Aksi Massa Forum Muda Lampung (FML) Tuntut Usut Tuntas Keterlibatan DPR RI komisi XI 2019 – 2024 Dalam Kasus Korupsi Dana CSR BI

- Jurnalis

Rabu, 8 Januari 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Atmosfirnews.id

Forum Muda Lampung (FML) menggelar aksi massa di depan Gedung KPK RI pada hari ini, menuntut kejelasan dan transparansi dalam keterlibatan anggota DPR RI, khususnya dari daerah pemilihan Lampung, dalam kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI), pada hari Rabu (08/01/2025).

Aksi yang dihadiri oleh anggota FML ini bertujuan untuk mendesak penegak hukum agar segera mengusut tuntas keterlibatan anggota Komisi XI DPR RI terutama dari Lampung yaitu marwan cik hasan,ella siti nuryanah,ahmad junaedy yang diduga terlibat dalam penyimpangan dana CSR. FML menilai bahwa tindakan korupsi ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengkhianati kepercayaan masyarakat yang mengharapkan pengelolaan dana sosial yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Jelang RUPS PLN, X Dihebohkan Munculnya Hastag #CopotDarmo dan #savePLN

Dalam orasinya, Ketua FML, Arfan ABP, menyatakan, “Kami tidak akan tinggal diam. Kami menuntut semua pihak yang terlibat dalam korupsi ini untuk bertanggung jawab. Anggota DPR RI dari Lampung harus menunjukkan integritasnya dan tidak mencederai kepercayaan rakyat.”

FML juga menyerukan agar masyarakat lebih aktif dalam mengawasi penggunaan dana CSR, yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas, bukan dijadikan ladang korupsi. Selain itu, mereka mengingatkan bahwa dana CSR seharusnya digunakan untuk program-program yang mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di daerah.

Baca Juga :  MANTAN PEJABAT KEPALA DINAS PUPR LAMTIM MENINGGAL DUNIA

Aksi ini berjalan dengan damai, namun tetap menarik perhatian publik dan media untuk terus mengikuti perkembangan kasus yang tengah mengemuka ini. FML menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam upaya melawan korupsi agar keadilan dapat ditegakkan dan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan dapat dipulihkan.

Penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memulihkan citra lembaga legislatif dan menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi korupsi di Indonesia, terutama di kalangan wakil rakyat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Anggaran MBG Tak Dipangkas, Presiden Prabowo: “Lebih Baik Rakyat Makan daripada Uang Dikorupsi “.
Sambangi Kantor Satgas PKH di Jakarta Selatan, Ardho Desak Penyitaan Aset dan Stop Aktivitas di Register 44
Alumni UI Isunya Monopoli Proyek Legal PLN Sejak Dir LHC Jadi Ketua Iluni FH, Mark Up Anggaran Jumbo Mencuat
Polri dan Kepolisian Singapura Bekerja Sama Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi Lintas Negara
Ketua Umum Bara JP dan Jajaran Yang Baru Resmi Dilantik.
MANTAN PEJABAT KEPALA DINAS PUPR LAMTIM MENINGGAL DUNIA
IWO: Tidak Koperatif, KPK Bisa Jemput Paksa Atau Tangkap Rektor USU
Seleksi Anggota BPH Migas 2025–2029, LSM GEPAK Desak Transparan dan Bebas Titipan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 07:57 WIB

Anggaran MBG Tak Dipangkas, Presiden Prabowo: “Lebih Baik Rakyat Makan daripada Uang Dikorupsi “.

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:28 WIB

Sambangi Kantor Satgas PKH di Jakarta Selatan, Ardho Desak Penyitaan Aset dan Stop Aktivitas di Register 44

Sabtu, 20 September 2025 - 17:54 WIB

Alumni UI Isunya Monopoli Proyek Legal PLN Sejak Dir LHC Jadi Ketua Iluni FH, Mark Up Anggaran Jumbo Mencuat

Sabtu, 20 September 2025 - 11:39 WIB

Polri dan Kepolisian Singapura Bekerja Sama Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi Lintas Negara

Minggu, 14 September 2025 - 15:32 WIB

Ketua Umum Bara JP dan Jajaran Yang Baru Resmi Dilantik.

Berita Terbaru