
Lampung, Atmosfirnews.id
Masih terkait Isue sara yang mewarnai kampanye Pilkada di Lampung Utara, kembali Tokoh masyarakat Lampung St S Dipuncak Nur Mawardi, ikut menanggapi.
Berikut tanggapannya :
” Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh, saya St. S. Dipuncak Drs. Nur Mawardi Harirama, M.Si dari Kedatun Keagungan Lampung, sebagai masyarakat adat Lampung, menyikapi kondisi kita dalam rangka Pilkada Tahun 2024 ini, kami sebagai masyarakat adat Lampung sangat berharap bahwa kandidat dan juru kampanye di lapangan harus benar-benar dapat meningkatkan kesatuan dan persatuan, tidak menimbulkan gejolak apalagi sara, yang kampanye berdasarkan agama, suku dan sebagainya, yang tidak kita kehendaki,” ucap Mawardi.
” Sebagimana yang dimaklumi, Lampung ini memang terdiri dari berbagai macam asal suku bangsa yang ada di Nusantara ini tetapi sesudah sampai di Lampung semuanya menjadi masyarakat Lampung, walaupun bukan masyarakat adatnya, tapi KTP dan domisilinya, makannya di daerah Lampung maka dia adalah masyarakat Lampung,” lanjut Mawardi.
” Saya orang Lampung yang berasal dari Jawa, saya orang Lampung yang berasal dari Sunda, saya orang Lampung yang berasal dari Bali, saya orang Lampung yang berasal dari Batak, dan sebagainya, oleh karena itu diharapkan dalam rangka kampanye ini kita tidak bisa mengangkat asal muasal suku bangsa kita, karena dia sudah makan di Lampung,lahir di Lampung, makan dari tanah Lampung, mati akan masuk tanah Lampung juga, Oleh karena itu berdosalah orang yang mengakar sara di tanahlampung ini,” tutup Mawardi.
Penulis : Yudhi



