Kenaikan NTP Juni 2024 di Lampung Nyaris Tembus 4 Persen

- Jurnalis

Selasa, 2 Juli 2024 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung melaporkan, NTP Provinsi Lampung naik 3,91 persen dibandingkan NTP Mei 2024 yaitu dari 121,79 menjadi 126,56.

Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung melaporkan, NTP Provinsi Lampung naik 3,91 persen dibandingkan NTP Mei 2024 yaitu dari 121,79 menjadi 126,56.

Bandar Lampung – Gejolak kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung terus berlanjut pada Juni 2024. Bahkan kenaikannya nyaris menembus 4 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung melaporkan, NTP Provinsi Lampung naik 3,91 persen dibandingkan NTP Mei 2024 yaitu dari 121,79 menjadi 126,56.

Peningkatan NTP pada Juni 2024 disebabkan oleh naiknya indeks harga yang diterima petani dan indeks harga yang dibayar petani. Peningkatan indeks yang dibayar petani disebabkan oleh naiknya indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,33 persen dan naiknya indeks biaya produksi serta penambahan barang modal sebesar 0,37 persen.

Baca Juga :  Di Luar Dugaan Inflasi Juni 2024 di Lampung Catat Persentase Terendah dalam Kurun Lima Bulan Terakhir

Peningkatan NTP Juni 2024 dipengaruhi oleh naiknya NTP di beberapa subsektor pertanian.

Yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 1,83 persen, subsektor tanaman hortikultura sebesar 6,33 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 5,75 persen, subsektor peternakan sebesar 1,86 persen, dan subsektor perikanan tangkap sebesar 1,09 persen.

Sedangkan NTP yang mengalami penurunan yaitu subsektor perikanan budidaya 0,31 persen.

Sementara harga gabah di tingkat petani kualitas GKG pada Juni sebesar Rp6.263,79 per kg.

Harga tertinggi mencapai Rp6.600,00 per kg pada gabah kualitas GKG dengan Varietas Inpari 32 HDB yang terdapat di Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah.

Baca Juga :  Terkait Lahan SGC, Senin Besok, AKAR Lampung Kembali Demo di Kantor BPN Lampung

Sedangkan harga gabah terendah mencapai Rp6.000,00 per kg pada gabah kualitas GKG dengan Varietas Inpari 32 HDB, Galur dan Ciherang terdapat di Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur dan Varietas Ciherang di Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu.

Harga beras tertinggi di tingkat penggilingan mencapai Rp14.000,00 per kg untuk kualitas Premium. Sementara itu, harga beras terendah yang diperjual belikan bulan ini mencapai harga Rp11.000,00 per kg untuk beras kualitas Medium.(ip)

Berita Terkait

Redi Sanjaya, Tersangka Kasus Narkoba, Dikabarkan Tak Lagi Ditahan, Kabid Humas: Ditindaklanjuti Propam
Ukir Prestasi Nasional, Atlet SMA Kebangsaan Lampung Sabet Dua Emas, Faddel Rebut Gelar Best of the Best
Setahun Kasus Tabrakan Kapal Tewaskan Dua Orang Tak Tuntas, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kinerja Polres Muna
Coreng Institusi Adhyaksa: Oknum Kejari Lampung Barat Diduga Nyabu, Desakan PTDH Menguat!
17 Tahun Berkarya, Octopuss Bandar Lampung Perkuat Kepedulian terhadap Sesama
Tak Sekadar Berbisnis, Dua Pengusaha Kompak Bangun Masjid dan Tebar Kepedulian di Pangandaran
Nuryadin dan Cahya Gandara Resmikan Masjid di Pangandaran, Salurkan 1.000 Paket Sembako
Ketua PWDPI Lampung Soroti Kasus Rohadi Alcantara, Minta Proses Hukum Berjalan Adil
Berita ini 33 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:32 WIB

Ukir Prestasi Nasional, Atlet SMA Kebangsaan Lampung Sabet Dua Emas, Faddel Rebut Gelar Best of the Best

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Setahun Kasus Tabrakan Kapal Tewaskan Dua Orang Tak Tuntas, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kinerja Polres Muna

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Coreng Institusi Adhyaksa: Oknum Kejari Lampung Barat Diduga Nyabu, Desakan PTDH Menguat!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

17 Tahun Berkarya, Octopuss Bandar Lampung Perkuat Kepedulian terhadap Sesama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Tak Sekadar Berbisnis, Dua Pengusaha Kompak Bangun Masjid dan Tebar Kepedulian di Pangandaran

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB