Proyek Septik Tank Dua Desa di Lampura Dikerjakan CV Aris Putra Diduga Terbengkalai dan Belum Dibayar

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


LAMPUNG UTARA – Atmosfirnews.id

Sejumlah proyek pembangunan tangki septik dan fasilitas pendukung di Kabupaten Lampung Utara yang merupakan bagian dari Instruksi Presiden (Inpres) Air Limbah II masih mengalami keterlambatan penyelesaian. Proyek yang dikerjakan oleh CV Aris Putra menghadapi berbagai kendala di lapangan yang menghambat progresnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dua desa di Lampung Utara, yakni Desa Ujan Mas dan Desa Gunung Gijul, masih menghadapi ketidakpastian penyelesaian proyek hingga saat ini. Proyek senilai Rp 8.195.574.827,37 ini merupakan bagian dari Program Inpres yang dikelola oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah Lampung (BPPWL) dan mencakup pembangunan 350 bilik WC yang seharusnya selesai pada akhir Februari 2025.
Namun, hasil investigasi di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak unit yang terbengkalai. Di Desa Gunung Gijul, sebanyak 13 unit belum rampung, dengan beberapa tangki septik mengalami kebocoran serta kekurangan pasokan air. Sementara itu, di Desa Ujan Mas, banyak pekerja subkontraktor dari CV Aris Putra yang tidak aktif bekerja dan tampak kurang produktif di lokasi proyek.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Makam! Adi Candra Dorong Puyang Minak Triodiso Jadi Ikon Wisata Religi Lampung

Selain kendala teknis, permasalahan pembayaran upah pekerja juga menjadi sorotan. Di Desa Ujan Mas, pekerjaan pemasangan tiga tangki septik belum tuntas, sementara upah sebesar Rp 57 juta yang harusnya diterima para pekerja masih tertunda selama dua bulan terakhir tanpa kepastian dari pihak kontraktor. Kondisi serupa terjadi di Desa Gunung Gijul, di mana pembayaran sebesar Rp 102 juta untuk pekerjaan pengecatan 17 bilik WC masih belum terealisasi. Akibatnya, aktivitas pekerjaan di lokasi tersebut telah terhenti selama lebih dari satu bulan.

Baca Juga :  Kodim 0412/LU Mantapkan Persiapan Upacara Penutupan TMMD Ke-123 Tahun 2025 di Desa Subik.

Situasi ini memicu keresahan di kalangan masyarakat yang sangat membutuhkan fasilitas sanitasi yang layak. Warga berharap pihak terkait, terutama BPPWL, segera mengambil langkah tegas untuk memastikan kelanjutan proyek ini serta menindak pihak kontraktor yang tidak menjalankan tanggung jawabnya sesuai kontrak.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Aris Putra belum memberikan pernyataan resmi terkait keterlambatan pengerjaan dan tunggakan pembayaran upah pekerja.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bukan Sekadar Makam! Adi Candra Dorong Puyang Minak Triodiso Jadi Ikon Wisata Religi Lampung
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Laskar Lampung Desak Evaluasi Ponpes Walisongo dan Pertanyakan Sikap MUI
Pulang ke Tanah Kelahiran, Pangdam XXI/Radin Inten Bersimpuh di Makam Kedua Orang Tua
Adi Candra Bantah Qomarudin, Laskar Lampung Sorot Dugaan Klaim Perdamaian
Adi Candra Desak Qomarudin Dicopot dari Ketua MUI Lampura, Laskar Lampung Sambangi Kemenag Senin
Kasus Ancam Kades Ogan Jaya: Dua Orang Ditetapkan Tersangka
Tak Mau Kasus Mandek, 30 Warga Ogan Jaya Datangi Polres Lampura
Nama Romli Muncul di Dua Pusaran: Korupsi Sekwan dan Konflik Lahan 106 Ha Berujung Kades Dikejar Laduk
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Bukan Sekadar Makam! Adi Candra Dorong Puyang Minak Triodiso Jadi Ikon Wisata Religi Lampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Laskar Lampung Desak Evaluasi Ponpes Walisongo dan Pertanyakan Sikap MUI

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Pulang ke Tanah Kelahiran, Pangdam XXI/Radin Inten Bersimpuh di Makam Kedua Orang Tua

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Adi Candra Bantah Qomarudin, Laskar Lampung Sorot Dugaan Klaim Perdamaian

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Adi Candra Desak Qomarudin Dicopot dari Ketua MUI Lampura, Laskar Lampung Sambangi Kemenag Senin

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB