Bangunan Kedai Kopi Ambruk di Bandar Lampung, Pemilik Siap Bertanggung Jawab

- Jurnalis

Kamis, 2 Januari 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


LAMPUNG – Atmosfirnews.id

Sebuah kedai kopi di Jalan Teluk Ratai Kampung Lora Kaduk, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, ambruk pada Selasa (31/12/2024) sekitar pukul 23.43 WIB.

Kejadian ini diduga karena bangunan tidak mampu menampung jumlah pengunjung yang membludak pada malam pergantian tahun.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah, menyampaikan bahwa insiden ini mengakibatkan sejumlah pengunjung mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga :  Wartawan Keluhkan Minimnya Komunikasi dari Polda Lampung

“Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Semua korban telah mendapatkan perawatan dan kondisi mereka stabil,” ujar Kombes Umi pada Rabu (01/01/2025).

Wawan (20) dan Ade (23), keduanya warga Way Gubak, mengungkapkan bahwa bangunan ambruk tiba-tiba saat kedai sedang dipenuhi pengunjung.

Menurut Kombes Umi, pemilik kedai, Bapak Bahroni alias Boim, telah menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Pemilik kedai akan menanggung biaya pengobatan para korban serta mengganti barang-barang yang rusak atau hilang. Penyelesaian masalah ini dilakukan melalui rembuk pekon yang melibatkan kedua belah pihak dan disaksikan aparat setempat,” tambah Kombes Umi.

Baca Juga :  PIDSUS KEJATI LAMPUNG TETAPKAN TERSANGKA KORUPSI PENGELOLAAN DANA NASABAH SALAH SATU BANK PEMERINTAH CABANG PRINGSEWU.

Polisi juga mengimbau para pelaku usaha untuk memastikan keamanan bangunan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Kami berharap para pengelola tempat usaha dapat melakukan pemeriksaan berkala terhadap kelayakan bangunan, terutama saat menghadapi lonjakan pengunjung. Keselamatan dan kenyamanan pengunjung harus menjadi prioritas utama,” tutup Kombes Umi.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Keluarga Pengurus PWI Lampung Lapor Polisi Usai Diduga Diancam Tetangga, Legislator dan Jurnalis Mengawal
Lapor Bunda Eva! SDN 2 Rawa Laut Diduga Sengsarakan Wali Murid, Paksa Beli Buku Bupena Rp140 Ribu
Dikaitkan dengan Peralihan Lahan Ryacudu, Sekdaprov Marindo Tegaskan Tak Ada Perubahan Aset
Lurah Tanjung Agung Raya Sampaikan Klarifikasi Terkait Kronologi Insiden dan Dugaan Pengancaman Antarwarga
Rp1,3 Triliun Diduga Raib, 13 Penambang Emas Ilegal Way Kanan Hanya Divonis 1 Tahun, “Bos Besar” Tak Tersentuh
Diduga Langgar GSB, Bangunan Point Coffee di Area Parkir Indomaret Jalan Kartini Disorot, Pemkot Balam Diminta Tindak Tegas
Terseret Dugaan Makelar Jabatan, Kakak Kepala Inspektorat Bandar Lampung Dilaporkan ke Polda Lampung
Kabur Dari Tanggung Jawab! Kabag Kesra Balam Sok Sibuk Saat di Konfirmasi Terkait Skandal Umrah Rp38 Juta
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Keluarga Pengurus PWI Lampung Lapor Polisi Usai Diduga Diancam Tetangga, Legislator dan Jurnalis Mengawal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Lapor Bunda Eva! SDN 2 Rawa Laut Diduga Sengsarakan Wali Murid, Paksa Beli Buku Bupena Rp140 Ribu

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Dikaitkan dengan Peralihan Lahan Ryacudu, Sekdaprov Marindo Tegaskan Tak Ada Perubahan Aset

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Rp1,3 Triliun Diduga Raib, 13 Penambang Emas Ilegal Way Kanan Hanya Divonis 1 Tahun, “Bos Besar” Tak Tersentuh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Diduga Langgar GSB, Bangunan Point Coffee di Area Parkir Indomaret Jalan Kartini Disorot, Pemkot Balam Diminta Tindak Tegas

Berita Terbaru