHKPN Korban Perampokan Rp. 3,5 Milyar Pejabat Inspektorat Tulang Bawang Jadi Pergunjingan

Berita Terbaru