Hutama Karya Libatkan Seluruh Pemangku Kepentingan, Percepatan Tol Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin Masuk Tahap Krusial

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

SUMATRA BARAT – Percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin mulai memasuki fase krusial. PT Hutama Karya (Persero) mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan dalam forum Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat, Senin (14/7), untuk memastikan setiap tahapan perencanaan berjalan selaras sebelum proyek memasuki tahap yang lebih rinci.

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas aspek teknis pembangunan, tetapi juga menyinkronkan persoalan pengadaan tanah, dampak lingkungan, kawasan kehutanan, hingga penyesuaian dengan rencana tata ruang di daerah yang akan dilintasi jalan tol.

Forum ini dihadiri Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Asisten III Setda Sumatra Barat Medi Iswandi yang mewakili Gubernur Sumatra Barat, Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian Pekerjaan Umum Dedy Gunawan, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat Dedie Tri Hariyadi, Kepala Kanwil BPN Sumatra Barat Teddi Guspriadi, jajaran direksi Hutama Karya, kepala daerah, serta sejumlah instansi terkait.

Sejumlah kesepakatan pun dihasilkan dalam pertemuan tersebut. Mulai dari penyempurnaan trase jalan tol berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, pendetailan dokumen pengadaan tanah, identifikasi aset negara maupun kawasan hutan yang terdampak, hingga sinkronisasi dengan rencana pengembangan wilayah di setiap kabupaten dan kota yang dilalui proyek.

Baca Juga :  Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Luar Negeri, Berlaku 20 Hari

Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Mereka menilai kehadiran ruas Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin akan menjadi infrastruktur strategis yang mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memangkas waktu tempuh perjalanan, meningkatkan efisiensi distribusi logistik, sekaligus membuka peluang pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di Sumatra Barat.

Sementara itu, Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat menyatakan siap memberikan pendampingan hukum dalam proses pengadaan tanah agar setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan mengedepankan prinsip akuntabilitas.

Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan mengatakan, ruas Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin menjadi kelanjutan penting setelah Jalan Tol Padang–Sicincin beroperasi. Menurutnya, keberadaan ruas tersebut akan memperkuat jaringan Jalan Tol Trans Sumatera di wilayah Sumatra Barat.

“Monitoring dan evaluasi ini menjadi langkah penting agar seluruh aspek perencanaan dapat diselesaikan secara matang melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait, kami optimistis proses perencanaan dapat berjalan lebih efektif sehingga pembangunan ruas Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin dapat segera direalisasikan,” ujar Iwan.

Baca Juga :  Ratusan Massa Geruduk Kejati Lampung, Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Ia menegaskan, Hutama Karya tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap tahapan perencanaan dengan memperhatikan aspek teknis, keselamatan konstruksi, keberlanjutan lingkungan, serta penyelesaian pengadaan tanah secara transparan.

“Ruas Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin nantinya akan melengkapi jaringan Jalan Tol Trans Sumatera di Sumatra Barat dan terintegrasi dengan Jalan Tol Padang–Sicincin yang telah beroperasi. Kehadirannya diharapkan memangkas waktu tempuh perjalanan, meningkatkan efisiensi biaya logistik, memperlancar mobilitas masyarakat dan barang, serta membuka akses menuju pusat-pusat ekonomi, kawasan industri, dan destinasi wisata unggulan di Sumatra Barat,” kata Iwan.

Melalui penguatan koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan instansi terkait, Hutama Karya berharap proses perencanaan dapat segera dituntaskan sehingga pembangunan ruas Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin bisa berlanjut ke tahapan berikutnya.

Jika terealisasi, ruas ini tidak hanya akan memperkuat konektivitas di Sumatra Barat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam penyelesaian jaringan Jalan Tol Trans Sumatera yang diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.(*)

Penulis : Wahyudi

Editor : Jm

Berita Terkait

Dari Pemburu Koruptor ke Penghuni Rutan KPK
Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham
Diduga Tipu Berkedok Janji Proyek, Eks Ketua PDIP Lampung Sutono Dipolisikan ASN Pesawaran
AMPL: Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Ada yang Kebal Hukum
Ratusan Massa Geruduk Kejati Lampung, Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Wapres Gibran Dorong Percepatan Tol Palembang–Betung dan Betung–Tempino–Jambi
BRN Lampung Tegaskan Komitmen Kawal Program Strategis Pemerintahan Prabowo-Gibran
Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Luar Negeri, Berlaku 20 Hari
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:14 WIB

Dari Pemburu Koruptor ke Penghuni Rutan KPK

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:46 WIB

Diduga Tipu Berkedok Janji Proyek, Eks Ketua PDIP Lampung Sutono Dipolisikan ASN Pesawaran

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:27 WIB

AMPL: Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Ada yang Kebal Hukum

Senin, 20 Juli 2026 - 15:34 WIB

Ratusan Massa Geruduk Kejati Lampung, Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru

Nasional

Dari Pemburu Koruptor ke Penghuni Rutan KPK

Sabtu, 25 Jul 2026 - 17:14 WIB

Lampung

Membangun Dapur Bangsa, Merawat Ekonomi dari Lampung

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:49 WIB

Bandar Lampung

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:40 WIB