
Bandar Lampung-Atmosfirnews.id
SPBU 24.351137 Lembah Hijau yang terletak di jalan Raden Imba Kusuma Ratu, Sukadanaham Kecamatan Tanjung Karang Barat yang berada tidak jauh dari lokasi tumpahan diduga BBM jenis Solar dan diduga kerap dipadati para kendaraan pengecor modifikasi setiap paginya , sehingga sering kali terlihat kekosongan BBM jenis solar di SPBU tersebut .
Dari informasi yang didapat media di SPBU 24.351137 Lembah Hijau, diduga ada aktivitas pengecoran modifikasi di SPBU tersebut sudah berjalan lama tanpa terendus aparat hukum, yang diduga dikoordinir salah satu oknum inisial ML .
Seperti yang diungkapkan salah satu pengecor yang tidak ingin disebut namanya, menjelaskan “Di SPBU tersebut selain kendaraan – kendaraan orang – orangnya oknum inisial ML tidak boleh masuk ke SPBU tersebut,” ucapnya.
Diketahui sebelumnya telah terjadi peristiwa yang mana 5 (lima) pengendara bermotor menjadi korban, hingga salah satu pemotor masuk ke kolong kendaraan yang melintas di jalan Raden Imba Kusuma .
Korban yang diduga tergelincir akibat tumpahan BBM jenis solar hingga membuat jalan licin saat dilalui para pengendara melintas .
Saat ditemui awak media di SPBU 24.351137 Lembah Hijau , Membantah dugaan tumpahan tersebut berupa BBM jenis Solar melainkan oil, hal tersebut diutarakan salah satu oknum berinisial RN yang mengaku selaku keamanan SPBU.(12/9/2024).
“Tumpahan itu bukan solar mas, tapi oli dan bukan dari sini juga,” ucapnya kepada media.
Pernyataan tersebut sangat berbeda dengan fakta di lapangan yang mana tampak jelas tumpahan cairan yang berserakan tidak jauh dari SPBU tersebut membayang kemerahan pelangi , ada ciri khas BBM dan beraroma BBM .
Salah satu warga di lokasi kecelakaan kepada media mengatakan “Tumpahan solar tersebut diduga dari mobil – mobil modifikasi mas, yang sering melakukan pengisian di SPBU Lembah Hijau, karena setiap pagi – pagi untuk pengisian solar disitu ada beberapa kendaraan bulak – balik melakukan pengisian tiap paginya, yang sering terlihat rutin ada kendaraan jenis Coldiesel.L300 dan Pajero hitam ,”ungkapnya kepada media.
Dirinya pun menjelaskan terkadang kendaraan- kendaraan mereka sandar parkir di atas, depan wisata lembah hijau menunggu SPBU membuka pengisian BBM jenis solar ,kami juga sering melihat kendaraan yang sering mengisi mengantri, plat nopol kendaraan mereka tidak jauh dari SPBU tersebut mereka tutup.
Ia pun berharap agar APH dapat mengusut tuntas peristiwa kecelakaan tersebut yang terindikasi akibat tumpahan solar yang berasal dari kendaraan pengecor yang kerap melakukan pengisian di SPBU Lembah Hijau .
Saat dikonfirmasi,Kasatlantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ridho Rafika mengatakan bahwa anggotanya telah melakukan upaya awal penanggulangan dengan menyiram pasir di lokasi kejadian tersebut.
” Saya menghimbau pengendara agar lebih berhati-hati dalam berkendara. Faktor kecelakaan dapat disebabkan oleh banyak hal, bisa karena kondisi cuaca, hujan, kondisi jalan dan lain-lain.
Berkendaralah dengan memperhatikan keselamatan diri dan orang lain. Tetap patuh dan taati aturan berlalu lintas,” pungkasnya.
Penulis : Yudhi



