Polda Lampung Salurkan 300 Paket Sembako untuk Driver Ojek Online di Hari Bhayangkara ke-79

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung – Atmosfirnews.id

Raut haru tampak dari wajah-wajah para pengemudi ojek online yang berkumpul di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung, Selasa (24/06/2025) pagi itu .

Di bawah terik matahari pagi yang menyengat, mereka tetap berdiri tegak—tak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang hari ini mendapat perhatian tulus dari institusi Polri.

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polda Lampung melalui tangan dingin Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, menyerahkan 300 paket bantuan sosial kepada para pengemudi ojek online.

Kegiatan yang juga dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Lampung Ny. Lurie Helmy Santika dan Ketua Seksi Bhakti Sosial dan Bhakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-79 Kombes Pol Drs. Supriadi, M.M., ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam denyut kehidupan masyarakat kecil.

“Tentunya kita harapkan kegiatan ini betul-betul bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya para pengemudi ojek online. Kita tahu bersama bahwa kebutuhan pokok kian hari semakin berat, dan semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ucap Irjen Helmy dengan nada tenang namun penuh empati.

Baca Juga :  MCMI Lampung Tebar Kepedulian Ramadhan, Bagi Takjil hingga Sahur On The Road untuk Ojol dan Kaum Dhuafa

Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok yang kerap dirasa makin sulit dijangkau oleh kalangan menengah ke bawah: 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 2 bungkus mie telur, 1 kotak teh celup, 1 kg tepung terigu, 1 botol sirup ABC, 1 kaleng susu kental manis

Bagi sebagian dari mereka yang menerima, ini bukan sekadar bantuan. Ini adalah bukti bahwa jerih payah mereka di jalanan tidak dipandang sebelah mata.

Seorang pengemudi ojek online, Budi (38), tak mampu menahan air mata saat menerima bingkisan tersebut.

“Sudah lama saya merasa sendirian di jalan. Tapi hari ini, saya merasa dihargai, saya merasa diperhatikan. Terima kasih Pak Polisi,” ujarnya lirih, sambil memeluk paket sembako yang ia terima dengan tangan bergetar.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, momen ini menjadi jembatan harapan dan kedekatan antara polisi dan masyarakat, yang selama ini kadang dipisahkan oleh sekat persepsi dan kesibukan masing-masing.

Baca Juga :  Penanganan Kasus Mafia Tanah di Polres Pesawaran Dinilai Lambat, Korban Mencari Keadilan Ke Polda Lampung

“Polri saat ini harus menyatu dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran kami, bukan hanya saat ada masalah, tapi juga dalam kebahagiaan. Terlebih para pengemudi ojek online adalah pahlawan kehidupan harian. Mereka patut mendapat tempat di hati kami,” ujar Irjen Helmy dengan tegas.

Suasana makin mengharukan saat Bhayangkari Daerah Lampung ikut turun langsung menyapa para driver, menyerahkan sembako satu per satu, disertai senyum hangat dan sapaan tulus. Tak sedikit dari mereka yang berfoto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan atas momen langka dan penuh makna ini.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan syukur dan harapan agar ke depan, sinergi antara Polri dan masyarakat semakin erat dan bermakna. Di balik helm dan jaket lusuh, ada peluh perjuangan yang hari ini mendapat pelukan kehangatan dari negara.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum PAOI, Siap Satukan Perantau Ogan hingga Tingkat Nasional
Menakar Keadilan di Polda Lampung: Mengapa Sanksi Etik Saja Tidak Cukup bagi Oknum Polisi Penganiaya (Telaah Kasus Laporan Iptu Dedi Karmiadi Kanitbinmas Polsek Tanjungkarang Barat)
Carut Marut PB FORKI, Konflik Logo LEMKARI Diduga Rugikan Atlet Karate
KORMI Lampung Gelar Raker dan Luncurkan Maskot FORPROV I 2026
Barang Bukti Masih Ada, Terduga Pelaku Tak Jelas: Hiwala Curigai Penanganan Kasus Mafia Minyak Goreng
Disiplin Aparat Rutan Diuji, Perintah Pimpinan Tak Boleh Sekadar Seremonial
Polemik Tembak di Tempat Begal, Ardho: Polisi Bertindak Sesuai SOP dan Demi Keselamatan Masyarakat
Ketua SMSI Minta Kaban dan Sekretaris Kesbangpol Way Kanan Diberi Sanksi Tegas, Diduga Tutupi ASN Tak Masuk Kerja Berbulan-bulan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:15 WIB

H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum PAOI, Siap Satukan Perantau Ogan hingga Tingkat Nasional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43 WIB

Menakar Keadilan di Polda Lampung: Mengapa Sanksi Etik Saja Tidak Cukup bagi Oknum Polisi Penganiaya (Telaah Kasus Laporan Iptu Dedi Karmiadi Kanitbinmas Polsek Tanjungkarang Barat)

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:22 WIB

Carut Marut PB FORKI, Konflik Logo LEMKARI Diduga Rugikan Atlet Karate

Senin, 25 Mei 2026 - 13:31 WIB

Barang Bukti Masih Ada, Terduga Pelaku Tak Jelas: Hiwala Curigai Penanganan Kasus Mafia Minyak Goreng

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:23 WIB

Disiplin Aparat Rutan Diuji, Perintah Pimpinan Tak Boleh Sekadar Seremonial

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Carut Marut PB FORKI, Konflik Logo LEMKARI Diduga Rugikan Atlet Karate

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:22 WIB