Pentas Seni SMAN 3 Bandar Lampung, Ruang Ekspresi dan Pematangan Karakter Siswa Kelas XII

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

SMAN 3 Bandar Lampung kembali menggelar agenda tahunan Pentas Seni (Pensi) sebagai ajang unjuk kreativitas sekaligus ruang ekspresi seni bagi peserta didik. Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Budaya Lampung, Selasa (13/1/2026), dan diikuti seluruh siswa kelas XII.

Pentas seni tahun ini melibatkan 10 kelas, mulai dari XII-1 hingga XII-10, dengan menampilkan beragam karya seni, mulai dari seni peran, seni suara, seni tari, seni musik hingga seni rupa.

Setiap penampilan disuguhkan dengan totalitas, mencerminkan proses latihan panjang dan semangat kolaboratif antarsiswa.

Sejumlah pementasan menjadi sorotan penonton, di antaranya drama tradisi Dracin berjudul Lahirnya Dewi Rembulan, pertunjukan Aladin, serta berbagai karya seni lain yang dikemas secara kreatif dan atraktif.

Kepala SMAN 3 Bandar Lampung, Tri Winarsih, S.Pd., M.Pd., mengaku bangga atas dedikasi dan kerja keras para siswa dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Pentas seni ini menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan potensi seni yang mereka miliki. Kami sangat bangga melihat antusiasme, kedisiplinan, serta semangat mereka dalam berkarya dan bekerja sama,” ujar Tri Winarsih dalam sambutannya.

Ia menegaskan, pelaksanaan pentas seni telah dipersiapkan sejak jauh hari dan dirancang tanpa mengganggu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah.

Baca Juga :  Dishub Bandar Lampung Raih Juara 3 Lomba Senam Kreasi di Ajang Bandar Lampung Expo 2025

“Seluruh rangkaian kegiatan sudah kami atur dengan baik. Latihan dilakukan secara terjadwal sehingga tidak mengganggu KBM. Justru kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran karakter dan kreativitas siswa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tri Winarsih menyebutkan bahwa pentas seni tidak hanya berorientasi pada pertunjukan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran manajemen acara bagi siswa yang terlibat dalam kepanitiaan.

“Anak-anak belajar mengelola kegiatan, bekerja dalam tim, mengatur waktu, hingga bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing. Ini bekal penting bagi mereka sebelum lulus,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh wali murid siswa kelas XII tahun ajaran 2025/2026, guru, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran orang tua memberikan dukungan moral sekaligus apresiasi atas hasil karya putra-putri mereka.

Salah satu penampilan yang mendapat sambutan paling meriah datang dari pementasan Dracin ‘Lahirnya Dewi Rembulan’. Pertunjukan ini dinilai berhasil memadukan alur cerita, akting, tata artistik, dan penghayatan peran secara matang sehingga memukau penonton yang memadati gedung pertunjukan.

“Respons penonton sangat luar biasa. Banyak yang memberikan tepuk tangan panjang sebagai bentuk apresiasi terhadap penampilan siswa,” ungkap Tri Winarsih.

Baca Juga :  Respon Cepat Atasi Banjir, Dinas PU Pasang Blok Saluran Air Lebih Besar di Jl. Tirtayasa, Campang Raya

Salah satu penari, Arsy, mengaku bangga bisa terlibat dalam pementasan tersebut meski harus menjalani latihan intensif.

“Kami latihan cukup lama dan cukup melelahkan, tapi semuanya terbayar saat tampil di panggung dan mendapat apresiasi dari penonton. Ini pengalaman yang tidak akan kami lupakan,” ujar Arsy.

Hal senada disampaikan Mei Mei, penari lainnya, yang menyebut pentas seni menjadi momentum penting untuk melatih kepercayaan diri.

“Awalnya sempat gugup, tapi setelah tampil rasa percaya diri kami meningkat. Pentas seni ini mengajarkan kami untuk berani tampil, bekerja sama, dan menghargai proses,” kata Mei Mei.

Apresiasi juga datang dari para penonton yang memadati gedung pertunjukan. Tepuk tangan panjang mengiringi hampir setiap penampilan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras para siswa.

Melalui kegiatan pentas seni ini, pihak sekolah berharap siswa dapat terus mengembangkan minat dan bakat seni mereka, sekaligus menjadikan pengalaman tersebut sebagai kenangan dan pembelajaran berharga menjelang kelulusan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa yang kreatif, percaya diri, dan berbudaya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham
Jelang Penutupan Bandar Lampung Expo 2026, Stand Disdukcapil Dipadati Warga
IPDA Amar Daffa dan IPDA Oschio Galang, Alumni Brata Jaya Academy, Resmi Dilantik dalam PRASPA 2026
Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel
AMPL: Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Ada yang Kebal Hukum
Dinas Perdagangan Libatkan UMKM Isi Stan Pameran di Bandar Lampung Expo 2026
Dana Pengembangan Lingkungan Mak Jelas, Lurah Gunung Sulah “Kebakaran Jenggot” Lempar Bola Panas Ke Kaling
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Jelang Penutupan Bandar Lampung Expo 2026, Stand Disdukcapil Dipadati Warga

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:14 WIB

Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:37 WIB

Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:27 WIB

AMPL: Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Ada yang Kebal Hukum

Berita Terbaru

Nasional

Dari Pemburu Koruptor ke Penghuni Rutan KPK

Sabtu, 25 Jul 2026 - 17:14 WIB

Lampung

Membangun Dapur Bangsa, Merawat Ekonomi dari Lampung

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:49 WIB

Bandar Lampung

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:40 WIB